Berita Pilihan
Sorotan terbaru dari Kategori
Lewat CID PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Generasi Muda Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Sempena hari anak nasional (HAN) yang diperingati setiap 23 Juli momen tepat merefleksikan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak untuk menghadirkan generasi muda unggul dan berdaya saing di masa datang. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan menyadari setiap anak memiliki potensi menjadi agen perubahan. Hak untuk tumbuh dan berkembang perlu didukung, baik itu akses kesehatan, pendidikan maupun keterampilan menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensinya secara optimal. Melalui program Community Involvement & Development (CID), PHR hadirkan intervensi nyata dan holistik yang tersebar di wilayah operasional di tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, mulai dari pemenuhan gizi balita hingga penguatan pendidikan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus. Terus, melalui Program PHR Peduli Stunting 2026, PHR berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat untuk memberikan intervensi gizi bagi anak. Program ini menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT/PKMK) kepada lebih dari 200 anak stunting maupun yang berisiko stunting di 25 desa yang tersebar di 7 kabupaten dan kota. Upaya tersebut diiringi dengan penguatan kualitas layanan serta kapasitas kelompok peduli stunting melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung berupa pemberian peralatan posyandu bagi 4 posyandu. Selain berfokus pada kesehatan fisik, PHR Zona Rokan juga membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk belajar dan berkarya. Dukungan terhadap pendidikan vokasional pada SLB Manggalo, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, yang sempat terkendala teknis, kini kembali membuka harapan 30 siswa berkebutuhan khusus dan 15 guru mengembangkan keterampilan melalui pelatihan membatik dan pembuatan kriya kayu. "Program ini bukan hanya mengajarkan keterampilan kepada anak-anak kami. Yang paling membahagiakan adalah melihat mereka mulai percaya pada kemampuan dirinya sendiri. Ketika rasa percaya diri itu tumbuh, mereka mulai berani bermimpi, berkarya, dan yakin bahwa mereka memiliki masa depan yang sama cerahnya dengan anak-anak lainnya. Kami berharap semakin banyak pihak membuka ruang dan kesempatan agar anak-anak disabilitas dapat berkembang sesuai potensi yang mereka miliki," tutur Guru SLB Manggalo, Kecamatan Pinggir, Aulia Nur Izzah. Semangat serupa juga diperluas melalui Program SLB Green Warriors di SLB Melati, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Melibatkan 110 guru dan siswa, program ini memperkenalkan teknologi energi baru terbarukan melalui pelatihan pengoperasian dan perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pengalaman belajar ini membuka wawasan baru bahwa mereka mampu menguasai teknologi serta mengambil peran nyata dalam mendukung transisi energi dan menjaga kelestarian lingkungan. "Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap langkah dalam memastikan anak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan berkualitas, dan memiliki ruang untuk mengembangkan potensinya merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berdaya," terang Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal melalui keterangan resmi. PHR meyakini setiap anak adalah benih perubahan yang berhak memperoleh kesempatan emas untuk tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang percaya diri, berani bermimpi, menghargai keberagaman, serta siap menjadi agen perubahan bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia di masa depan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
PT SBP dan Warga Berkolaborasi Jaga Lahan HGU Dari Mafia Tanah
Melalui upaya pengamanan bersama yang dilakukan secara konsisten, kedua belah pihak berhasil mengambil alih kembali penguasaan seluas sekitar 500 hektar wilayah Hak Guna Usaha (HGU) yang sempat dikuasai sepihak oknum.
Peringati HANI dan Hari Anak Nasional, Tiorita Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda dari Narkoba
Langkat, katakabar.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tiorita Br. Surbakti, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika sekaligus menjamin terpenuhinya hak-hak anak.
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah
Intan Jaya, katakabar.com - Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui operasi yang dilaksanakan secara terukur dan berbasis informasi intelijen, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya. Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya mencegah potensi ancaman keamanan sebelum membahayakan masyarakat. Operasi tersebut diawali dengan rangkaian pengumpulan informasi, pengamatan lapangan, dan proses verifikasi yang dilakukan secara cermat. Seluruh tahapan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah serta mengutamakan keselamatan masyarakat, sehingga operasi dapat berjalan secara profesional, selektif, dan terukur. Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna , S.H, M.Si, mengatakan operasi dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai dugaan rencana aksi bersenjata dan aktivitas konsolidasi kelompok tersebut di wilayah Intan Jaya. "Kami tidak bergerak karena dugaan semata. Setiap langkah diawali dengan pengintaian, verifikasi, dan analisis yang matang agar tindakan yang diambil benar-benar tepat sasaran. Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap aman dan dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang," jelasnya. Dalam operasi tersebut, pasukan mengamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar, sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan Koops TNI Habema dalam memutus potensi ancaman bersenjata sejak dini. Pengamanan terhadap senjata dan perlengkapan yang ditemukan di lokasi diharapkan dapat mencegah penyalahgunaannya dalam aksi kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat di Intan Jaya dan wilayah sekitarnya. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari barang bukti yang berhasil diamankan, tetapi juga dari kemampuan aparat menjaga situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat sipil. "Setiap tindakan dilakukan secara profesional, berdasarkan informasi yang valid, serta selalu mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya. Di saat yang sama, Koops TNI Habema kembali mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan untuk menghentikan aksi kekerasan dan memilih jalan damai. Negara tetap membuka ruang bagi siapa pun yang ingin kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui mekanisme yang bermartabat, sesuai ketentuan hukum, dan mengedepankan rekonsiliasi. Bagi TNI Habema, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari senjata yang berhasil diamankan, tetapi dari rasa aman yang kembali dirasakan masyarakat. Harapan terbesar adalah agar anak-anak dapat belajar tanpa rasa takut, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, dan kehidupan di Tanah Papua terus berjalan dalam suasana damai dan aman.
Kurnia Hamdani Mampu Memimpin PWI Sumut Periode 2026-2031
Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia Labuhanbatu Masa Periode 2023-2025, Kurnia Hamdani dipastikan mampu memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI-red), Sumatera Utara.
Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Enggak Selalu Mahal
Jakarta, katakabar.com - Global Education Fair Surabaya & Malang 2026 merupakan acara gratis dan terbuka untuk umum yang menghadirkan perwakilan universitas internasional, konsultasi pendidikan dengan biaya Rp0, serta informasi peluang beasiswa. Acara berlangsung di Surabaya pada 25 Juli dan Malang pada 26 Juli 2026, dengan seminar gratis khusus bagi pengunjung di Malang. AECC Indonesia kembali menghadirkan Global Education Fair di Surabaya dan Malang sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai pendidikan tinggi di luar negeri. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat berkonsultasi tanpa biaya dengan konsultan pendidikan AECC Indonesia, bertemu langsung dengan perwakilan universitas internasional, serta memperoleh informasi mengenai pilihan program studi, proses pendaftaran, hingga peluang beasiswa. Melanjutkan pendidikan ke luar negeri masih menjadi aspirasi banyak masyarakat Indonesia. Tetapi, tidak sedikit calon mahasiswa dan orang tua yang menghadapi tantangan dalam memperoleh informasi yang akurat mengenai pemilihan universitas, persyaratan akademik, biaya pendidikan, maupun proses aplikasi. Global Education Fair hadir untuk memberikan akses informasi yang lebih mudah melalui konsultasi langsung dengan berbagai institusi pendidikan internasional. Acara ini akan berlangsung di dua kota: Surabaya: Sabtu, Jul 25, 2026, pukul 13.00–18.00 WIB di Vasa Hotel Surabaya, Jl. Mayjen HR. Muhammad No. 31, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya. Untuk mendaftar GEF Surabaya bisa klik di sini Malang: Minggu, Jul 26, 2026, pukul 13.00–18.00 WIB di Grand Mercure Malang Mirama, Jl. Raden Panji Suroso No. 7, Purwodadi, Blimbing, Kota Malang. Untuk mendaftar GEF Malang bisa klik di sini Dalam kegiatan ini, peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan perwakilan universitas dan institusi pendidikan internasional mengenai berbagai aspek studi di luar negeri, mulai dari pilihan program studi, persyaratan penerimaan, biaya pendidikan, hingga tahapan aplikasi. Selain itu, peserta juga berkesempatan memperoleh informasi mengenai peluang beasiswa yang ditawarkan oleh masing-masing institusi sesuai dengan program studi dan kualifikasi yang dimiliki. Konsultan AECC Indonesia turut memberikan pendampingan kepada peserta dalam memahami berbagai jalur pembiayaan pendidikan, termasuk informasi mengenai beasiswa yang disediakan oleh universitas maupun program beasiswa dari Pemerintah Indonesia. Informasi yang diberikan akan disesuaikan dengan tujuan studi, negara tujuan, serta profil masing-masing calon mahasiswa, mengingat setiap program memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda. Sejumlah universitas dan institusi pendidikan internasional yang dijadwalkan berpartisipasi dalam Global Education Fair Surabaya dan Malang antara lain University of Sheffield, St George's University, Flinders University, Monash University, Adelaide University, Western Sydney University, University of Plymouth, City University of Seattle, University of Dundee, Deakin University, University of British Columbia Okanagan Campus, Australian Institute of Higher Education, LaSalle College International, Sejong University, serta berbagai institusi pendidikan internasional lainnya. Melalui penyelenggaraan Global Education Fair di Surabaya dan Malang, AECC Indonesia berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan internasional yang kredibel. Dengan menghadirkan konsultasi tanpa biaya dan kesempatan bertemu langsung dengan perwakilan universitas, acara ini diharapkan dapat membantu calon mahasiswa dan orang tua mengambil keputusan studi yang lebih tepat berdasarkan informasi yang relevan dan komprehensif.
Dorong Hilirisasi Sawit, PalmCo Serap 6,8 Juta Bibit Bersertifikat
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah terus memperkuat sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mempercepat hilirisasi industri kelapa sawit nasional. Sejalan dengan agenda tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi bisnis sekaligus meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan sawit rakyat sebagai fondasi pengembangan industri hilir nasional. Dukungan tersebut ditegaskan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan dalam Workshop AKPSI & Sawit Expo bertajuk Sawit untuk Rakyat yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (7/7) lalu. Direktur Jenderal Perkebunan Kementan RI, Ali Jamil, melalui Direktur Tanaman Sawit dan Aneka Palma, Iim Mucharam, mengatakan pemerintah memiliki mandat untuk mengawal dan mendukung BUMN dalam mempercepat agenda hilirisasi nasional. "Kami memiliki tugas dari Bapak Presiden untuk mengawal dan mendukung perusahaan BUMN, khususnya PalmCo dan Agrinas, dalam percepatan hilirisasi," kata Iim Mucharam. Pada forum tersebut, Iim memaparkan pentingnya pengembangan industri sawit berkelanjutan sebagai fondasi hilirisasi sekaligus instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penguatan sektor hulu, peningkatan produktivitas petani, keberlanjutan, serta pengembangan industri hilir dinilai harus berjalan dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang diwakili Kepala Divisi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Abdul Muthalib, mengatakan PalmCo tengah menjalankan transformasi besar untuk memperkuat peran perusahaan, mulai dari sektor hulu hingga memasuki industri hilir sebagai bagian dari agenda transformasi Holding Perkebunan Nusantara. Menurutnya, transformasi serupa juga perlu dilakukan secara lebih luas di industri sawit nasional. Terlebih, sekitar 42 persen luas perkebunan kelapa sawit nasional dikelola oleh petani rakyat sehingga peningkatan produktivitas menjadi faktor utama dalam memperkuat daya saing industri. "Dari sisi sawit rakyat, kami berharap petani dapat mengubah pola pikir. Dalam mengelola kelapa sawit, jangan hanya berpikir mengenai harga. Hal yang perlu diperhatikan adalah produktivitas karena peningkatan produktivitas akan menentukan nilai ekonomi yang diterima petani," ucap Abdul. Sebagai bagian dari komitmen mendukung produktivitas sawit rakyat, PalmCo terus memperluas pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), transfer pengetahuan, penyediaan bibit unggul bersertifikat, pendampingan teknis, hingga penguatan kelembagaan petani. Perusahaan juga menjalankan sejumlah program strategis, antara lain penerapan pola single management, avalis produksi, pemetaan geospasial, serta fasilitasi sertifikasi minyak sawit berkelanjutan melalui Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Hingga 2025, program sertifikasi tersebut telah mencakup areal seluas 9.267 hektare dengan melibatkan 4.544 kepala keluarga. Pada aspek penyediaan bahan tanam, sebanyak 6,8 juta bibit unggul bersertifikat telah diserap untuk mendukung pengembangan sekitar 47 ribu hektare kebun yang melibatkan lebih dari 23 ribu petani. PalmCo juga memberikan bimbingan dan pelatihan teknis serta berperan sebagai offtaker bagi areal koperasi unit desa (KUD) dengan luas lebih dari 33 ribu hektare. Selain itu, perusahaan terus memperkuat kapasitas kelembagaan petani agar koperasi mampu menjadi pusat transfer pengetahuan sekaligus offtaker bagi koperasi lainnya. Hingga kini, sebanyak 90 KUD di berbagai wilayah Indonesia telah menerima pendampingan administrasi, teknis, dan budidaya dari perusahaan. Dalam paparannya, Abdul turut menekankan pentingnya percepatan peremajaan tanaman untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat. Ia mencontohkan produktivitas tanaman menghasilkan tahun pertama (TM I) di lingkungan PTPN mampu mencapai sekitar 18 ton per hektare. "Petani tidak perlu takut melakukan replanting. Dengan peremajaan yang tepat, penggunaan bibit unggul bersertifikat, dan penerapan praktik budidaya yang baik, produktivitas dapat meningkat secara signifikan," ujarnya. Workshop AKPSI & Sawit Expo turut dihadiri Direktur Keuangan, Umum, Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPDP Zaid Burhan Ibrahim, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Anggota Dewan Energi Nasional Satya Widya Yudha, serta Direktur Kemitraan dan Plasma PT Agrinas Palma Nusantara Seger Budiarjo. Melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pemerintah daerah, kelembagaan petani, dan pelaku industri, Holding Perkebunan Nusantara optimistis percepatan hilirisasi kelapa sawit akan semakin memperkuat nilai tambah industri nasional, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan jutaan petani yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok sawit Indonesia.
Empat Hari, Polres Binjai Ungkap Tiga Kasus Narkoba; Tiga Tersangka Ditangkap, Sabu dan Ganja Disita
Binjai, katakabar.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Binjai kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu empat hari, sejak 18 hingga 21 Juli 2026, polisi berhasil mengungkap tiga kasus narkoba dan mengamankan tiga orang tersangka di lokasi berbeda.
Prediksi Harga Emas: Dupoin Futures Sebut Gold Berpeluang Rebound ke 4.081
Jakarta, katakabar.com - Harga emas diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (20/7), setelah muncul sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan berakhirnya tekanan jual dalam jangka pendek. Analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai meski tren utama pada time frame yang lebih besar masih cenderung bearish, pergerakan harga di time frame satu jam mulai memperlihatkan indikasi pembalikan arah yang dapat membuka ruang kenaikan dalam beberapa sesi ke depan. Didukung oleh sentimen fundamental yang masih berpihak pada aset safe haven, Dupoin Futures melihat potensi Gold untuk menguji level resistance penting apabila momentum beli terus berlanjut. Menurutnya, salah satu sinyal yang menjadi perhatian utama adalah terbentuknya pola Double Bottom, yang selama ini dikenal sebagai pola pembalikan arah dari tren turun menuju tren naik. Pola tersebut muncul setelah harga gagal menembus area support kedua di kisaran 3.959, yang menunjukkan bahwa tekanan jual mulai kehilangan tenaga. Dalam pandangan Geraldo Kofit, kondisi ini menjadi indikasi awal bahwa buyer mulai kembali memasuki pasar dan berupaya mengubah arah pergerakan harga. Selain itu, Dupoin Futures juga mencermati kemunculan pola candlestick Bullish Engulfing setelah harga memantul dari area support. Pola tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan pembeli berhasil menguasai perdagangan setelah sebelumnya pasar didominasi oleh aksi jual. Menurut Geraldo Kofit, kombinasi antara Double Bottom dan Bullish Engulfing merupakan sinyal teknikal yang cukup kuat untuk mengindikasikan potensi berlanjutnya penguatan harga emas dalam jangka pendek. Setelah membentuk pola pembalikan tersebut, harga kemudian melakukan retest terhadap area support dan berhasil membentuk swing low baru di level 3.982. Dupoin Futures menilai keberhasilan mempertahankan level tersebut menjadi konfirmasi tambahan bahwa tekanan beli masih cukup solid. Selama harga tetap bergerak di atas area tersebut, struktur kenaikan diperkirakan masih akan terjaga sehingga peluang menuju level resistance berikutnya tetap terbuka. Dalam proyeksinya, Dupoin Futures memperkirakan target kenaikan pertama berada di area 4.049. Level ini menjadi resistance penting yang akan menentukan apakah momentum bullish mampu berlanjut. Apabila harga berhasil menembus resistance tersebut disertai volume transaksi yang meningkat, maka peluang penguatan diperkirakan semakin besar dengan target selanjutnya di area 4.081. Kedua level tersebut dipandang sebagai area krusial yang layak menjadi perhatian para pelaku pasar dalam menentukan strategi perdagangan. Dari sisi indikator teknikal, Dupoin Futures juga menyoroti pergerakan Stochastic Oscillator yang masih bergerak naik menuju area overbought. Meski indikator mulai memasuki zona jenuh beli, hingga kini belum terlihat adanya sinyal pelemahan ataupun divergensi yang mengindikasikan pembalikan arah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum bullish masih cukup kuat dan masih mampu menopang kenaikan harga dalam jangka pendek. Oleh sebab itu, Dupoin Futures menilai peluang penguatan masih lebih dominan selama tidak terjadi penembusan kembali di bawah area support utama. Selain analisis teknikal, Dupoin Futures melihat bahwa faktor fundamental juga memberikan dukungan terhadap prospek kenaikan harga emas. Ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi. Dalam situasi ketika investor menghadapi risiko perlambatan ekonomi maupun volatilitas pasar keuangan, emas umumnya menjadi salah satu instrumen investasi yang paling banyak dipilih untuk menjaga nilai aset. Sentimen positif lainnya datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dupoin Futures menilai bahwa eskalasi konflik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas tewasnya dua personel militernya telah memicu peningkatan minat investor terhadap instrumen lindung nilai. Kondisi tersebut memberikan tambahan dorongan bagi harga emas karena investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan beralih ke instrumen yang dinilai lebih aman. Di sisi lain, Dupoin Futures juga mencermati ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter bank sentral. Apabila Federal Reserve maupun bank sentral utama lainnya mulai memberikan sinyal kebijakan yang lebih akomodatif, tekanan terhadap imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat berpotensi meningkat, sementara penguatan dolar AS dapat menjadi lebih terbatas. Lingkungan seperti ini umumnya memberikan keuntungan bagi emas karena biaya peluang untuk memiliki aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih rendah. Tetapi, Dupoin Futures mengingatkan bahwa investor tetap perlu mencermati berbagai rilis data ekonomi Amerika Serikat dalam waktu dekat. Data yang menunjukkan perlambatan ekonomi atau berada di bawah ekspektasi pasar berpotensi memperkuat peluang kenaikan harga emas karena meningkatkan spekulasi mengenai pelonggaran kebijakan moneter. Sebaliknya, apabila data ekonomi justru lebih kuat dari perkiraan, dolar AS berpotensi kembali menguat sehingga ruang kenaikan emas dapat menjadi lebih terbatas. Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang prospek harga emas pada perdagangan hari ini cenderung positif. Kombinasi sinyal teknikal berupa Double Bottom, Bullish Engulfing, pembentukan swing low, serta dukungan sentimen fundamental dari meningkatnya permintaan aset safe haven memberikan peluang bagi Gold untuk melanjutkan penguatan. Selama harga mampu bertahan di atas level 3.982, Dupoin Futures menilai target kenaikan menuju 4.049 hingga 4.081 masih realistis untuk dicapai. Namun, investor dan trader tetap disarankan menjaga disiplin manajemen risiko serta memantau perkembangan data ekonomi dan dinamika geopolitik yang dapat memicu perubahan sentimen pasar secara cepat.
PHR Diganjar Apresiasi Oleh Pemkab Rohil Berkat Sinergi Program Pemberdayaan Masyarakat
Rokan Hilir, katakabar.com - Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia industri menjadi salah satu kunci jawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Semangat kolaborasi multipihak tersebut membuahkan hasil melalui apresiasi yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) atas kontribusinya dalam program pemberdayaan masyarakat. Kabupaten Rokan Hilir punya karakteristik wilayah dan desa yang beragam. Upaya menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan tidak dapat dilakukan sendiri. Lantaran itu, kerja sama yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah strategis untuk memastikan program-program pembangunan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Lewat berbagai program Community Involvement and Development (CID), PHR hadir dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir. Program-program tersebut meliputi Program Pemberdayaan Perikanan Riau, Vokasi Migas, Desa Energi Berdikari, Program Kampung Iklim (PROKLIM), Program AKAR Rimba, serta berbagai program pengembangan UMKM yang tersebar di sejumlah wilayah. Berbagai inisiatif tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan lokal, pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat sehingga mampu tumbuh menjadi lebih mandiri. Pada 2025 total sebanyak 29 desa di 7 kecamatan telah di intervensi PHR dengan penerima manfaat langsung sebesar 456 orang. Capaian outcome dari seluruh program menghasilkan pendapatan Kelompok hampir sebesar Rp. 550.000.000,- per tahun dengan profit hingga Rp. 299.000.000,- Dampak positif dari program-program tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pembangunan daerah, PHR menerima Penghargaan Mitra Pembangunan Daerah yang diserahkan langsung oleh Bupati Rokan Hilir, Bistamam, pada 19 Juli 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rokan Hilir menyampaikan pembangunan daerah akan memberikan hasil yang lebih besar apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama dan saling mendukung. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan komunitas lokal agar program-program pengembangan masyarakat dapat direplikasi di wilayah lainnya. “Kami berharap dapat terus melakukan berbagai kegiatan bersama-sama, hadir bersama masyarakat, dan mampu menciptakan perubahan yang nyata. Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga harapan agar kolaborasi seperti ini terus tumbuh demi kesejahteraan masyarakat Rokan Hilir,” ucap Bistamam. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus menghadirkan inovasi sosial yang berkelanjutan. Manager CID Regional 1 PHR, Iwan Ridwan Faizal, menimpali penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menjadi cerminan keberhasilan kolaborasi multipihak dalam menghadirkan pemberdayaan yang berakar pada kebutuhan nyata masyarakat dan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan. “Apresiasi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi melalui program-program pengembangan masyarakat. Kami meyakini bahwa kolaborasi multipihak dalam pemberdayaan masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” jelas Iwan. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang terus diperkuat, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, PHR, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat terus menghadirkan manfaat nyata dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
PERISAI 2026, BPDP: Wadah Percepat Hilirisasi Hasil Riset dan Perkuat Daya Saing Industri Sawit Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali menyelenggarakan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, peneliti, industri, asosiasi, investor, pekebun, mahasiswa, dan masyarakat guna mempercepat hilirisasi hasil riset serta memperkuat daya saing industri sawit Indonesia berkelanjutan. Angkat tema "Shaping the Palm Oil Industry Ecosystems for a Sustainable Future", PERISAI 2026 menegaskan pentingnya transformasi industri sawit melalui inovasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menegaskan riset harus mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Arah BPDP ke depan adalah mempertemukan kebutuhan industri (market pull), inovasi (technology push), dan kebutuhan masyarakat. Melalui PERISAI, kami ingin mempercepat hilirisasi hasil penelitian agar inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi memberikan dampak nyata bagi kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya. Kata Eddy, Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia harus mampu menjadi pemimpin dalam inovasi dan teknologi. Di tengah tantangan perubahan iklim, digitalisasi, bioekonomi, serta tuntutan keberlanjutan, riset merupakan investasi strategis bangsa yang akan menentukan produktivitas dan daya saing industri sawit di masa depan. PERISAI 2026 diikuti sekitar 1.300 peserta yang berasal dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, pelaku industri, asosiasi, investor, pekebun, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Selama dua hari penyelenggaraan, kegiatan ini menghadirkan seminar nasional, talkshow, business matching, Grant Riset Showcase, Kompetisi Inovasi Riset Mahasiswa, pameran hasil riset dan teknologi, demonstrasi teknologi, serta exhibition yang diikuti berbagai perusahaan, perguruan tinggi, lembaga penelitian, startup, dan mitra industri. Total 24 hasil Grant Riset Sawit BPDP dan 10 inovasi riset mahasiswa dipamerkan kepada publik. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan demonstrasi berbagai teknologi unggulan, seperti Beton Precast Foam Concrete berbasis Biomassa Sawit, Drone Penyerbuk Sawit, serta Astaxanthin dari Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai contoh inovasi yang siap dihilirisasikan. Sejak Program Grant Riset Sawit dimulai pada 2015 lalu, BPDP telah mendukung 466 kontrak penelitian yang melibatkan 109 lembaga litbang, 1.873 peneliti, dan 383 mahasiswa. Program tersebut telah menghasilkan 395 publikasi ilmiah dan 84 paten. Pada 2026, BPDP juga menandatangani 56 kontrak riset baru, termasuk kajian pengembangan kelapa nasional dan kesiapan implementasi B50, dengan ruang lingkup penelitian yang mencakup budidaya, bioenergi, oleokimia, biomaterial, lingkungan, sosial ekonomi, hingga teknologi informasi. Di bidang pengembangan sumber daya manusia, BPDP telah bekerja sama dengan 44 perguruan tinggi, memberikan beasiswa kepada 13.265 mahasiswa, serta melatih lebih dari 30 ribu petani dan pekebun guna mempercepat adopsi inovasi di lapangan. Hingga saat ini, lebih dari 100 hasil riset BPDP telah memasuki tahap komersialisasi, mulai dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan industri hingga melahirkan startup berbasis hasil riset. Ke depan, BPDP akan terus berperan sebagai katalis kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia sebagai Global Hub for Sustainable Palm Oil Research and Innovation. Melalui PERISAI 2026, BPDP berharap semakin banyak inovasi yang dapat diterapkan di lapangan, memperkuat daya saing industri sawit nasional, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pekebun, industri, dan masyarakat.
Tiorita Percepat Penguatan Sektor Energi untuk Tingkatkan PAD Langkat
Langkat, katakabar.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat memperkuat pengelolaan sektor energi sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
PUG Diluncurkan, Perkuat Tata Kelola Sawit Lebih Inklusif dan Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dukung peluncuran Pedoman Pengarusutamaan Gender (PUG) di Sektor Kelapa Sawit sebagai wujud komitmen mendorong pembangunan industri sawit tidak hanya berkelanjutan, tetapi lebih inklusif, berkeadilan, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Peluncuran pedoman tersebut ditandai dengan penyerahan Buku Pedoman Pengarusutamaan Gender di Sektor Kelapa Sawit secara simbolis oleh Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Amurwani Dwi Lestariningsih didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, kepada perwakilan instansi pemerintah dan asosiasi yang terlibat dalam industri kelapa sawit. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Jakarta. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menjelaskan keberlanjutan industri sawit tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi dan praktik pengelolaan lingkungan yang baik, tetapi juga terciptanya kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berpartisipasi, berkontribusi, serta memperoleh manfaat dari pembangunan sektor tersebut. ”Peluncuran pedoman ini merupakan bentuk dukungan BPDP terhadap upaya pemerintah dalam mengarusutamakan gender di sektor kelapa sawit. Kami berharap pedoman ini dapat menjadi referensi bagi para pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dan program yang lebih inklusif, sehingga pembangunan industri kelapa sawit dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ucap Eddy Pedoman Pengarusutamaan Gender di Sektor Kelapa Sawit disusun sebagai panduan praktis bagi pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan perspektif gender ke dalam seluruh rantai nilai industri kelapa sawit. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program, pedoman ini diharapkan mampu memastikan perempuan dan laki-laki memiliki akses, kesempatan, partisipasi, serta manfaat yang setara. Selain mendorong terciptanya kesempatan kerja yang lebih inklusif, pedoman ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan partisipasi perempuan dalam sektor kelapa sawit, serta mendukung penerapan tata kelola industri yang semakin baik dan berkelanjutan. Melalui peluncuran pedoman ini, BPDP bersama pemerintah berharap pengarusutamaan gender dapat menjadi bagian integral dalam pembangunan sektor kelapa sawit nasional. Jadi, industri sawit Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing, tetapi juga menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Laka Beruntun di Lintas Pekanbaru-Duri, CPO Tumpah di Badan Jalan Korban Nihil
Duri, katakabar.com - Kejadian laka lantas beruntun terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau, Kamis (23/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Beruntung kejadian laka lantas tidak menimbulkan korban jiwa tetapi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) tumpah di badan jalan mengganggu arus lalu lintas di tempat kejadian perkara. Mendapat informasi peristiwa laka lantas di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, personel Satlantas Polres Bengkalis gerak cepat terjun ke lokasi kejadian guna mengantisipasi hal-hal tidak dinginkn terjadi. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, kepada wartawan lewat keterangan resmi Kamis siang, mengatakan kejadian laka langas terjadi berawal mobil Mitsubishi Fuso Tangki pelat BM 8202 PU, datang dari arah Pekanbaru menuju ke arah Duri. "Tiba di TKP datang mobil Mitsubishi Fuso pelat B 9570 PIN melintas dari Duri menuju Pekanbaru, saat melintasi jalan tanjakan terjadi kecelakan di mana sisi kanan mobil Fuso Tangki pelat BM 8202 PU yang dikemudikan menabrak sisi belakang mobil Mitsubishi Fuso pelat B 9570 PIN," ujarnya. Akibat ditabrak dari arah belakang, kata AKP Shandra, mobil tangki tersebut gagal menanjak sehingga kehilangan kendali, dan menghantam sisi kanan badan tangki mobil Mitsubishi Fuso Tangki pelat BK 8134 GQ. Lalu, menabrak bagian depan mobil Mitsubishi Fuso Tangki pelat BM 8235 VU sehingga menyebabkan tangki mobil Mitsubishi Fuso Tangki pelat BM 8202 PU mengalami kebocoran, dan muatan minyak sawit mentah atau CPO tumpah di badan jalan. "Akibat dari kejadian tersebut tidak ada koran jiwa dan kendaraan yg terlibat mengalami kerusakan," jelasnya. Berikut kenderaan terlibat kecelakaan, yakni mobil Mitsubishi Fuso B 9570 PIN, mobil Mitsubishi Fuso tangki BM 8202 P, mobil Mitsubishi Fuso tangki BM 8235 VU, dan Mobil Mitsubishi Fuso tangki BK 8134 GQ.
Bupati Rohul Terima Kajati Riau: Perkuat Sinergi Wujudkan Rohul Bersih Hukum
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Malam di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu terasa hangat, dan penuh keakraban, Rabu (22/7). Bukan sekadar jamuan makan biasa, pertemuan ini menjadi jembatan kokoh yang menyatukan langkah Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan institusi Kejaksaan Tinggi Riau demi kemajuan daerah. Kehadiran rombongan Kejati Riau yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H., disambut antusias oleh Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM, beserta jajaran pimpinan daerah. "Selamat datang di Negeri Seribu Suluk. Kedatangan Bapak Kajati dan seluruh jajaran merupakan kehormatan besar bagi kami," ujar Anton membuka sambutannya. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum adalah kunci utama. "Kami siap berkolaborasi erat dengan institusi Adhyaksa. Agar setiap langkah pembangunan berjalan di jalur hukum, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tambahnya. Pertemuan ini juga dihadiri Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, Wakil Ketua DPRD Muhammad Aidi, SH, Sekretaris Daerah, Drs. H. Yusmar, M.Si., Kapolres Rokan Hulu, serta kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Rohul. Turut mendampingi rombongan Kajati, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Riau, Ny. Oktaria Wirajana, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.H., beserta para Asisten dan jajaran Kejati Riau. Menanggapi hal itu, Kajati Riau, I Dewa Gede Wirajana, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan keterbukaan Pemkab Rokan Hulu. "Silaturahmi seperti ini sangat berharga. Komunikasi yang baik menjadi fondasi agar pembangunan berjalan tertib, sesuai aturan, dan bebas dari hal-hal yang merugikan negara maupun rakyat," tegasnya. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus hadir mendampingi, mengawasi, dan menegakkan hukum secara profesional. Tujuannya satu: mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan menjauhkan segala bentuk penyimpangan. Di penghujung acara, Bupati Rokan Hulu, Anton menyerahkan cenderamata khas daerah kepada Kajati Riau sebagai simbol persahabatan dan tekad bersama. Malam itu mengukuhkan satu hal: Rokan Hulu tidak berjalan sendirian. Di bawah payung hukum yang tegak dan sinergi yang kuat, Negeri Seribu Suluk melangkah pasti menuju masa depan yang lebih cerah.