Barantum Pertegas Reputasi Penyedia CRM Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Kebutuhan bisnis terhadap CRM terus berkembang. Perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan tempat untuk menyimpan data pelanggan, tetapi juga sistem untuk mendukung penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan. Di tengah kebutuhan tersebut, pilihan penyedia CRM di Indonesia semakin beragam. Vendor global hadir dengan ekosistem teknologi yang luas, sementara provider lokal menawarkan solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Mengapa Kebutuhan CRM di Indonesia Semakin Besar? Menurut Mordor Intelligence, pasar CRM Indonesia diperkirakan mencapai USD 205,47 juta pada 2026 dan meningkat menjadi USD 346,58 juta pada 2031, dengan CAGR 11,02% selama periode 2026–2031. Perubahan teknologi juga membuat kebutuhan terhadap CRM semakin luas. Bisnis mulai membutuhkan sistem berbasis cloud, integrasi berbagai channel komunikasi, serta otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi kerja. Mordor Intelligence mencatat bahwa CRM berbasis cloud menguasai 61,30% pangsa pasar Indonesia pada 2025. Segmen usaha kecil dan menengah juga menyumbang 57,40% dari ukuran pasar pada tahun yang sama. Artinya, kebutuhan CRM tidak hanya datang dari perusahaan besar. Bisnis dengan berbagai skala membutuhkan sistem yang dapat mengikuti perkembangan pelanggan dan cara kerja yang semakin digital. Barantum Perkuat Reputasi di Industri CRM Indonesia Barantum merupakan salah satu penyedia CRM lokal yang berkembang di pasar Indonesia. Perusahaan ini tercantum dalam laporan Indonesia CRM Software Market dari Mordor Intelligence, termasuk dalam daftar Indonesia CRM Software Industry Leaders. Barantum juga masuk dalam bagian competitive landscape bersama sejumlah pemain global, seperti Salesforce, Pipedrive, Oracle, Zoho, Microsoft Dynamics 365, HubSpot. Mordor Intelligence mencatat bahwa pemain lokal seperti Barantum memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Sementara itu, pemain global memiliki keunggulan dari sisi skala, ekosistem, dan jangkauan teknologi. Selain pencantuman dalam laporan industri, Barantum juga memiliki rating 4,9/5 dari lebih dari 1.200 ulasan di Google. Rating tersebut menjadi salah satu gambaran pengalaman pengguna terhadap platform yang digunakan untuk mendukung aktivitas bisnis. Kombinasi antara perkembangan bisnis, pencantuman dalam laporan industri, dan pengalaman pengguna menjadi bagian dari reputasi Barantum sebagai penyedia CRM di Indonesia. Barantum Hadirkan Solusi CRM Bisnis Indonesia Dengan Barantum CRM, bisnis dapat mengelola data pelanggan, pipeline penjualan, aktivitas tim, dan follow-up. Sementara itu, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center mendukung pengelolaan komunikasi, otomatisasi, dan layanan pelanggan melalui berbagai channel. Barantum juga merupakan mitra resmi WhatsApp (BSP). Integrasi CRM dengan WhatsApp dalam satu sistem membuat bisnis dapat mengelola data pelanggan dan komunikasi WhatsApp tanpa harus berpindah platform. Pendekatan ini menjawab kebutuhan bisnis Indonesia yang masih banyak mengandalkan WhatsApp dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Seluruh fungsi tersebut tersedia dalam satu platform, sehingga aktivitas penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan dapat dikelola dalam alur kerja yang lebih terstruktur. Dengan menggabungkan CRM, WhatsApp, komunikasi omnichannel, otomatisasi, dan customer service dalam satu platform, Barantum memperkuat perannya sebagai penyedia CRM yang menjawab kebutuhan bisnis Indonesia.
PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat
Simalungun, katakabar.com - PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, kembali mendukung pelaksnaan Sumatera Utara (Sumut) Rally 2026, Putaran ke 3 FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) sekaligus Putaran ke 4 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally IMI. Ajang balap mobil tingkat internasional yang berlangsung pada 7 hingga 9 Agustus 2026 di kawasan perkebunan teh PTPN IV Regional II Unit Tobasari dan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi otomotif, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar. Pelepasan peserta kejuaraan dilakukan di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (7/8). Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, H. Harun Mustafa, menyampaikan bahwa reli diikuti oleh 45 peserta dari berbagai kelas, termasuk enam pereli internasional yang berasal dari Prancis, India, dan Malaysia. Tingginya partisipasi peserta dari dalam dan luar negeri menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kehadiran 45 tim balap beserta ratusan kru mekanik, ofisial, dan ribuan penonton selama akhir pekan diperkirakan memicu perputaran uang hingga miliaran rupiah. Dampak ekonomi tersebut dirasakan langsung oleh berbagai sektor riil di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel dan penginapan, permintaan jasa transportasi, hingga kenaikan omzet pelaku UMKM kuliner, warung kopi, dan pedagang suvenir di sekitar kawasan special stage (SS) perkebunan teh. Musa Rajekshah selaku Ketua Dewan Pembina IMI Sumut, menyampaikan penyelenggaraan reli kegiatan otomotif yang membutuhkan biaya besar serta melibatkan banyak pihak karena berlangsung di luar sirkuit. Lebih lanjut, pereli yang juga berhasil meraih Juara Pertama APRC Sumut 2026 tersebut menegaskan bahwa terdapat tujuan yang lebih besar di balik penyelenggaraan kompetisi ini. “Kegiatan ini bukan sekadar melampiaskan hobi, melainkan juga mempromosikan pariwisata Danau Toba dan meningkatkan ekonomi rakyat,” ujarnya. Dukungan Konsisten PTPN IV PalmCo Keberhasilan pemanfaatan kawasan perkebunan sebagai arena balap internasional tidak terlepas dari dukungan PTPN IV PalmCo. Optimalisasi aset perkebunan ini merupakan bentuk kolaborasi aktif perusahaan dalam mendukung pengembangan ekosistem pariwisata olahraga (sport tourism) di Sumatera Utara. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan perusahaan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama untuk program-program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan reli merupakan bentuk komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI. Kami menyadari bahwa aset BUMN ini memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi. Kehadiran kompetisi sebesar APRC terbukti mampu menjadi katalis perputaran uang yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM dan masyarakat desa setempat,” jelas Jatmiko. Keterlibatan PTPN IV PalmCo dalam kejuaraan reli merupakan wujud konsistensi perusahaan. Pada tahun-tahun sebelumnya, kawasan kebun teh PalmCo juga secara rutin dipercaya sebagai arena balap Kejurnas Rally maupun APRC. Dukungan berkelanjutan terhadap penyediaan lintasan yang menantang ini sejalan dengan peta jalan IMI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mematangkan kesiapan daerah untuk mengembalikan seri World Rally Championship (WRC) ke Indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan Sumut Rally 2026 di kawasan perkebunan PTPN IV PalmCo menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang produktif, memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat di kawasan penyangga.
Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya
Jakarta, katakabar.com - Komisi X DPR RI setujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Pada persetujuan tersebut, Komisi X memberikan sejumlah catatan, terutama terkait peningkatan kesejahteraan guru, pemenuhan alokasi anggaran pendidikan, serta tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9) lalu. Rapat membahas persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Tahun Anggaran 2027, serta program yang akan didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) berdasarkan kriteria teknis Komisi X. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani selaku pimpinan rapat, menyampaikan selain menerima pagu anggaran Kemendikdasmen sebesar Rp61,1 triliun, Komisi X juga menerima usulan tambahan anggaran sebesar Rp157,75 triliun. Adapun total kebutuhan anggaran yang diusulkan mencapai Rp306,51 triliun untuk menindaklanjuti putusan MK terkait pendidikan dasar. "Komisi X DPR RI menerima pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61.100.819.081.000," ujar Lalu saat membacakan kesimpulan rapat. Menurut Lalu, persetujuan tersebut disertai catatan dan masukan dari anggota Komisi X yang perlu menjadi perhatian Kemendikdasmen dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program tahun anggaran 2027. Salah satu perhatian utama ialah pemenuhan kebutuhan anggaran pendidikan dan kepastian kesejahteraan pendidik. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Muhamad Nur Purnamasidi, dalam pandangan fraksi, menyoroti tindak lanjut Putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024. Ia meminta pemerintah lebih optimistis dalam menyusun simulasi kebutuhan anggaran pendidikan, mengingat tambahan sekitar Rp5 triliun dinilai belum cukup untuk memenuhi porsi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam sisa waktu dua tahun. Sedang, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Muhammad Kadafi menyoroti kesejahteraan guru dan tendik yang masih menghadapi ketidakpastian. Menurutnya, peningkatan anggaran pendidikan perlu diarahkan pula untuk memberikan kepastian bagi para pendidik yang telah mengabdi di berbagai daerah. “Yang utama adalah bagaimana kita bisa mendorong kesejahteraan para guru dan juga tendik yang terus mengabdi dalam ketidakpastian agar bisa nyaman dan mendapatkan kepastian,” ungkap Kadafi. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, aminkan Kadafi. Ia meminta usulan tambahan anggaran dikawal secara ketat agar dapat mendukung keberlanjutan program prioritas nasional. Menurutnya, pengawalan tersebut juga penting untuk memastikan peningkatan mutu layanan pendidikan, kelancaran digitalisasi, serta pelaksanaan putusan MK dapat direalisasikan di lapangan. Lalu menegaskan, berbagai pandangan dan masukan tersebut menjadi bagian dari catatan resmi Komisi X yang harus diperhatikan Kemendikdasmen dalam menjalankan program pada 2027. “Komisi X DPR RI menekankan kepada Kemendikdasmen RI agar menjadikan pandangan dan masukan anggota Komisi X DPR RI yang disampaikan dalam laporan singkat pembahasan Pagu Indikatif hingga Pagu Anggaran RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan Kemendikdasmen RI Tahun Anggaran 2027,” tegas legislator dari Fraksi PKB itu. Selanjutnya, pagu anggaran tersebut akan disampaikan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk dibahas sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Komisi X DPR RI akan mengawal pelaksanaan program dan anggaran tersebut agar berjalan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Pemanfaatan anggaran diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga menghadirkan perbaikan nyata bagi layanan pendidikan serta kepastian dan kesejahteraan guru dan tendik di berbagai daerah.
PTPN I Perkuat Kolaborasi Dukung Swasembada Pangan
Jakarta, katakabar.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong PT Perkebunan Nusantara I (Persero) untuk perkuat kontribusi mendukung program swasembada pangan nasional melalui percepatan pengembangan komoditas perkebunan strategis, penguatan riset bibit unggul, serta optimalisasi pemanfaatan lahan. Arahan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menerima jajaran Direksi PTPN I yang dipimpin Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta. Pada pertemuan itu, Menko Pangan menegaskan keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita harus bergerak dalam satu barisan, bekerja sama, dan maju bersama. Komoditas perkebunan seperti kelapa, kakao, dan kopi memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” ujar Zulkifli Hasan. Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem perkebunan melalui pengembangan bibit unggul, peningkatan produktivitas lahan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi. Sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perguruan tinggi, serta kementerian dan lembaga terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi sektor perkebunan nasional. Menurut Menko Pangan, PTPN I memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pengembangan komoditas perkebunan nasional, mulai dari penyediaan lahan riset, pengembangan kebun induk bibit unggul, hingga implementasi teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan. “PTPN I harus menjadi motor penggerak pengembangan perkebunan nasional. Hasil riset dan inovasi harus mampu meningkatkan produksi, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan agrowisata berbasis perkebunan,” ucapnya. Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. “Arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Pangan menjadi penguatan bagi langkah transformasi yang sedang dijalankan PTPN I. Kami siap mempercepat pengembangan komoditas perkebunan strategis, memperkuat tata kelola, mengoptimalkan aset produktif, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani, masyarakat, dan perekonomian nasional,” ujar Abdul Rivai Ras. Ia menambahkan, PTPN I akan terus mengembangkan komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, kopi, tebu, teh, dan tembakau melalui pendekatan berbasis inovasi, hilirisasi, serta penerapan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar global. Menurut Abdul Rivai Ras, transformasi yang dijalankan PTPN I tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi BUMN perkebunan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, hilirisasi, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui penguatan sinergi antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PTPN I, diharapkan pengembangan komoditas perkebunan strategis dapat berjalan lebih terintegrasi, memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan, serta mendorong daya saing Indonesia sebagai salah satu negara agraris terkemuka di dunia.
Karhutla Seluas 4 Hektare di Rohul, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Rokan Hulu, katakabar.com - Kepoliasian Resor (Polres) Rokan Hulu tetapkan seorang pria berinisial JP sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas sekitar empat hektare di Desa Pemandang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Selain dugaan membuka lahan dengan cara membakar, polisi juga menduga lahan tersebut berada di kawasan hutan yang dikerjakan, digunakan, atau diduduki secara tidak sah. Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, mengatakan pengungkapan kasus bermula ketika petugas memperoleh informasi adanya titik api di wilayah Desa Pemandang pada 24 Agustus 2026. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan menemukan api membakar kayu-kayu bekas tebangan yang berada di lereng perbukitan. Dari hasil pemeriksaan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai empat hektare. “Di lokasi, anggota menemukan sebuah pondok yang diduga berkaitan dengan aktivitas di lahan tersebut. Di sekitar pondok juga ditemukan dua unit chainsaw yang kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Emil, Sabtu (5/9). Penyelidikan selanjutnya mengarah kepada JP yang diduga sebagai pihak yang menguasai lahan tersebut. Pada Jumat (4/9), JP datang ke Polres Rokan Hulu untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Setelah pemeriksaan dan gelar perkara, penyidik menemukan sedikitnya dua alat bukti yang dinilai cukup untuk menetapkan JP sebagai tersangka. “Dari rangkaian penyidikan dan hasil gelar perkara, yang bersangkutan kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk aktivitas yang dilakukan di kawasan itu,” jelas Emil. Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit chainsaw, tiga jeriken kecil berisi bahan bakar jenis Pertalite, dua batang kayu bekas terbakar, serta satu unit telepon seluler. JP disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar serta Undang-Undang Kehutanan terkait larangan mengerjakan, menggunakan dan/atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah. Sementara, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi, menegaskan penanganan Karhutla di Riau tidak hanya dilakukan melalui pemadaman dan pendinginan, tetapi juga penegakan hukum terhadap pihak yang diduga menyebabkan kebakaran. “Polda Riau dan jajaran tidak akan berhenti pada upaya memadamkan api. Setiap indikasi pembakaran lahan akan ditelusuri dan apabila ditemukan unsur pidana serta alat bukti yang cukup, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucap Akmadi. Menurut Akmadi, penegakan hukum menjadi bagian penting dari upaya pencegahan agar kebakaran serupa tidak terus berulang. Terlebih, lanjutnya, pembukaan lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat. “Kami mengingatkan kembali bahwa membuka lahan dengan cara membakar adalah perbuatan yang dilarang. Jangan mengambil jalan pintas dengan membakar karena dampaknya bukan hanya terhadap lahan tersebut, tetapi juga masyarakat luas,” tuturnya. Akmadi mengatakan Polda Riau bersama jajaran akan terus mengombinasikan langkah pencegahan, patroli, pemadaman, pendinginan hingga penegakan hukum dalam penanganan Karhutla di seluruh wilayah Riau. “Fokus kami adalah memastikan api ditangani, masyarakat terlindungi, dan penyebab kebakaran ditelusuri. Penegakan hukum dilakukan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan penyidik,” sebut Akmadi.
OJK Siapkan Era Baru Kripto: SID Investor, Stablecoin hingga Tokenisasi Aset
Jakarta, katakabar.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mendorong aset kripto terintegrasi lebih dalam dengan sistem keuangan Indonesia. Arah kebijakan ini mencakup penguatan status penyedia layanan aset kripto, penerapan Single Investor Identification (SID), pengaturan stablecoin, hingga pengembangan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA). Arah tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, dalam Coinfest Asia 2026 yang berlangsung di Bali pada 20–21 Agustus 2026. “Hari ini, di forum Coinfest Asia, saya ingin menyatakan bahwa ekonomi on-chain Indonesia akan segera hadir,” ujar Adi. Langkah tersebut menjadi sinyal pengembangan industri aset digital nasional mulai bergerak dari sekadar aktivitas perdagangan kripto menuju integrasi yang lebih luas dengan infrastruktur keuangan. CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai arah tersebut dapat menjadi momentum penting bagi industri kripto Indonesia untuk memasuki tahap perkembangan yang lebih matang. “Integrasi aset kripto dengan sistem keuangan bukan hanya tentang memperluas penggunaan teknologi blockchain. Yang lebih penting adalah membangun fondasi industri yang memiliki tata kelola, transparansi, perlindungan konsumen, dan infrastruktur yang semakin setara dengan sektor jasa keuangan lainnya,” ujar Yudho. Industri Kripto Masuk Fase Baru Perkembangan regulasi tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan jumlah konsumen aset kripto di Indonesia. Data OJK menunjukkan jumlah konsumen aset kripto mencapai 22,69 juta pada Juni 2026, meningkat dari 22,40 juta pada Mei. Nilai transaksi kripto pada periode yang sama mencapai Rp28,58 triliun, naik 24,2 persen dibandingkan Rp23,01 triliun pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut berlangsung seiring semakin luasnya minat masyarakat terhadap aset digital, termasuk Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Infrastruktur pasar aset kripto Indonesia juga terus berkembang dengan keberadaan 26 pedagang aset keuangan digital berizin, dua bursa, dua lembaga kliring, dan dua kustodian. Salah satu agenda yang tengah disiapkan OJK adalah memperkuat posisi penyedia layanan aset kripto sebagai bagian dari industri jasa keuangan, sejalan dengan perkembangan regulasi melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Menurut Adi, perubahan tersebut bukan hanya sebatas perubahan nomenklatur, melainkan mencerminkan peningkatan standar industri. “Ini bukan sekadar perubahan label, tetapi benar-benar menunjukkan peningkatan kelas industri,” ucapnya. Yudho melihat penguatan status tersebut dapat meningkatkan kepercayaan terhadap industri sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan standar operasionalnya. “Ketika aset digital semakin terhubung dengan sistem keuangan nasional, ekspektasi terhadap pelaku industri juga akan semakin tinggi. Governance, manajemen risiko, keamanan aset, hingga transparansi harus ikut berkembang. Bagi industri, ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk membangun kepercayaan dalam jangka panjang,” terang Yudho. Investor Kripto Bakal Punya SID OJK juga berencana menerapkan Single Investor Identification bagi investor aset kripto. Mekanisme serupa selama ini digunakan di pasar modal untuk memberikan nomor identitas tunggal kepada investor. Menurut OJK, penerapan SID dapat membuat infrastruktur pasar aset digital semakin selaras dengan pasar modal sekaligus memperkuat transparansi aktivitas investor. “Hal ini akan menyelaraskan ekosistem kripto dengan pasar modal, meningkatkan kredibilitas serta mendorong transparansi dan efisiensi secara bersamaan,” imbuh Adi. Yudho menilai SID dapat menjadi salah satu fondasi penting jika Indonesia ingin membangun ekosistem aset digital yang lebih terintegrasi. “Identitas investor yang terintegrasi berpotensi membuat ekosistem lebih transparan sekaligus mempermudah pengembangan produk dan layanan keuangan digital di masa depan. Hal yang perlu dijaga adalah implementasinya tetap efisien, aman, dan tidak menciptakan hambatan yang berlebihan bagi masyarakat untuk mengakses layanan,” jelasnya. Stablecoin Mulai Masuk Agenda Regulasi Selain infrastruktur investor, stablecoin menjadi salah satu sektor yang mulai mendapatkan perhatian lebih besar dari regulator. OJK berencana menempatkan stablecoin sebagai instrumen transaksi, bukan sebagai alat pembayaran. Pengaturannya akan tetap dikoordinasikan dengan Bank Indonesia sesuai kewenangan masing-masing lembaga. “Stablecoin diposisikan sebagai instrumen transaksi, bukan sebagai alat pembayaran,” tutur Adi. Pembahasan mengenai stablecoin menjadi semakin relevan seiring peningkatan penggunaannya secara global. Berdasarkan data yang dipaparkan OJK, suplai stablecoin dunia meningkat dari sekitar US$200 miliar pada awal 2025 menjadi sekitar US$317 miliar–US$320 miliar pada awal 2026. Sejumlah model bisnis stablecoin di Indonesia juga telah melewati proses regulatory sandbox OJK dan bersiap memasuki tahap pengembangan berikutnya. Menurut Yudho, kejelasan regulasi menjadi faktor penting agar inovasi stablecoin dapat berkembang tanpa menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha maupun pengguna. “Stablecoin memiliki banyak potensi penggunaan, terutama untuk efisiensi transaksi dan penyelesaian berbasis blockchain. Tetapi, karena bersinggungan langsung dengan sistem keuangan dan pembayaran, batas kewenangan serta aturan mainnya harus jelas. Kepastian regulasi justru akan memberikan ruang yang lebih sehat bagi inovasi,” ujarnya. Tokenisasi Emas, SBN hingga Properti Agenda lain yang berpotensi membuka babak baru industri aset digital Indonesia adalah tokenisasi aset dunia nyata. OJK tengah menyusun kerangka regulasi yang lebih luas untuk pengembangan real-world assets. Sejumlah model tokenisasi yang telah dikembangkan melalui regulatory sandbox antara lain mencakup emas, Surat Berharga Negara (SBN), hingga hak ekonomi atas properti. “Kami sedang menyusun regulasi OJK yang komprehensif untuk memastikan skalabilitas dan keamanannya,” jelas Adi. Secara global, perkembangan RWA juga berlangsung cepat. Data yang dipaparkan OJK menunjukkan nilai pasar RWA meningkat sekitar 256,7 persen dari kuartal pertama 2025 hingga kuartal pertama 2026, dengan nilai mendekati US$33,5 miliar pada pertengahan 2026. Yudho melihat tokenisasi berpotensi menjadi salah satu titik pertemuan terbesar antara teknologi blockchain dan sistem keuangan tradisional. “RWA bisa menjadi salah satu use case blockchain yang paling relevan bagi sektor keuangan karena teknologi tidak lagi berdiri sendiri, tetapi digunakan untuk merepresentasikan aset dan hak ekonomi yang nyata. Jika regulasi, kustodian, likuiditas, dan perlindungan investor dibangun dengan baik, tokenisasi dapat membuka akses investasi yang lebih luas sekaligus menciptakan model pembiayaan baru,” ulas Yudho. Dari Trading Menuju Ekonomi On-Chain Berbagai agenda tersebut menunjukkan arah kebijakan aset digital Indonesia mulai berkembang melampaui aktivitas jual beli kripto. Identitas investor, standardisasi penyedia layanan, stablecoin, dan tokenisasi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan berbasis teknologi yang lebih terintegrasi. OJK juga mengaitkan perkembangan aset digital dengan agenda ekonomi nasional, termasuk transformasi digital, pendalaman pasar keuangan, serta perluasan akses investasi dan pembiayaan. “Kami berkomitmen penuh menjadikan Indonesia sebagai pusat kripto Asia, pusat inovasi, investasi, dan transaksi kripto di kawasan ini,” sebut Adi. Menurut Yudho, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat perkembangan aset digital di kawasan apabila inovasi dan regulasi dapat bergerak secara seimbang. “Fase berikutnya dari industri aset digital tidak hanya akan berbicara tentang harga aset atau volume perdagangan. Kita akan semakin banyak melihat blockchain masuk ke infrastruktur investasi, tokenisasi aset, settlement, hingga berbagai layanan keuangan lainnya. Indonesia punya basis pengguna yang besar dan ekosistem yang terus berkembang. Jika regulasi mampu memberikan kepastian sekaligus ruang inovasi, peluang Indonesia untuk menjadi salah satu pusat ekonomi on-chain di Asia semakin terbuka,” tandas CEO FLOQ.
Posisi Long Bitcoin dan Ethereum Dominan di Pasar Global, Bittime Soroti Peluang Futures
Jakarta, katakabar.com -Pasar futures global menunjukkan dominasi posisi long pada Ethereum dan Bitcoin. Bittime melihat tren ini sebagai peluang pertumbuhan futures di Indonesia, seiring meningkatnya transaksi derivatif. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengeksplorasi perdagangan futures dengan tetap mengutamakan pemahaman produk dan manajemen risiko. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat perkembangan pasar futures global sebagai salah satu gambaran meningkatnya perhatian terhadap perdagangan derivatif aset kripto. Perkembangan ini juga menjadi konteks bagi pertumbuhan Bittime Futures di Indonesia. Data pasar global yang diamati pada 1 September 2026 pagi menunjukkan, sebanyak 69,74% investor mengambil posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, sementara 30,26% berada pada posisi short. Long/Short Ratio tercatat sebesar 2,30. Sementara itu, posisi trader pada Bitcoin relatif lebih berimbang. Pada kontrak BTCUSDT perpetual, sebanyak 50% akun secara global berada pada posisi long, sedangkan 50% mengambil posisi short. Rasio long/short tercatat 1,00. Data tersebut menunjukkan bahwa pada saat pengamatan, kecenderungan posisi long trader global lebih kuat pada Ethereum dibandingkan Bitcoin. Ini menggambarkan trader memiliki pandangan optimis terhadap pergerakan aset Ethereum ke depan. Sedangkan untuk Bitcoin, para trader masih berada pada posisi wait and see terkait pergerakan ke depan. Tetapi, data long/short merupakan gambaran posisi pada waktu tertentu dan dapat berubah dengan cepat mengikuti dinamika pasar, sehingga tidak dapat menjadi kepastian mengenai arah harga aset ke depan. Bittime Lihat Peluang Futures di Tengah Pasar Dinamis Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan positioning trader global menunjukkan bahwa Bittime Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi trader yang ingin merespons berbagai kondisi pasar melalui posisi long maupun short. “Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi long maupun short. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap mekanisme produk dan manajemen risiko,” ujar Ryan. Menurut Ryan, penggunaan Bittime Futures membutuhkan pemahaman lebih mendalam dibandingkan spot, terutama mengenai margin, leverage, volatilitas, dan risiko likuidasi. Karena itu, keputusan transaksi sebaiknya didasarkan pada strategi dan pemahaman terhadap pasar, bukan sekadar mengikuti pergerakan harga atau FOMO. Sebagai bagian dari proses penggunaan Bittime Futures, pengguna perlu menyelesaikan knowledge test sebelum dapat mengakses fitur futures. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bittime membantu pengguna memahami karakteristik dan risiko produk. Di Indonesia, aktivitas derivatif juga menunjukkan perkembangan. OJK mencatat nilai transaksi derivatif aset kripto mencapai Rp3,41 triliun pada Juli 2026, sementara transaksi aset kripto secara keseluruhan mencapai Rp20,52 triliun. Jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital mencapai 22,93 juta akun. Ini menunjukkan masih besarnya peluang pertumbuhan pasar futures di Indonesia. “Kami melihat futures memiliki ruang untuk berkembang seiring semakin beragamnya kebutuhan dan strategi investor di pasar aset digital. Ke depan, pertumbuhan ini perlu didukung oleh inovasi produk dan peningkatan literasi agar ekosistem futures dapat berkembang secara sehat,” ujar Ryan. Aktivitas perdagangan juga tercermin dalam data internal Bittime Futures. Berdasarkan data Bittime dalam periode tujuh hari terakhir, terdapat sejumlah token yang menjadi Top Tokens di Bittime Futures, yaitu BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP. Daftar tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian dalam aktivitas perdagangan Bittime Futures, diikuti oleh HYPE dan PUMP. Perbedaan karakteristik masing-masing aset juga memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pengguna dalam mengeksplorasi pasar futures. Seiring investor Indonesia mulai mengeksplorasi instrumen di luar spot, Bittime Futures menjadi bagian dari ekosistem 3-in-1 Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK. Bittime melihat perkembangan Bittime Futures sebagai bagian dari semakin beragamnya pilihan dalam perdagangan aset digital. Di tengah dinamika pasar, peluang tersebut tetap perlu diimbangi dengan pemahaman produk, strategi yang terukur, serta pengelolaan risiko yang sesuai dengan profil masing-masing pengguna. Derivatif Jadi Porsi Besar Perdagangan Kripto Global Menurut Senior trader sekaligus founder komunitas trader Theory of Whaless, Lely Marthadinata, perkembangan futures di Indonesia memiliki peluang besar seiring tingginya aktivitas derivatif di pasar global. Ia menilai futures bukan lagi sekadar produk tambahan bagi industri aset kripto, tetapi telah menjadi salah satu bagian utama dari aktivitas perdagangan global. Hal tersebut tercermin dari data CoinMarketCap yang menunjukkan bahwa pada Juni 2026, dari sekitar US$4,74 triliun total volume perdagangan yang dipantau pada 11 bursa besar, sekitar US$4 triliun berasal dari perdagangan derivatif. Dengan demikian, sekitar 84% volume perdagangan tersebut berasal dari pasar derivatif, jauh lebih besar dibandingkan perdagangan spot. “Secara global, derivatif sudah menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan kripto. Karena itu, perkembangan futures di Indonesia merupakan peluang penting bagi industri aset digital nasional, meski pasar lokal masih berada pada tahap awal,” ujar Lely. Menurut Lely, peluang tersebut tetap perlu diikuti dengan penguatan kualitas pasar, terutama dari sisi likuiditas, teknologi, biaya transaksi, dan pilihan produk. Hal ini penting karena trader akan mempertimbangkan kualitas eksekusi dan kedalaman pasar ketika memilih platform untuk melakukan perdagangan futures.
Demi Gibran: Duet Atau Duel Prabowo-Jokowi 2029
Oleh Agung Marsudi katakabar.com - DI panggung politik nasional menuju tahun 2029, dua sosok kuat— Prabowo dan Jokowi masih berdiri dalam posisi yang saling menopang—dan saling membayangi. Meski dalam dua kontestasi presiden sebelumnya berseteru, kini mereka bersekutu. Prabowo menduduki kursi kepresidenan berkat dukungan Jokowi; Jokowi menikmati perlindungan warisan politik, dan akses ke sumber daya negara—banyak loyalis Jokowi yang masih duduk di pemerintahan. Meski di permukaan, dua sosok ini tampak sebagai persekutuan yang harmonis: bergandengan. Namun seiring jarak yang makin dekat ke tahun 2029, muncul pertanyaan yang tak bisa lagi dipungkiri: kemana arah persekutuan strategis ini ditujukan? Apakah untuk menyanyikan lagu yang sama demi kebesaran Indonesia—atau justru sedang memainkan dua nada yang berbeda, di mana tujuan sebenarnya adalah melanggengkan jalur kekuasaan mengamankan posisi—dan dinasti Jokowi. Pidato menggelegar Prabowo "Hidup Jokowi!" dan dukungan Jokowi untuk Prabowo-Gibran dua periode, diiringi dengan turun gunungnya Jokowi membela mati-matian PSI pimpinan Kaesang anak bungsunya, penanda Jokowi berada di balik bangunan politik partai berlogo gajah tiny, dengan target perolehan kursi PSI di parlemen. Masih segar dalam ingatan, ketika pertarungan pilpres 2024, Jokowi memobilisasi seluruh kekuatan birokrasi, anggaran bantuan sosial, dan pengaruh partai untuk memastikan kemenangan Prabowo—langkah yang banyak pengamat dinilai sebagai pengkhianatan terhadap prinsip netralitas eksekutif. Inilah dasar dari apa yang tampak sebagai "duet": saling melengkapi dan mengunci satu sama lain. Prabowo membawa pengalaman, jaringan partai lama, dan kematangan strategis; Jokowi membawa popularitas, dan penguasaan mesin pemerintahan. Poros Hambalang-Solo menjadi ikonik, dan nyaris tak tertandingi di arena koloseum politik Indonesia saat ini. Namun persekutuan yang dibangun di atas pertukaran kepentingan pribadi selalu membawa benih keretakan ketika tujuan pribadi mulai berbenturan dengan kepentingan negara yang lebih luas. Risiko terbesar dari persekutuan strategis Prabowo–Jokowi bukanlah perpecahan di antara keduanya, melainkan hilangnya jarak antara negara dan keluarga berkuasa. Ketika Prabowo dan Gibran—bekerja dalam satu barisan, maka garis batas antara kepentingan negara dan kepentingan keluarga menjadi nyaris tak terlihat. Kepentingan nasional atau menabur benih kekuasaan turun-temurun. Rakyat pun perlahan mulai mempertanyakan: apakah demokrasi yang dijaga selama puluhan tahun ini akhirnya hanya akan berputar di antara beberapa keluarga saja? Jika jalur menuju kekuasaan semakin sempit dan semakin tertutup bagi mereka yang tidak memiliki nama besar atau relasi kuasa, maka kemenangan demokrasi hanya semu—sebab yang terjadi adalah pergantian wajah di atas sorot lampu politik yang sama. Kini potensi perpecahan menjadi terbuka, dan boleh jadi antiklimaks, dan menjadi titik balik paling menarik menuju 2029. Prabowo memiliki ambisi sejarahnya sendiri: untuk dikenang sebagai arsitek kemandirian ekonomi dan pemimpin yang mengembalikan kejayaan Indonesia. Ia tidak mungkin rela menjadi sekadar tangga darurat yang lalu dilupakan setelah memberi laluan kekuasaan kepada generasi Jokowi. Di sisi lain, Jokowi memiliki urgensi waktu yang tak bisa ditunda—sisa masa jabatan Prabowo adalah satu-satunya kesempatan emas untuk memastikan Gibran cukup kuat jika harus melaju sendiri, lalu ditopang Kaesang, jika PSI menang. Ketika ambisi pribadi Prabowo bertemu dengan urgensi suksesi Jokowi, benturan menjadi sangat mungkin terjadi. Prabowo mungkin mulai mempertimbangkan calon penerus yang sejalan dengan gagasan dan kelompoknya sendiri, bukan sekadar meneruskan warisan orang lain. Jika hal itu terjadi, maka yang semula duet harmonis akan berubah menjadi duel. Sepuluh tahun Jokowi, kini pemerintahan Prabowo mendekat di usia dua tahun, politik kita masih berbau Roti, Sirkus, dan Bansos. Sejak masa Romawi Kuno, penguasa memahami satu kebenaran mendalam: rakyat yang kenyang dan terhibur jarang sekali memberontak. Dua hal itu—panem et circenses, roti dan sirkus, menjadi resep lama untuk menjaga ketenangan publik dan mempertahankan kekuasaan. Di Indonesia abad ke-21, resep itu tampaknya menemukan penjelmaan baru. “Roti” kini bisa bernama MBG, Bansos menjadi Kopdes, dan “sirkus”? Ia hadir dalam kemeriahan program nasional yang terdengar nyaring, bening dan menjanjikan, diiringi narasi besar tentang kedaulatan, keadilan, kemakmuran. Tahun 2029 dua punakawan, Petruk dan Bagong, akan menggemparkan kahyangan, jagat politik nasional. Goro-Goro Indonesia harus diakhiri, tak ada reformasi jilid 2, yang ada rakyat dengan suka cita, menyambut deklarasi selamat tinggal era reformasi.
Emas Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204
Jakarta, katakabar.com - Harga emas atau XAUUSD diprediksi masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini. Analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures melihat harga emas pada time frame Daily masih berpotensi mengalami pelemahan menuju area support 4.237 hingga 4.204. Proyeksi Dupoin Futures tersebut menunjukkan tekanan jual masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek, meskipun penurunan yang terjadi belum dapat langsung dikategorikan sebagai pembalikan tren utama. Menurut analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, pergerakan emas saat ini masih membentuk secondary trend setelah sebelumnya mengalami pergerakan yang cukup signifikan. Dengan kondisi tersebut, koreksi menuju area 4.237–4.204 masih dianggap sebagai pergerakan yang wajar dalam struktur pasar. Dupoin Futures menilai area support tersebut akan menjadi zona penting untuk menentukan arah XAUUSD selanjutnya. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa selama area support 4.237 hingga 4.204 masih mampu menahan tekanan jual, peluang harga emas untuk kembali bergerak mengikuti tren utamanya tetap terbuka. Artinya, pelemahan yang terjadi belum secara otomatis mengindikasikan bahwa tren utama emas telah berubah menjadi bearish. Sebaliknya, Dupoin Futures juga mengingatkan bahwa kegagalan harga mempertahankan area support tersebut dapat meningkatkan risiko pelemahan lanjutan. Apabila XAUUSD mampu menembus support 4.237–4.204 dan bertahan di bawah zona tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat. Kondisi ini menjadi skenario yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam mencermati pergerakan harga emas hari ini. Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, perbedaan antara koreksi dan pembalikan tren menjadi hal penting. Koreksi dapat terjadi ketika harga bergerak berlawanan dengan tren utama dalam periode tertentu, sementara tren reversal membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat. Karena itu, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures masih menempatkan area 4.237–4.204 sebagai level kunci untuk melihat apakah tekanan yang terjadi hanya bersifat sementara atau berpotensi berkembang menjadi tren penurunan yang lebih dalam. Selain faktor teknikal, Dupoin Futures turut mencermati sejumlah sentimen fundamental yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas. Salah satu faktor utama datang dari perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Strait of Hormuz. Eskalasi ketegangan tersebut kembali mendorong harga minyak naik lebih dari US$4 per barel dan meningkatkan perhatian pasar terhadap risiko inflasi yang berasal dari sektor energi. Kenaikan harga minyak menjadi perhatian bagi pasar emas karena perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi. Dupoin Futures melihat kondisi tersebut dapat memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan Federal Reserve atau The Fed. Jika kenaikan harga energi membuat inflasi diperkirakan bertahan lebih tinggi, ruang bagi The Fed untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dapat semakin terbatas. Perubahan ekspektasi suku bunga tersebut kemudian dapat tercermin melalui pergerakan yield Treasury Amerika Serikat dan dolar AS. Dalam kondisi yield Treasury meningkat, harga emas cenderung menghadapi tekanan karena kenaikan imbal hasil obligasi dapat mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan bunga seperti emas. Karena itu, pergerakan yield menjadi salah satu indikator yang terus diperhatikan dalam analisis pasar emas Dupoin Futures. Di sisi lain, pelemahan yield Treasury dan dolar AS berpotensi memberikan dukungan bagi XAUUSD. Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang lebih longgar dapat meningkatkan minat terhadap emas, terutama apabila disertai dengan pelemahan dolar AS. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang akan dicermati Dupoin Futures dalam melihat peluang pergerakan emas selanjutnya. Faktor geopolitik juga tetap menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Ketegangan AS-Iran dan risiko yang berkaitan dengan Strait of Hormuz dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Dalam situasi ketidakpastian geopolitik, emas biasanya mendapatkan dukungan karena investor mencari aset yang dinilai lebih defensif untuk menghadapi peningkatan risiko pasar. Namun, terdapat dinamika lain yang perlu diperhatikan. Kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan yield Treasury dan memberikan dukungan terhadap dolar AS apabila pasar kembali memperkirakan kebijakan The Fed akan bertahan lebih ketat. Lantatan itu, Dupoin Futures menilai pergerakan emas akan dipengaruhi oleh tarik-menarik antara permintaan safe haven dan tekanan dari faktor suku bunga. Selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat, khususnya data tenaga kerja. Menurut analisis Dupoin Futures, perkembangan pasar tenaga kerja dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap kebijakan The Fed. Data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi pelonggaran suku bunga dan memberikan sentimen positif bagi emas. Sebaliknya, apabila data ekonomi AS menunjukkan kondisi yang lebih kuat, pasar dapat kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury sekaligus memberikan tekanan terhadap XAUUSD. Dengan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures melihat pergerakan emas hari ini masih berpotensi berlangsung volatil. Dari perspektif teknikal, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures memproyeksikan XAUUSD masih dapat mengalami koreksi menuju support 4.237 hingga 4.204. Reaksi harga di area tersebut akan menjadi penentu penting bagi arah emas berikutnya. Jika support 4.237–4.204 mampu bertahan, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya pemulihan harga masih terbuka dan emas berpotensi kembali mengikuti tren utamanya. Jika harga menembus area tersebut, risiko tekanan jual yang lebih besar perlu diwaspadai. Dengan demikian, berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, area 4.237–4.204 menjadi level yang perlu mendapat perhatian utama dalam perdagangan XAUUSD hari ini. Selain perkembangan teknikal, pelaku pasar juga perlu mencermati pergerakan harga minyak, yield Treasury AS, dolar AS, perkembangan konflik AS-Iran, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Kombinasi faktor-faktor tersebut akan menentukan apakah koreksi harga emas masih bersifat sementara atau berkembang menjadi tekanan bearish berikutnya.
PTPN IV PalmCo Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih 1.300 Peserta Magang
Jakarta, katakabar.com - Di tengah tingginya kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang siap pakai, program pemagangan semakin dipandang sebagai salah satu jembatan untuk pertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menjadi salah satu perusahaan yang memperluas skema tersebut dengan membuka akses magang hingga ke seluruh lini bisnis, mulai dari kantor pusat, kantor regional, hingga kebun dan pabrik. Kurun dua tahun terakhir, perusahaan perkebunan negara itu mencatat telah menerima 1.328 peserta magang melalui berbagai jalur, mulai dari program mandiri, Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM), Magenta BUMN, Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, hingga program penelitian. Para peserta tidak hanya ditempatkan di fungsi administratif, tetapi juga terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Penempatan tersebut mencakup Head Office, Regional Office, unit kebun, hingga pabrik pengolahan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman kerja yang mendekati kondisi industri sesungguhnya sehingga peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dunia profesional sebelum memasuki pasar kerja. "Kami tidak memposisikan peserta magang sebagai tenaga kerja tambahan. Seluruh ekosistem perusahaan, mulai dari ruang pengambilan kebijakan di Head Office, pusat koordinasi di Region Office, hingga area operasional kebun dan pabrik merupakan laboratorium hidup. Mereka dilibatkan dalam ritme kerja profesional, menghadapi studi kasus nyata, dan memperoleh evaluasi yang terukur," ujar Jatmiko. Menurutnya, pendekatan tersebut selaras dengan semangat Danantara dan BP BUMN untuk melahirkan generasi muda yang mampu bersaing dan diharapkan dapat mempersempit kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai sektor industri. Persaingan Ketat Tingginya minat generasi muda terhadap pengalaman kerja di industri juga tercermin dari seleksi Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan Batch II yang berlangsung pada Agustus 2026. Sebanyak 2.231 pelamar mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 164 posisi magang yang tersedia di kantor pusat dan lima kantor regional PTPN IV PalmCo. Di sejumlah wilayah operasional, seperti Regional I Medan dan Regional IV Jambi, tingkat persaingan bahkan mencapai sekitar satu kursi diperebutkan oleh 16 pelamar. Besarnya animo tersebut, menurut Jatmiko, menunjukkan semakin tingginya kebutuhan lulusan baru terhadap pengalaman kerja yang relevan sebagai bekal memasuki dunia profesional. Ia menambahkan, perusahaan juga menerapkan mekanisme yang berbeda terkait fasilitas peserta sesuai skema pemagangan yang diikuti. Untuk peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, insentif berasal dari anggaran pemerintah, sedangkan peserta Magenta BUMN memperoleh uang saku yang dialokasikan perusahaan. "Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah dan BUMN. Perusahaan menyediakan lingkungan belajar, pembimbing, dan pengalaman kerja, sementara skema pembiayaan mengikuti ketentuan masing-masing program," jelasnya. Menutup Kesenjangan Kompetensi Pengembangan program pemagangan sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam berbagai kesempatan menegaskan, pemagangan berbasis kompetensi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. "Pemagangan berbasis kompetensi adalah jembatan paling efektif untuk mewujudkan link and match antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Melalui pemagangan di industri, peserta tidak hanya mendapatkan hard skill, tetapi juga soft skill dan etos kerja yang nyata," timpal Yassierli. Menurut dia, pengalaman langsung di lingkungan industri akan membantu lulusan memasuki dunia kerja dengan kesiapan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas angkatan kerja nasional. Menjadi Bekal Karier Sejumlah alumni program magang mengaku pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan karier mereka. Nabila Shifa, lulusan Universitas Gunadarma yang mengikuti program Magenta BUMN dan kini menjadi karyawan PTPN IV PalmCo, mengatakan selama magang dirinya tidak hanya mengerjakan tugas administratif, tetapi juga dilibatkan dalam penyelesaian target kerja tim. "Pendampingan mentor dan pengalaman bekerja dalam ritme korporasi menjadi bekal yang sangat membantu ketika mengikuti proses rekrutmen hingga akhirnya bergabung sebagai karyawan," jelasnya. Pengalaman serupa dirasakan Hafizah Mulia Ningrum, lulusan Universitas Andalas yang pernah mengikuti Program Magang Kementerian Ketenagakerjaan di PTPN IV PalmCo dan kini bekerja sebagai konsultan auditor. Kata Hafizah, pemahaman mengenai tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan standar kepatuhan operasional yang diperoleh selama magang menjadi nilai tambah dalam pekerjaannya saat ini. "Pengalaman itu membuat saya memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai praktik bisnis di lapangan sehingga sangat membantu ketika memberikan rekomendasi kepada klien," ucapnya. Bagi PTPN IV PalmCo, perluasan akses magang tidak hanya dimaksudkan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia perusahaan, tetapi juga sebagai kontribusi terhadap penyiapan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri. Tingginya jumlah peserta maupun pelamar dalam dua tahun terakhir menunjukkan bahwa program pemagangan masih menjadi salah satu jalur yang banyak diminati lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki pasar tenaga kerja secara penuh.