Dummy P07

Rokan Hulu, katakabar.com - Ketika banyak daerah mulai menahan langkah akibat bayang-bayang efisiensi anggaran, Kabupaten Rokan Hulu justru melangkah maju. Di bawah kepemimpinan Sosok Anton dan Syafaruddin Poti, Pemkab Rohul membuktikan: keterbatasan bukan penghalang untuk mewujudkan pembangunan yang nyata dan bermanfaat luas.

Di kawasan strategis Pasir Pengaraian, dua proyek besar kini berdiri tegak dalam proses pembangunan jadi bukti setiap rupiah APBD diarahkan bukan sekadar membangun tembok dan lantai, melainkan membangun harapan masyarakat.

Wajah Baru Purna MTQ: Sambut Ajang Akbar Provinsi

Dummy P08

Di kompleks Purna MTQ, suasana riuh pembangunan tak luput dari pandangan siapa pun yang melintas. Tribun yang selama ini menjadi saksi lantunan ayat suci Al Quran kini tengah diremajakan kembali. Rehabilitasi menyeluruh sedang berlangsung: dinding yang mulai usang diperindah, kusen dan pintu diganti, plafon dan lantai diperbarui, hingga sistem kelistrikan dan sanitasi dibenahi dari akar.

Proyek yang dikerjakan CV Raazy dengan pengawasan CV Busamo Engineering ini bernilai Rp911.600.507, murni dari keringat rakyat melalui APBD Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026. Lebih dari sekadar cat baru dan bangunan kokoh, perbaikan ini adalah persiapan hati dan wajah Rohul menyambut amanat besar sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi Riau tahun 2027.

Dataran Tinggi Pematang Baih: Ruang Rakyat yang Kini Semarak

Dummy P10

Tak jauh dari sana, di kawasan Dataran Tinggi Pematang Baih, wajah baru ruang publik mulai terbentuk. Ini bukan sekadar proyek perbaikan lapangan, ini adalah hadiah bagi warga Pasir Pengaraian untuk hidup lebih sehat, lebih bahagia.

Lapangan diperlebar, sistem drainase dipastikan lancar, dan yang paling dinanti: jogging track baru yang melingkari area terbuka. Proyek senilai Rp1.160.385.487 yang digarap CV Jihan Satahi di bawah pantauan CV Duta Riau Konsultan mengubah wajah kawasan ini menjadi ruang hidup yang ramah bagi semua usia. Pagi hingga sore, warga kini punya tempat berkumpul, bergerak, dan bernapas segar bersama keluarga.

"Kalau fasilitas olahraga tersedia dan nyaman, masyarakat juga lebih terdorong untuk berolahraga. Harapannya nanti bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat," ujar Adi 42 tahun, warga setempat yang menyambut gembira perubahan itu.

Kehadiran ruang terbuka yang tertata rapat pun membawa berkah lain. Bismar (50), pelaku UMKM yang sehari-hari berdagang di sekitar kawasan, melihat peluang cerah:

"Kalau kawasan ini semakin ramai karena masyarakat datang berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya, tentu kami sebagai pedagang ketiban dampak positif dan meningkatnya perputaran nilai ekonomi. Pembangunan yang tak hanya menyehatkan raga, tapi juga menggerakkan roda ekonomi kecil-kecilan warga," ceritanya.


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hulu melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Taufik Kurniawan, ST., M.Si., menegaskan komitmen waktu. Kedua proyek ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun 2026.

"Diharapkan target penyelesaian pekerjaan dapat tercapai pada akhir tahun 2026. Tentunya pelaksanaan pekerjaan tetap mengacu pada spesifikasi dan ketentuan yang telah ditetapkan," tegasnya saat ditemui, Jumat (4/9).

Bagi Pemkab Rohul, pembangunan ini bukan sekadar selesai dan usai. Fasilitas yang dibangun dirancang untuk bertahan lama dan hidup terus bersama masyarakat, bahkan setelah panggung MTQ 2027 usai diturunkan. Tribun Purna MTQ tetap menjadi rumah lantunan ayat suci, dan Pematang Baih tetap menjadi paru-paru kota tempat warga bernapas dan bergerak.


Di tengah desakan efisiensi anggaran yang melanda daerah-daerah, langkah Rohul menjadi pembeda. Bukan berhenti membangun, melainkan memilih membangun apa yang paling dirasakan rakyat.

• Rp911 juta untuk memperkokoh nilai luhur dan keagamaan.

• Rp1,16 miliar untuk menyehatkan tubuh dan mempererat silaturahmi warga.

Dua angka, dua tujuan mulia, satu semangat: membangun Rohul bukan untuk sesaat, tapi untuk generasi mendatang. Di sinilah letak kebijakan yang bijaksana — setiap rupiah yang dipotong dari satu sisi, diarahkan ke sisi lain yang paling terang benderang manfaatnya.

Bila tahun 2027 tiba nanti, tamu dari segenap penjuru Riau bakal datang. Mereka tak hanya melihat tribun megah dan lapangan indah. Mereka akan melihat wajah Rohul yang ramah, masyarakatnya yang sehat, dan pemerintahannya yang tak lelah berjuang meski di tengah jalan terjal.

Dummy P09