itel POWER 80 Resmi Rilis! Tahan Benturan, Tahan Air dan Bisa Rekam Video Dalam Air
Jakarta, katakabar.com - itel Indonesia resmi perkenalkan itel POWER 80, smartphone terbaru yang dirancang untuk pengguna yang aktif dan selalu ingin memberikan dampak lebih dalam setiap aktivitas. Mengusung slogan "Power Your Impact", itel POWER 80 hadir sebagai smartphone tangguh yang siap menemani berbagai momen, mulai dari bekerja, traveling, hingga berpetualang di alam terbuka. Tak hanya mengandalkan desain yang kokoh, itel POWER 80 juga dibekali baterai jumbo 7.000mAh, fitur AI yang semakin pintar, serta kemampuan Underwater Recording, sehingga pengguna bisa merekam foto maupun video langsung di dalam air tanpa perlu khawatir. Cage Frame dan Shockproof Structure Smartphone ini telah dilengkapi sertifikasi IP68 & IP69, sehingga tahan terhadap debu dan air, termasuk saat digunakan untuk merekam momen di dalam air. Selain itu, desain Cage Frame dan Shockproof Design membuat POWER 80 mampu bertahan dari benturan maupun jatuh hingga 2 meter, serta telah mengantongi sertifikasi SGS Drop Resistance & Military Grade. Baterai Jumbo 7.000mAh Ditenagai baterai berkapasitas 7.000mAh, itel POWER 80 siap menemani aktivitas dari pagi hingga malam tanpa harus sering mencari colokan. Mulai dari scrolling media sosial, gaming, streaming, hingga bekerja, semuanya bisa dilakukan lebih nyaman dengan daya tahan baterai yang lebih lama. Dilengkapi Fitur AI dan Teknologi Pintar untuk Aktivitas Sehari-hari Tak hanya unggul dari sisi durabilitas, itel POWER 80 juga dibekali berbagai fitur pintar yang membuat pengalaman penggunaan semakin praktis dan nyaman. Layar dengan tingkat kecerahan hingga 700 nits memastikan tampilan tetap jelas meski digunakan di bawah sinar matahari, sehingga cocok untuk aktivitas outdoor. Untuk mendukung produktivitas, itel POWER 80 juga menghadirkan AI Adaptive Outdoor Experience yang mengoptimalkan pengalaman penggunaan saat berada di luar ruangan. Sementara fitur UltraLink Free Call memungkinkan pengguna tetap terhubung dalam kondisi tertentu meski jaringan seluler terbatas. Selain itu, smartphone ini dilengkapi IR Remote Control, sehingga dapat digunakan sebagai remote untuk berbagai perangkat elektronik di rumah, serta Hands-Free Voice Capture yang memungkinkan pengguna mengambil foto hanya dengan perintah suara dari jarak hingga 50 meter, membuat aktivitas memotret menjadi lebih praktis tanpa harus menyentuh perangkat. Menurut Geza Febriandi selaku Head Marketing Itel Indonesia “itel Power 80 cocok untuk mereka yang bekerja di lapangan, ketahanan bukan lagi sekadar fitur, tetapi kebutuhan. itel Power 80 hadir dengan desain Cage Frame berstruktur hollow yang lebih kuat untuk memberikan perlindungan ekstra, sehingga pengguna dapat bekerja dengan lebih percaya diri tanpa khawatir terhadap risiko kerusakan smartphone." Mulai Rp1.999.000, Ada Hadiah Eksklusif! itel POWER 80 sudah tersedia di Indonesia dengan harga mulai Rp1.999.000 di Tokopedia, TikTok Shop & Shopee. Khusus selama periode peluncuran, konsumen juga berkesempatan mendapatkan hadiah eksklusif: 200 pembeli pertama akan mendapatkan Exclusive itel × Erspo Gift Box dan 1.500 pembeli berikutnya akan mendapatkan Holder HP Motor secara gratis. Promo berlaku selama persediaan masih tersedia. Hadir dalam Tiga Warna Stylish itel POWER 80 tersedia dalam tiga pilihan warna yang terinspirasi dari kekuatan alam: ● Lava Orange ● Tundra Green ● Rock Black Dengan kombinasi desain premium, durabilitas tinggi, baterai besar, dan fitur-fitur inovatif, itel POWER 80 siap menjadi pilihan baru bagi pengguna yang menginginkan smartphone tangguh dengan harga terjangkau.
Google Bangun Infrastruktur AI dari Energi Matahari, Apa Dampaknya bagi Investor?
Jakarta, katakabar.com - Google kembali pertegas komitmen terhadap transisi energi bersih dengan mengumumkan kerja sama strategis bersama Cypress Creek Energy untuk mengembangkan Steel River Energy Center di negara bagian Arkansas, Amerika Serikat. Proyek ini digadang-gadang akan menjadi proyek tenaga surya terbesar yang pernah didukung Google di Amerika Serikat sekaligus menjadi salah satu investasi energi terbarukan paling signifikan yang dilakukan perusahaan teknologi dalam beberapa tahun terakhir. Langkah tersebut menunjukkan bagaimana kebutuhan energi untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi salah satu prioritas utama perusahaan-perusahaan teknologi global. Seiring semakin masifnya pembangunan data center AI, kebutuhan terhadap pasokan listrik yang stabil sekaligus rendah emisi juga meningkat secara signifikan. Dalam proyek ini, Google menandatangani Virtual Power Purchase Agreement (VPPA) dengan Cypress Creek Energy. Melalui skema tersebut, Google akan menyerap 100% produksi listrik pada tahap awal proyek ketika mulai beroperasi pada tahun 2029. VPPA sendiri merupakan mekanisme pembelian listrik jangka panjang yang banyak digunakan perusahaan untuk mendukung pembangunan energi terbarukan tanpa harus membeli listrik secara langsung dari fasilitas pembangkit. Steel River Energy Center akan dikembangkan dalam dua tahap dengan kapasitas akhir mencapai 2,5 gigawatt (GW) tenaga surya serta didukung oleh 2,9 gigawatt-hour (GWh) sistem penyimpanan baterai. Dengan kapasitas sebesar itu, proyek ini diperkirakan mampu memasok kebutuhan listrik lebih dari 315.000 rumah setiap tahunnya. Keberadaan sistem penyimpanan baterai juga menjadi elemen penting dalam proyek ini. Energi surya bersifat intermiten karena hanya dapat menghasilkan listrik saat matahari bersinar. Dengan dukungan baterai berkapasitas besar, listrik yang dihasilkan pada siang hari dapat disimpan dan digunakan kembali ketika permintaan meningkat atau saat produksi tenaga surya menurun. Hal tersebut membuat pasokan energi menjadi lebih stabil bagi jaringan listrik maupun operasional data center. Bagi Google, proyek ini bukan hanya menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan, tetapi juga merupakan langkah penting dalam memenuhi kebutuhan energi untuk ekspansi layanan AI yang berkembang sangat pesat. Beberapa tahun terakhir, Google terus meningkatkan investasi pada infrastruktur AI, mulai dari pengembangan model kecerdasan buatan hingga pembangunan data center baru di berbagai wilayah Amerika Serikat dan negara lainnya. Data center AI membutuhkan konsumsi listrik yang jauh lebih besar dibandingkan pusat data konvensional. Proses pelatihan model AI skala besar, komputasi cloud, hingga layanan generative AI memerlukan ribuan unit prosesor yang beroperasi tanpa henti. Kondisi tersebut membuat perusahaan teknologi berlomba-lomba mengamankan sumber energi jangka panjang yang andal sekaligus ramah lingkungan. Google bukan satu-satunya perusahaan yang mengambil langkah serupa. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah hyperscalers seperti Microsoft, Amazon, dan Meta juga meningkatkan investasi pada pembangkit energi terbarukan maupun pembelian listrik melalui skema power purchase agreement (PPA). Persaingan di sektor AI secara tidak langsung telah mendorong peningkatan investasi pada proyek energi bersih berskala besar di Amerika Serikat. Fenomena ini juga menjadi sinyal penting bagi investor. Permintaan energi yang terus meningkat akibat perkembangan AI diperkirakan akan membuka peluang pertumbuhan bagi berbagai sektor, mulai dari perusahaan utilitas, pengembang energi terbarukan, produsen panel surya, produsen baterai, hingga perusahaan penyedia infrastruktur jaringan listrik. Selain mendukung target dekarbonisasi perusahaan, investasi seperti Steel River Energy Center turut memperkuat posisi energi terbarukan sebagai salah satu pilar utama ekonomi digital di masa depan. Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi AI, keberhasilan perusahaan teknologi dalam mengamankan pasokan listrik bersih dapat menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus memenuhi target keberlanjutan yang semakin menjadi perhatian investor global. Bagi pasar modal, langkah Google juga memberikan gambaran mengenai arah investasi jangka panjang perusahaan teknologi. Belanja modal (capital expenditure) tidak lagi hanya difokuskan pada pengembangan perangkat lunak atau infrastruktur digital, tetapi juga mulai merambah pembangunan aset fisik berupa pembangkit listrik dan fasilitas penyimpanan energi. Hal ini menunjukkan bahwa AI kini tidak hanya menjadi tema teknologi, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor energi, konstruksi, dan manufaktur. Di tengah transformasi tersebut, investor dapat memanfaatkan perkembangan pasar global sebagai bagian dari strategi diversifikasi investasi. Pergerakan saham perusahaan teknologi Amerika Serikat yang aktif mengembangkan AI maupun sektor energi bersih menjadi salah satu indikator yang banyak diperhatikan pelaku pasar. Pergerakan Saham Amerika Serikat, aset kripto, dan Emas Digital saat ini dapat kamu pantau melalui aplikasi Nanovest. Bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi di saham Amerika Serikat maupun mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan aplikasi investasi yang terpercaya dan aman bagi investor di Indonesia. Investor pemula juga tidak perlu khawatir karena aset yang tersimpan di aplikasi Nanovest mendapatkan perlindungan terhadap risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas. Selain itu, Nanovest telah resmi terdaftar dan berlisensi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga memberikan rasa aman bagi pengguna dalam melakukan aktivitas investasi.
Pesat! Ini Lima Perkembangan Robotika Indonesia 2026 bagi Industri
Jakarta, katakabar.com - Robotika Indonesia berkembang cepat karena tiga tekanan nyata di industri. Biaya inspeksi manual terus naik, risiko keselamatan di area seperti tambang dan kilang tidak bisa ditawar, dan kebutuhan data yang cepat serta akurat makin tinggi. Robot menjawab ketiganya sekaligus. Ia bekerja di lingkungan berbahaya bagi manusia, berjalan berulang tanpa lelah, dan menghasilkan data konsisten untuk pengambilan keputusan. Perkembangan ini menunjukkan bahwa robot industri Indonesia kini bergerak dari tahap uji coba menuju adopsi operasional yang terukur. Mengapa Robotika Indonesia bergerak dari uji coba ke operasional Adopsi berpindah dari demo ke pemakaian rutin ketika perangkat sudah andal dan dukungannya tersedia lokal. Robot quadruped kini stabil di medan berlumpur dan tangga, robot humanoid mulai diuji pada tugas berulang, dan model AI membuat keduanya bekerja dengan pengawasan minimal. Ketika keandalan naik dan servis tersedia di dalam negeri, keputusan pembelian menjadi jauh lebih mudah dijustifikasi. 5 Perkembangan Robotika Indonesia 2026 1. Robot quadruped masuk ke lini inspeksi industri Robot quadruped mengambil alih inspeksi rutin di area yang berbahaya atau sulit dijangkau kendaraan. Ia menyusuri gardu, jalur pipa, dan konveyor sambil membawa kamera atau sensor, lalu mengirim data ke ruang kendali. Hasilnya, personel tidak perlu masuk ke zona berisiko untuk tugas yang berulang. Lihat penjelasan lengkap pada artikel Apa Itu Robot Quadruped dan halaman solusi robot quadruped dan humanoid. 2. Teknologi Robotik Industri Manufaktur: Uji Coba Robot Humanoid Robot humanoid mulai diuji di lingkungan manufaktur karena tata letak pabrik memang dirancang untuk manusia. Perkembangan ini menandai langkah awal penerapan teknologi robotik industri manufaktur di Indonesia, khususnya untuk tugas berulang seperti inspeksi visual dan dokumentasi fasilitas. Fokus awalnya bukan menggantikan operator, melainkan mengambil tugas yang monoton dan melelahkan. Selengkapnya pada artikel Unitree G1 untuk industri dan halaman Unitree Indonesia. 3. AI mewujudkan sistem robot otonom untuk industri Model AI mengubah robot dari alat yang dikendalikan penuh menjadi sistem yang menyusun rutenya sendiri. Robot mengenali rintangan, memilih jalur, dan menjalankan misi berulang tanpa kendali manual terus-menerus. Bagi pengambil keputusan, nilainya jelas: satu operator dapat mengawasi beberapa robot sekaligus, dan jadwal inspeksi berjalan konsisten tanpa bergantung pada ketersediaan tenaga. Otonomi inilah yang membuat robot quadruped dan humanoid layak untuk operasi skala industri. 4. Sensor gas bergerak sebagai payload robot quadruped Sensor gas kini menjadi payload yang dibawa robot quadruped, bukan alat statis. Robot berjalan menyusuri fasilitas sambil mengukur kualitas udara secara terus-menerus, sehingga pemetaan area berbahaya jauh lebih cepat dan menyeluruh dibanding pengukuran titik manual. Kapabilitas ini relevan untuk kepatuhan lingkungan di sektor tambang, minyak dan gas, serta manufaktur, tempat deteksi dini kebocoran gas menurunkan risiko keselamatan dan denda. Konfigurasi sensor tersedia melalui halaman Unitree Indonesia. 5. Robotika masuk ke pendidikan dan riset Kampus dan pusat riset mulai memakai platform robot untuk melatih talenta yang dibutuhkan industri. Langkah ini penting karena adopsi robotik industri tertahan bukan hanya oleh harga perangkat, melainkan oleh kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan dan merawatnya. Ketersediaan platform robot di lingkungan pendidikan mempercepat lahirnya operator dan teknisi lokal. Untuk pengenalan platform, lihat artikel robot quadruped. Singkatnya, perkembangan robotika industri di tahun 2026 menawarkan solusi nyata bagi tantangan operasional yang kompleks.
Barantum, Solusi Vendor Call Center Bisnis Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard. Hal ini guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Dan hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Layanan call center masih menjadi salah satu garda terdepan menjaga kepuasan pelanggan. Tetapi, seiring meningkatnya volume panggilan dan ekspektasi pelanggan, banyak bisnis mulai mencari solusi yang lebih efisien untuk mengelola komunikasi. Lantaran itu, memilih vendor call center Indonesia yang tepat menjadi langkah penting agar operasional berjalan lebih lancar sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis. Mengapa Layanan Call Center Masih Menjadi Tantangan bagi Banyak Bisnis? Mengelola call center bukan hanya tentang menerima dan melakukan panggilan. Bisnis juga perlu memastikan setiap interaksi tercatat dengan baik, mudah dipantau, dan dapat ditindaklanjuti oleh tim yang tepat. Tanpa sistem yang terintegrasi, koordinasi antar tim menjadi lebih sulit, produktivitas menurun, dan kualitas layanan pelanggan berpotensi tidak konsisten. Kondisi ini dapat berdampak pada kepuasan pelanggan maupun peluang penjualan. Bagaimana Memilih Vendor Call Center Dukung Pertumbuhan Bisnis? Vendor call center yang tepat tidak hanya menyediakan sistem telepon, tetapi juga mampu mendukung operasional bisnis secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi beberapa aspek sebelum menentukan pilihan. Beberapa kriteria yang dapat dipertimbangkan antara lain: ● Memiliki pengalaman implementasi di berbagai industri. ● Terintegrasi secara otomatis dengan CRM. ● Menyediakan layanan dan dukungan teknis yang responsif. ● Menawarkan nomor telepon bisnis atau nomor cantik. ● Memiliki sistem yang mudah dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis. ● Menyediakan biaya yang transparan dan kompetitif. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, bisnis dapat memperoleh solusi call center yang lebih efektif sekaligus siap mendukung pertumbuhan perusahaan. Mengapa Banyak Bisnis Memilih Barantum Call Center? Sebagai penyedia solusi komunikasi bisnis, Barantum menghadirkan Barantum Call Center yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola panggilan pelanggan secara lebih efisien. Solusi ini telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dari beragam industri dan terintegrasi secara otomatis dengan CRM untuk memudahkan pengelolaan data pelanggan. Keunggulan Barantum Call Center meliputi: ● Berpengalaman menangani implementasi call center untuk berbagai kebutuhan bisnis. ● Dipercaya oleh perusahaan seperti Pegadaian, BRI Insurance, AnterAja, dan SiCepat. ● Tarif yang kompetitif dan transparan. ● Menyediakan nomor telepon bisnis serta nomor cantik. ● Integrasi otomatis dengan CRM untuk memudahkan pemantauan riwayat pelanggan. ● Implementasi cepat dalam 3-7 hari kerja, dengan dukungan tim lokal yang responsif. Barantum juga telah mendapatkan rating 4,9/5 dari 1.242 ulasan di Google Business per 24 Juni 2026, yang mencerminkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan dan solusi yang diberikan. Selain didukung pengalaman implementasi di berbagai perusahaan, Barantum juga terus menghadirkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi dan layanan yang responsif, Barantum menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas layanan pelanggan melalui solusi call center yang modern.
Telkom AI Center Aceh Bekali Generasi Kreatif dengan Pemanfaatan AI Optimasi Konten Medsos
Banda Aceh, katakabar.com - Sebagai upaya meningkatkan kapasitas talenta digital dan ekonomi kreatif di Aceh, Telkom AI Center Aceh gelar “Technical Workshop: Social Media Content Optimization with AI” di Telkom AI Center, Banda Aceh, di pertengahan Juni 2026 lalu. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, pelaku usaha, content creator, desainer grafis, dan pegiat media sosial. Workshop menghadirkan Rahmat Ferdiansyah, seorang content creator dan desainer grafis, yang membagikan berbagai strategi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses kreatif, mulai dari brainstorming ide, desain grafis, pembuatan video, manajemen konten, hingga pengembangan strategi media sosial yang lebih efektif dan efisien. Pada sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform dan tools AI seperti Canva, ChatGPT, Notion, dan berbagai aplikasi pendukung lainnya yang kini semakin banyak digunakan oleh para kreator dan praktisi pemasaran digital. AI Mengubah Cara Berkarya di Industri Kreatif Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam workshop adalah bagaimana AI telah mengubah cara individu dan organisasi memproduksi konten digital. "Di dunia kreatif saat ini, kita sering dituntut menjadi 'one-man army', menguasai desain, video, copywriting, hingga strategi media sosial. AI membantu mempercepat banyak proses tersebut sehingga kreator dapat lebih fokus pada ide dan strategi," ujar Rahmat Ferdiansyah ketika sesi pemaparan. Peserta juga diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan untuk mempercepat proses editing video, menghasilkan ide konten, membuat desain visual, hingga melakukan riset kompetitor dan tren media sosial. Pentingnya Human Oversight Pemanfaatan AI Meski AI memberikan banyak kemudahan, workshop ini juga menekankan pentingnya pengawasan manusia atau human oversight dalam setiap proses kreatif. Pemateri mengingatkan bahwa AI masih memiliki keterbatasan dan berpotensi menghasilkan kesalahan apabila digunakan tanpa proses validasi. Salah satu contoh yang dibahas adalah kasus kesalahan visual pada lambang Garuda yang sempat menjadi perhatian publik dan menunjukkan pentingnya pengecekan ulang terhadap hasil yang dihasilkan oleh AI. "AI adalah alat bantu yang luar biasa, tetapi kreativitas, pertimbangan, dan validasi manusia tetap tidak dapat digantikan. Kita harus memastikan bahwa setiap konten yang dipublikasikan tetap akurat, relevan, dan sesuai dengan identitas merek," jelas Rahmat. Strategi Konten Efektif di Era Algoritma Workshop juga membahas berbagai strategi pengelolaan media sosial di tengah perubahan algoritma platform digital. Peserta diperkenalkan pada dua pendekatan utama dalam membangun merek di media sosial, yaitu Virality Chaser, yang fokus mengejar trend dan viralitas, serta Brand Purist, yang lebih menekankan konsistensi identitas merek. Diskusi juga mencakup strategi konten khusus untuk platform seperti Instagram dan TikTok, pentingnya membuat hook yang kuat, memanfaatkan tren yang sedang berkembang, serta melakukan analisis kompetitor untuk meningkatkan performa konten. Selain itu, peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai deteksi konten AI oleh platform media sosial, penjadwalan konten, dan peluang otomatisasi dalam proses pembuatan konten digital. Mendorong Lahirnya Kreator Digital di Aceh Sebagai bagian dari sesi praktik, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk merancang konsep merek dan strategi eksekusi media sosial mereka sendiri. Hasil dari setiap kelompok akan dikumpulkan dan disusun menjadi portofolio bersama sebagai bahan pembelajaran dan tindak lanjut program. "Kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak talenta kreatif dan content creator di Aceh yang tidak hanya mampu memanfaatkan AI, tetapi juga memahami strategi dan etika dalam penggunaannya. AI harus menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas, bukan menggantikan peran manusia," timpal Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh. Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program literasi digital dan pengembangan keterampilan di bidang kecerdasan buatan, pemasaran digital, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang berkelanjutan di Aceh.
Lagi Cari Solusi AI Agent? Coba Demo AI Agent Barantum
Jakarta, katakabar.com - Barantum telah satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard. Ini untuk memudahkan bisnis kelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Dan hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Sejalan dengan itu, kian banyak perusahaan kini mengadopsi AI Agent untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan sekaligus mempercepat waktu respons. Tetapi, menentukan solusi AI yang tepat tidak bisa hanya berdasarkan daftar fitur atau penawaran harga saja. Setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Lantaran itu, mencoba demo AI Agent sebelum membeli menjadi langkah penting untuk memastikan solusi yang dipilih benar-benar sesuai dengan proses bisnis. Apa Tantangan Memilih AI Agent untuk Bisnis? Banyak bisnis kesulitan menentukan AI Agent yang paling sesuai karena setiap vendor menawarkan fitur, skema penggunaan, hingga metode implementasi yang berbeda. Tanpa melakukan evaluasi, bisnis berisiko memilih solusi yang kurang optimal atau membutuhkan penyesuaian yang lebih besar di kemudian hari. Selain itu, tidak semua AI Agent dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah digunakan perusahaan. Hal ini dapat memengaruhi efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan. Mengapa Demo AI Agent Penting Sebelum Mengambil Keputusan? Melalui demo AI Agent, bisnis dapat melihat secara langsung bagaimana solusi bekerja pada kebutuhan nyata perusahaan. Proses ini membantu tim memahami kemampuan AI sekaligus mengevaluasi apakah solusi tersebut sesuai dengan alur kerja yang ada. Sebelum memutuskan menggunakan AI Agent, lakukan beberapa langkah berikut: ● Pahami use case AI Agent sesuai kebutuhan bisnis. ● Uji alur percakapan dan otomatisasi respons. ● Pastikan AI Agent dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah digunakan. ● Evaluasi hasil otomatisasi untuk melihat manfaatnya terhadap operasional. Dengan pendekatan tersebut, keputusan investasi menjadi lebih tepat karena didasarkan pada hasil evaluasi, bukan sekadar spesifikasi produk. Mengapa Memilih AI Agent Barantum untuk Bisnis? Melalui AI Agent Barantum, bisnis dapat mencoba solusi AI sebelum melakukan implementasi penuh. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami cara kerja AI sekaligus memastikan solusi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan operasional. Beberapa keunggulan yang ditawarkan meliputi: ● Demo online terjadwal setiap Selasa dan Kamis. ● Tersedia sesi demo offline langsung di kantor perusahaan. Saat ini layanan demo offline tersedia untuk area Jabodetabek. ● Fasilitas free trial untuk mencoba kemampuan AI Agent. ● Konsultasi implementasi sesuai kebutuhan bisnis. ● Pendampingan dari tim selama proses evaluasi hingga implementasi. Mencoba demo adalah langkah awal yang baik sebelum memilih AI Agent. Sebagai bahan pertimbangan, Barantum telah memperoleh rating 4,9/5 dari 1.224 ulasan di Google Bisnis (per 24 Juni 2026), yang menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap solusi dan kualitas layanannya.
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Jakarta, katakabar.com - Yamaha Grand Filano belakangan ramai diperbincangkan di TikTok. Menariknya, mayoritas konten yang masuk ke beranda pengguna media sosial itu bukan berupa ulasan otomotif, melainkan video ringan yang mengangkat pengalaman sehari-hari pengendara. Ramainya pembahasan Grand Filano di TikTok menunjukkan percakapan mengenai kendaraan kini tidak lagi hanya berfokus pada spesifikasi mesin maupun performa. Pengalaman sehari-hari, kemudahan penggunaan, desain, hingga fitur yang menunjang gaya hidup justru menjadi topik yang lebih mudah menarik perhatian pengguna media sosial. Salah satu konten yang banyak menarik perhatian bertema "cewek nggak standar pas standarin motor". Video tersebut menampilkan momen seorang perempuan yang berhasil menstandarkan motor lalu menunjukkan ekspresi bangga secara berlebihan. Konten sederhana itu dinilai mudah dipahami karena banyak pengguna sepeda motor pernah mengalami kesulitan saat menstandarkan kendaraan, terutama jika bobot motor cukup berat. Video lain yang juga ramai dibahas memperlihatkan kemudahan mengeluarkan motor dari area parkir dan bermanuver di ruang sempit. Dengan durasi singkat dan minim dialog, konten tersebut berhasil menarik perhatian warganet karena menggambarkan situasi yang sering ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, sejumlah kreator juga mengangkat humor ringan, seperti permainan kata "ngikutin standar orang lain" yang diartikan secara harfiah dengan membawa standar motor ke mana-mana. Pendekatan komedi tersebut membuat pembahasan Grand Filano terasa lebih dekat dengan keseharian pengguna media sosial. Di balik konten-konten yang menghibur itu, warganet juga banyak membahas berbagai fitur Yamaha Grand Filano. Salah satu yang paling sering disorot ialah bobot motor yang relatif ringan sehingga dinilai memudahkan saat menstandarkan kendaraan, memundurkan motor, maupun bermanuver di area parkir yang terbatas. Efisiensi bahan bakar juga menjadi topik yang kerap muncul dalam berbagai unggahan. Teknologi Blue Core Hybrid yang disematkan pada Grand Filano dinilai mendukung konsumsi bahan bakar yang lebih hemat untuk penggunaan harian. Dengan kapasitas tangki sekitar 4,4 liter, skutik ini dinilai mampu menemani mobilitas sehari-hari, mulai dari perjalanan ke kantor, kampus, hingga beraktivitas di dalam kota tanpa perlu terlalu sering mengisi bahan bakar. Tak hanya itu, bagasi berkapasitas 27 liter menjadi salah satu fitur yang paling banyak mendapat perhatian. Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna membawa berbagai barang kebutuhan harian, seperti helm half face, jas hujan, tas kerja, belanjaan, hingga perlengkapan olahraga atau kebutuhan perjalanan singkat tanpa harus menambah boks penyimpanan. Pembahasan lain yang tak kalah ramai adalah pilihan warna Grand Filano. Skutik ini hadir dalam beragam pilihan warna, mulai dari White Pearl, Pink Mauve, Dull Blue, Black, Green, hingga beberapa warna lain yang disesuaikan dengan variannya. Banyak kreator mengaitkan pilihan warna tersebut dengan tren fesyen sehingga motor ini dinilai mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian, baik bergaya kasual, smart casual, maupun gaya vintage yang kini banyak digemari kalangan muda. Selain desain yang bergaya retro modern, ruang dek kaki yang lega juga kerap disebut sebagai nilai tambah karena memberikan kenyamanan saat berkendara. Pengguna dapat membawa tas belanja, ransel, atau barang bawaan lain dengan lebih praktis selama perjalanan. Melalui berbagai konten tersebut, Yamaha Grand Filano semakin dikenal bukan hanya sebagai skutik bergaya, tetapi juga sebagai kendaraan yang menawarkan kepraktisan untuk mobilitas harian. Kombinasi desain yang modern, pilihan warna yang beragam, konsumsi bahan bakar yang efisien, serta bagasi luas menjadikan Grand Filano sebagai pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan gaya hidup modern tanpa mengesampingkan fungsi.
Halo Robotics Perkenalkan DJI O4 Ground Station Operasi Drone Enterprise
Jakarta, katakabar.com - Halo Robotics, satu-satunya S-Level Dealer DJI Enterprise di Indonesia, perkenalkan DJI O4 Ground Station, sistem transmisi generasi terbaru dari DJI Enterprise yang mampu menjangkau hingga 40 kilometer tanpa titik buta. Perangkat ini hadir sebagai solusi komunikasi andal bagi operasi drone skala industri, termasuk skenario BVLOS (Beyond Visual Line of Sight) dan area terpencil tanpa akses internet. Ditenagai sistem canggih berbasis OcuSync 4 Pro, ground station ini dilengkapi 12 antena (4 eksternal, 8 internal) untuk cakupan sinyal omnidirectional yang stabil. Dua Mode Operasi DJI O4 Ground Station mendukung dua mode utama. Gateway Mode menghubungkan drone ke platform manajemen drone FlightHub 2 melalui Ethernet atau Cellular Dongle, dengan jangkauan hingga 30 kilometer cocok dipadukan dengan DJI Dock 3. Relay Mode bekerja tanpa koneksi internet, menempatkan ground station sebagai repeater di titik tinggi untuk mengatasi hambatan topografi, dengan jangkauan hingga 40 km saat digunakan bersama DJI Matrice 400. Tangguh dan Efisien Didesain untuk kondisi lapangan ekstrem, perangkat ini bersertifikasi IP67, IK07, dan dilengkapi proteksi petir Category C sesuai standar EN/IEC 61643-21. Rentang suhu operasional mencapai -40°C hingga 55°C, dengan ketinggian operasi hingga 6.000 meter. Konsumsi daya standby hanya 7 W, serta dilengkapi baterai cadangan internal untuk operasi darurat hingga 45 menit saat power failure. Ekosistem Terbuka DJI O4 Ground Station mendukung integrasi kamera IP berbasis ONVIF dan GB/T 28181, pengembangan aplikasi via ESDK 2.0 dan Cloud API, serta integrasi Remote ID dan ADS-B pihak ketiga melalui protokol MQTT. Drone yang kompatibel meliputi DJI Matrice 400, Matrice 4E, Matrice 4T, dan DJI Dock 3.
KazanForum 2026 Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global
Jakarta, katakabar.com - Di tengah panggung forum internasional bergengsi Russia–Islamic World: KazanForum 2026, Universitas Darul Ma'arif (UDM) mencatatkan tonggak baru dalam perjalanan internasionalisasinya. UDM resmi teken kerja sama dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber global berbasis di Rusia yang dikenal sebagai pemain strategis dalam pengembangan teknologi dan ekosistem talenta cybersecurity dunia. KazanForum 2026 yang berlangsung 12 hingga 17 Mei 2026 lalu jadi arena pertemuan para pemimpin pendidikan, industri teknologi, dan organisasi internasional dari berbagai negara. Dalam forum ini, UDM hadir bukan sekadar peserta melainkan sebagai mitra aktif yang membawa agenda konkret: memperkuat kapasitas pendidikan cybersecurity Indonesia menuju standar global. Merespons Kebutuhan Nyata Dunia Digital Ancaman siber kini menjadi salah satu risiko terbesar bagi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Di tengah lonjakan kebutuhan tenaga ahli keamanan siber secara global, Indonesia menghadapi kesenjangan besar antara ketersediaan talenta dan permintaan industri. UDM menjawab tantangan ini secara langsung. Kolaborasi dengan Positive Technologies membuka akses UDM terhadap keahlian, metodologi, dan ekosistem industri cybersecurity kelas dunia mulai dari pengembangan kurikulum berbasis praktik industri, pelatihan dosen, workshop intensif, seminar teknologi, hingga pengembangan program bersama yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi Universitas Darul Ma’arif dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat kompetensi di bidang teknologi, khususnya cybersecurity. Kami berharap kolaborasi dengan Positive Technologies dapat membuka ruang pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta peluang riset yang relevan dengan kebutuhan industri digital. UDM berkomitmen untuk terus menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan global," ucap Tobroni, S.Pd., M.Pd., Rektor Universitas Darul Ma’arif Transfer Pengetahuan Industri ke Kampus Lebih dari sekadar penandatanganan MoU, kemitraan ini dirancang untuk menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen UDM. Melalui pendekatan industry-driven education, mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan nyata di dunia keamanan siber, sementara dosen diperkaya dengan perspektif dan praktik terbaik dari industri global. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pelatihan praktis, workshop dan seminar, pertukaran pengetahuan, serta peluang riset bersama. Program-program konkret akan dirumuskan sebagai tindak lanjut dari kolaborasi ini. “Talenta dengan keterampilan cybersecurity yang kuat sangat dibutuhkan untuk mendukung ketahanan siber perusahaan, industri, dan negara. Positive Technologies memiliki pengalaman dan keahlian yang siap dibagikan kepada mitra pendidikan di Indonesia. Melalui kerja sama dengan universitas di Indonesia, kami berharap dapat ikut memperkuat ekosistem ahli keamanan siber yang mampu bekerja sama menghadapi tantangan digital di tingkat regional maupun global," timpal Elena Grishaeva, Regional Director for Southeast Asia, Positive Technologies Membangun Ekosistem Talenta Digital Indonesia Partisipasi UDM di KazanForum 2026 bukan sekadar momen seremonial. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang UDM untuk membangun jejaring internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan SDM Indonesia di era digital. Dengan membangun kemitraan bersama Positive Technologies, UDM semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, relevan, dan berorientasi global. Langkah ini juga searah dengan slogan UDM, “Universitas Darul Ma'arif, dari Kampus Hijau untuk Indonesia menuju peradaban dunia.” Semangat tersebut mencerminkan tekad UDM untuk membawa kontribusi pendidikan, inovasi, dan kolaborasi dari lingkungan kampus hijau bagi Indonesia hingga panggung peradaban dunia. Ke depan, UDM berkomitmen untuk menindaklanjuti kolaborasi ini melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan dengan satu tujuan utama: mencetak generasi ahli keamanan siber Indonesia yang siap bersaing dan berkontribusi di panggung global.
Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber Terus Berubah?
Jakarta, katakabar.com - Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan oleh banyak organisasi masih berjalan dengan ritme yang sama seperti satu dekade lalu. Tidak sedikit orang yang rutin melakukan medical check-up setiap tahun untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik. Tetapi, tidak ada yang benar-benar berasumsi bahwa hasil pemeriksaan tersebut menjamin semuanya akan baik-baik saja selama setahun penuh. Kondisi tubuh bisa berubah. Pola hidup berubah. Risiko penyakit baru dapat muncul sewaktu-waktu. Lantaran itu, menjaga kesehatan bukan hanya soal melakukan pemeriksaan tahunan, tetapi juga soal pemantauan dan kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Prinsip yang sama berlaku dalam dunia keamanan siber. Selama bertahun-tahun, penetration test tahunan telah menjadi praktik yang umum dilakukan perusahaan. Organisasi menjadwalkan assessment, menerima laporan, melakukan perbaikan, lalu mengulang proses yang sama pada tahun berikutnya. Pada masanya, pendekatan ini cukup memadai karena lingkungan teknologi belum berubah secepat sekarang. Tetapi situasinya berbeda saat ini. Cloud semakin banyak digunakan. API menjadi fondasi berbagai layanan digital. Tim pengembang merilis fitur baru secara berkala, sementara integrasi dengan pihak ketiga semakin kompleks. Dalam kondisi seperti ini, permukaan serangan sebuah organisasi juga berubah secara terus-menerus. Sebuah sistem yang dinyatakan aman enam bulan lalu bisa saja memiliki profil risiko yang sangat berbeda hari ini. Hal tersebut memunculkan pertanyaan yang mulai banyak diajukan para pemimpin keamanan informasi: Apakah melakukan penetration test setahun sekali masih cukup? Menurut Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia, keamanan siber pada dasarnya bukanlah sesuatu yang bersifat statis. "Penetration test tradisional tetap memiliki peran yang sangat penting. Tetapi, lingkungan digital saat ini berubah jauh lebih cepat dibandingkan frekuensi assessment yang dilakukan sebagian besar organisasi. Karena itu, organisasi membutuhkan visibilitas yang lebih berkelanjutan terhadap risiko yang terus berkembang," ujarnya. Pada dasarnya, penetration test memberikan gambaran kondisi keamanan pada suatu titik waktu tertentu. Hasil tersebut tetap memiliki nilai yang sangat penting, tetapi tidak selalu merepresentasikan kondisi lingkungan yang sama beberapa bulan kemudian. Aplikasi mengalami pembaruan. Infrastruktur berubah. Layanan baru ditambahkan. Integrasi baru dilakukan. Setiap perubahan tersebut berpotensi menghadirkan risiko yang sebelumnya tidak ada. Hal ini bukan berarti penetration test tradisional sudah tidak relevan. Sebaliknya, pengalaman dan kreativitas seorang ethical hacker masih menjadi komponen yang sangat berharga dalam menemukan kelemahan sebelum dimanfaatkan oleh pelaku ancaman. Tantangan utamanya terletak pada kecepatan perubahan lingkungan digital yang kini jauh lebih tinggi dibandingkan frekuensi assessment yang dilakukan. Sedang, pelaku kejahatan siber tidak bekerja berdasarkan jadwal audit atau kebutuhan compliance perusahaan. Mereka secara aktif melakukan scanning terhadap aset yang terhubung ke internet, memantau kerentanan yang baru dipublikasikan, dan mencari celah yang dapat dimanfaatkan. Kurun beberapa tahun terakhir, waktu antara sebuah kerentanan diumumkan dan upaya eksploitasi pertama dilakukan menjadi semakin singkat. Dalam banyak kasus, serangan sudah mulai terjadi hanya dalam hitungan jam atau beberapa hari setelah kerentanan dipublikasikan. Kondisi tersebut menciptakan ketimpangan yang cukup besar. Organisasi memvalidasi keamanan secara berkala. Sementara penyerang mengujinya setiap saat. Itu sebabnya, semakin banyak organisasi mulai mengubah cara pandangnya terhadap keamanan siber. Penetration test tahunan tetap penting, tetapi tidak lagi dipandang sebagai satu-satunya mekanisme untuk memahami tingkat risiko yang dimiliki organisasi. Konsep continuous security validation mulai mendapatkan perhatian lebih besar. Pendekatan ini memungkinkan organisasi memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan mereka serta mendeteksi potensi risiko lebih awal. Tujuannya bukan menggantikan penetration test tradisional, melainkan melengkapinya. ITSEC Asia meyakini masa depan offensive security akan ditentukan oleh kolaborasi antara manusia dan artificial intelligence. "Masa depan offensive security bukan tentang manusia melawan AI. Justru kombinasi Human dan AI memungkinkan organisasi memperoleh visibilitas yang lebih baik serta menjalankan validasi keamanan secara lebih konsisten di tengah lingkungan yang terus berubah," tambah Patrick. Sebagai bagian dari transformasi menuju perusahaan yang semakin AI-driven, PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) memperkenalkan Bronyx.ai, platform AI-powered autonomous penetration testing yang dirancang untuk membantu organisasi menjalankan continuous security validation melalui kombinasi kemampuan Human dan AI. Bronyx.ai memungkinkan organisasi memperoleh hasil pengujian yang lebih cepat, cakupan validasi yang lebih luas, serta laporan yang siap mendukung kebutuhan audit dan compliance. Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat menjaga tingkat keamanan yang lebih konsisten seiring berkembangnya lingkungan digital dan meningkatnya kompleksitas ancaman. Saatnya Beralih ke Pendekatan Lebih Berkelanjutan Pada akhirnya, tujuan utama keamanan siber bukan sekadar memenuhi kewajiban compliance atau menghasilkan laporan tahunan. Paling penting adalah memastikan bahwa organisasi memiliki visibilitas terhadap risiko yang terus berkembang. Sama seperti menjaga kesehatan, keamanan siber bukan sesuatu yang cukup diperiksa setahun sekali. Karena pertanyaan yang paling penting saat ini bukan lagi apakah sistem aman enam bulan yang lalu. Melainkan, apakah sistem tersebut masih aman hari ini. Bagi organisasi yang ingin memahami bagaimana pendekatan continuous security validation dapat diterapkan di lingkungan mereka, informasi lebih lanjut mengenai Bronyx.ai dapat diakses melalui https://bronyx.ai. Untuk menjadwalkan sesi diskusi dan demo bersama para spesialis ITSEC Asia, kunjungi https://itsec.asia/contact.