Teknologi

Sorotan terbaru dari Kategori Teknologi

Dummy P01
Ingin Tingkatkan Closing Rate dengan Telemarketing Software, Ini Tujuh Tipsnya Teknologi
Teknologi
Kemarin

Ingin Tingkatkan Closing Rate dengan Telemarketing Software, Ini Tujuh Tipsnya

Jakarta, katakabar.com - Keberhasilan closing telemarketing tidakhanya bergantung pada seberapa banyak panggilan yang dilakukan agen. Kualitas percakapan, kemampuan memahami kebutuhan prospek, konsistensi follow-up, hingga performa agen juga menjadi beberapa aspek yang perlu dipantau untuk memahami apa yang mendorong terjadinya penjualan. Di sinilah telemarketing software dapat membantu tim telemarketing bekerja lebih terukur. Dengan fitur seperti analisis percakapan, transkripsi otomatis, dan integrasi CRM, perusahaan dapat mengubah data panggilan menjadi insight untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan mengoptimalkan proses sales.  Berikut 7 strategi praktis yang dapat Anda terapkan untuk memaksimalkan performa telemarketing perusahaan Anda. 1. Pahami Profil Prospek Sebelum Memulai Panggilan Salah satu kesalahan terbesar dalam aktivitas telemarketing adalah melakukan pemanggilan (cold calling) tanpa persiapan data yang matang. Sebelum menghubungi calon pelanggan, agen harus memahami profil dasar, kebutuhan, dan kendala (pain points) yang mungkin dihadapi oleh prospek. Gunakan data histori interaksi yang tersimpan dalam sistem CRM untuk mempersonalisasi percakapan. Ketika agen menyampaikan penawaran yang relevan dengan kebutuhan spesifik prospek, tingkat kepercayaan (trust) akan meningkat pesat, yang pada akhirnya memperbesar peluang terjadinya closing. 2. Optimalkan Talk-to-Listen Ratio Meningkatkan Closing Rate  Banyak agen telemarketing yang terlalu berfokus untuk menjelaskan keunggulan produk tanpa memberikan ruang bagi prospek untuk berbicara. Padahal, penjualan yang sukses berawal dari pemahaman mendalam atas kebutuhan pelanggan. Agen harus mengajukan pertanyaan terbuka (open-ended questions) yang memancing prospek untuk mengutarakan kendala mereka. Dengan mendengarkan secara aktif, agen dapat menyusun solusi yang tepat dan tidak terkesan memaksakan penjualan (hard selling). 3. Analisis Percakapan Telemarketing dengan Telemarketing Software Intonasi suara, kecepatan berbicara, serta pilihan kata memiliki dampak psikologis yang sangat besar dalam komunikasi jarak jauh. Berbicara terlalu cepat dapat membuat prospek merasa terburu-buru, sementara nada suara yang monoton dapat mengurangi ketertarikan. Teknologi modern kini memungkinkan evaluasi gaya bicara secara presisi. Dengan memanfaatkan telemarketing software yang sudah menggunakan AI seperti MiiTel Phone, supervisor dan agen dapat menganalisis talk-to-listen ratio, kecepatan bicara (words per minute), hingga overlapping percakapan melalui visualisasi data intuitif. Fitur analisis suara ini membantu agen menyadari dan memperbaiki kebiasaan bicara mereka agar lebih persuasif dan penuh empati. 4. Tingkatkan Kemampuan Telemarketing dengan Objection Handling  Penolakan atau keberatan dari prospek adalah hal yang wajar dalam telemarketing. Agen yang handal harus dibekali dengan skrip dan kerangka kerja penanganan keberatan yang terstruktur. Melalui pendokumentasian percakapan yang rapi, tim manajemen dapat mengidentifikasi pola penolakan yang sering muncul dan menyusun respon terbaik. Pemanfaatan fitur transkrip otomatis dari MiiTel Phone memudahkan supervisor mendeteksi kata kunci khusus (keyword search) dalam ribuan rekaman panggilan. Hal ini memungkinkan pencarian best practices dari agen berkinerja tinggi untuk dijadikan bahan pelatihan bagi agen lainnya. 5. Integrasikan Telemarketing Software dengan CRM  Pekerjaan administratif, seperti mencatat hasil panggilan secara manual, sering kali menyita waktu produktif agen telemarketing. Akibatnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk menghubungi lebih banyak prospek justru terbuang untuk tugas repetitif. Otomasi menjadi jawaban atas ketidakefisienan ini. Dengan mengintegrasikan sistem telepon dan CRM, seluruh rekaman, transkrip teks, dan ringkasan panggilan dapat tersimpan secara otomatis. Hal ini menjaga konsistensi data, memastikan follow-up tepat waktu, dan memberikan gambaran utuh mengenai perjalanan setiap prospek dalam sales funnel. 6. Berikan Pendampingan dan Evaluasi Berbasis Data Pendampingan (coaching) yang efektif membutuhkan bukti objektif, bukan sekadar asumsi. Supervisor sering kali mengalami kesulitan dalam memberikan masukan karena tidak memiliki waktu untuk mendengarkan seluruh rekaman panggilan satu per satu. Dengan dukungan sistem berbasis AI, evaluasi kinerja dapat dilakukan dalam hitungan menit. Supervisor dapat melihat dashboard performa agen, membaca transkrip teks percakapan penting, dan memberikan masukan yang spesifik pada bagian panggilan yang membutuhkan perbaikan. Pendekatan evaluasi berbasis data ini mempercepat proses onboarding agen baru dan meningkatkan kualitas komunikasi seluruh tim. 7. Lakukan Follow-Up Konsisten untuk Meningkatkan Closing Rate  Tidak semua prospek siap mengambil keputusan pada kontak pertama. Itu sebabnya, follow-up yang konsisten menjadi bagian penting dalam proses penjualan.  Prospek potensial dapat terlewat ketika follow-up tidak dilakukan secara konsisten atau tepat waktu. Tetapkan jadwal follow-up yang jelas dan manfaatkan pengingat otomatis dalam sistem operasional Anda. Ketika interaksi lanjutan dilakukan dengan pemahaman mendalam atas hasil diskusi sebelumnya, prospek akan merasa dihargai, sehingga memperbesar probabilitas keputusan pembelian. Metrik Apa yang Perlu Dianalisis dalam Telemarketing? Untuk mengevaluasi performa telemarketing secara menyeluruh, perusahaan tidak cukup hanya melihat jumlah panggilan atau closing rate. Analisis dapat mencakup metrik komunikasi seperti Talk-to-Listen Ratio, speaking speed, dan overlap, kemudian dikaitkan dengan metrik hasil seperti conversion rate dan closing rate. Dengan begitu, supervisor dapat melihat bukan hanya berapa banyak panggilan yang menghasilkan penjualan, tetapi juga bagaimana percakapan tersebut berlangsung. Meningkatkan closing rate tim telemarketing membutuhkan kombinasi antara keterampilan komunikasi agen, proses kerja yang efisien, dan ketersediaan data yang akurat. Dengan menerapkan strategi seperti riset prospek, menjaga rasio mendengarkan, evaluasi gaya bicara, serta penanganan keberatan secara terstruktur, kinerja penjualan dapat ditingkatkan secara signifikan. Implementasi teknologi seperti telemarketing software berbasis AI memegang peranan krusial sebagai enabler. Kehadiran inovasi seperti MiiTel Phone yang dapat membantu bisnis memangkas tugas administratif melalui fitur transkrip otomatis, analisis suara, dan integrasi CRM. MiiTel Phone juga membantu bisnis mengoptimalkan proses coaching, serta memberikan wawasan mendalam untuk mendorong efisiensi operasional secara berkelanjutan. Siap Meningkatkan Efisiensi dan Closing Rate Tim Telemarketing Anda? Pelajari bagaimana MiiTel Phone dapat membantu perusahaan Anda menganalisis setiap percakapan telemarketing secara otomatis dan meningkatkan produktivitas tim secara nyata. Konsultasikan kebutuhan dan tantangan tim telemarketing Anda dengan tim MiiTel di sini.

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda Benteng Pertahanan Siber Terkuat Teknologi
Teknologi
Kemarin

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda Benteng Pertahanan Siber Terkuat

Jakarta, katakabar.com - Human firewall jadi lini pertahanan pertama dari serangan siber. Simak cara membangunnya, mengapa penting, dan strategi efektif menerapkannya di tim Bayangkan perusahaan Anda baru saja menghabiskan miliaran rupiah untuk firewall tercanggih, sistem deteksi berbasis AI, dan enkripsi berlapis. Lalu satu email palsu yang tampak meyakinkan berhasil membuat seorang staf keuangan mengklik tautan dan memasukkan kredensialnya. Semua investasi teknologi itu pun jadi sia-sia dalam hitungan detik. Ini bukan skenario langka. Riset Data Breach Investigations Report 2025 dari Verizon menemukan bahwa unsur manusia terlibat dalam sekitar 60% insiden kebocoran data, dengan definisi yang dirancang untuk mencerminkan hal-hal yang benar-benar bisa diperbaiki lewat pelatihan dan kesadaran keamanan. Artinya, celah keamanan terbesar organisasi bukan ada di server, melainkan di kotak masuk email karyawan. Di sinilah konsep human firewall menjadi relevan: bukan sekadar istilah keren, tapi strategi nyata untuk mengubah orang-orang di organisasi Anda dari titik lemah menjadi lini pertahanan pertama. Apa Itu Human Firewall? Human firewall adalah istilah untuk menggambarkan karyawan, manajemen, hingga mitra kerja dalam suatu organisasi yang memiliki kesadaran, dan keterampilan keamanan siber yang cukup tinggi untuk mendeteksi, menolak, dan melaporkan upaya serangan sebelum menyentuh sistem teknologi. Berbeda dengan firewall teknis yang bekerja otomatis menyaring lalu lintas data, human firewall bekerja lewat kewaspadaan dan insting verifikasi setiap individu. Sehebat apa pun sistem keamanan yang dipasang, semuanya bisa runtuh jika satu orang secara sukarela menyerahkan kredensial login karena termakan manipulasi psikologis alias social engineering. Mengapa Manusia Jadi Target Favorit Peretas? Peretas modern jarang repot membobol kode enkripsi yang rumit. Jauh lebih efisien bagi mereka untuk memanipulasi psikologi manusia. Laporan resmi Verizon 2025 DBIR mencatat bahwa 22% insiden kebocoran data diawali penyalahgunaan kredensial curian dan 16% diawali serangan phishing — dua vektor akses yang berakar dari kelalaian manusia, bukan celah teknis semata. Beberapa pola serangan berbasis manipulasi psikologis yang paling sering muncul: 1. Urgensi palsu. Korban dibuat panik, misalnya lewat ancaman pemblokiran akun kerja, sehingga bertindak cepat tanpa berpikir logis. 2. Kamuflase identitas. Pelaku menyamar sebagai atasan, rekan kerja, atau vendor resmi lewat email dan pesan yang tampilannya nyaris identik dengan aslinya. Pola ini juga sering muncul lewat SMS palsu (smishing) yang meniru notifikasi resmi — selengkapnya bisa dibaca di Waspada Phishing dan Smishing. 3. Eksploitasi momen lengah. Serangan phishing sengaja dilancarkan saat hari libur panjang, ketika kewaspadaan staf operasional biasanya menurun. 4. Kode QR berbahaya (quishing). Modus terbaru menyisipkan tautan phishing di balik kode QR pada poster, invoice, atau email, sehingga korban langsung memindai tanpa sempat memeriksa alamat situs tujuan — bahaya ini dibahas lebih lengkap di Waspadai Quishing. Dampaknya bisa sangat besar. Salah satu contoh nyata adalah kasus Toyota Boshoku, pemasok komponen otomotif Grup Toyota, yang pada 2019 kehilangan lebih dari 37 juta dolar AS setelah stafnya mengikuti instruksi pembayaran palsu lewat skema Business Email Compromise (BEC) — bukti bahwa komunikasi kerja sehari-hari saja bisa menembus pertahanan teknis paling canggih sekalipun kalau karyawan tidak terlatih melakukan verifikasi. Strategi Efektif Membangun Human Firewall Membangun budaya keamanan siber tidak bisa selesai lewat satu seminar tahunan yang membosankan. Dibutuhkan pendekatan berkelanjutan, interaktif, dan bisa diukur hasilnya. 1. Edukasi Berbasis Simulasi Nyata Pelatihan berbentuk slide presentasi panjang sering kali tidak membekas. Pendekatan yang jauh lebih efektif adalah simulasi serangan mandiri secara berkala, seperti simulasi phishing terkendali. Efeknya terbukti signifikan: laporan tahunan KnowBe4 tahun 2024 yang menganalisis lebih dari 11,9 juta pengguna di 57.000 organisasi mencatat rata-rata 34,3% karyawan gagal dalam simulasi phishing pertama sebelum mendapat pelatihan, namun angka itu turun menjadi hanya 4,6% setelah setahun menjalani program kesadaran keamanan secara konsisten. Dengan mengalami langsung skenario "terjebak" dalam lingkungan yang aman, karyawan jadi jauh lebih waspada saat menghadapi situasi serupa di dunia nyata. 2. Tanamkan Prinsip Zero Trust pada Setiap Individu Konsep Zero Trust — "jangan pernah percaya, selalu verifikasi" — tidak hanya berlaku untuk mesin, tapi juga manusia. Setiap karyawan perlu dilatih memiliki insting verifikasi: Jika menerima permintaan data sensitif atau transfer dana mendesak dari atasan lewat pesan teks, lakukan verifikasi silang lewat saluran komunikasi lain. Jika menerima pembaruan dokumen kerja yang mencurigakan, pastikan kebenarannya dulu sebelum membuka file tersebut. Insting sederhana ini sering kali cukup untuk menggagalkan skema Business Email Compromise (BEC) yang secara global tercatat merugikan korban hingga miliaran dolar AS setiap tahun. 3. Buat Jalur Pelaporan Insiden yang Mudah Karyawan sering enggan melaporkan kesalahan karena takut disalahkan. Organisasi perlu membangun budaya di mana melaporkan potensi ancaman atau kesalahan sendiri dianggap sebagai tindakan yang tepat, bukan aib. Jalur pelaporan idealnya sesederhana satu tombol "Report Phishing" di email kerja, sehingga tidak ada friksi yang membuat karyawan malas melapor. 4. Jadikan Keamanan Siber Bagian dari Budaya Kerja Gunakan pendekatan gamification — pembelajaran berbasis kompetisi atau poin — untuk menjaga keterlibatan karyawan tetap tinggi. Berikan apresiasi bagi divisi atau individu dengan rekor keamanan terbaik atau paling cepat mendeteksi simulasi serangan. Pendekatan ini mengubah keamanan siber dari kewajiban yang membebani menjadi bagian dari identitas tim. Cybersecurity bukan lagi tugas eksklusif tim IT atau divisi keamanan informasi. Sehebat apa pun teknologi pengamanan yang dipasang, benteng itu akan tetap runtuh jika pintunya dibukakan dari dalam oleh satu klik yang salah. Dengan memperkuat human firewall, organisasi tidak hanya melindungi aset digital dari serangan bermotif finansial, tapi juga membangun reputasi dan kepercayaan di mata nasabah maupun regulator. Mulailah dari langkah kecil: audit tingkat kewaspadaan tim Anda lewat simulasi phishing pertama, lalu bangun jalur pelaporan yang mudah diakses semua orang. Kesadaran ini juga berlaku untuk aktivitas keuangan sehari-hari. BPR KS mendorong setiap nasabah untuk tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan bank, termasuk phishing, smishing, hingga quishing. Kenali ciri-cirinya lebih lanjut di halaman edukasi keamanan digital BPR KS.

Barantum Pertegas Reputasi Penyedia CRM Indonesia Teknologi
Teknologi
Sabtu, 05 September 2026 | 19:21 WIB

Barantum Pertegas Reputasi Penyedia CRM Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Kebutuhan bisnis terhadap CRM terus berkembang. Perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan tempat untuk menyimpan data pelanggan, tetapi juga sistem untuk mendukung penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan. Di tengah kebutuhan tersebut, pilihan penyedia CRM di Indonesia semakin beragam. Vendor global hadir dengan ekosistem teknologi yang luas, sementara provider lokal menawarkan solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Mengapa Kebutuhan CRM di Indonesia Semakin Besar? Menurut Mordor Intelligence, pasar CRM Indonesia diperkirakan mencapai USD 205,47 juta pada 2026 dan meningkat menjadi USD 346,58 juta pada 2031, dengan CAGR 11,02% selama periode 2026–2031. Perubahan teknologi juga membuat kebutuhan terhadap CRM semakin luas. Bisnis mulai membutuhkan sistem berbasis cloud, integrasi berbagai channel komunikasi, serta otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi kerja. Mordor Intelligence mencatat bahwa CRM berbasis cloud menguasai 61,30% pangsa pasar Indonesia pada 2025. Segmen usaha kecil dan menengah juga menyumbang 57,40% dari ukuran pasar pada tahun yang sama. Artinya, kebutuhan CRM tidak hanya datang dari perusahaan besar. Bisnis dengan berbagai skala membutuhkan sistem yang dapat mengikuti perkembangan pelanggan dan cara kerja yang semakin digital. Barantum Perkuat Reputasi di Industri CRM Indonesia Barantum merupakan salah satu penyedia CRM lokal yang berkembang di pasar Indonesia. Perusahaan ini tercantum dalam laporan Indonesia CRM Software Market dari Mordor Intelligence, termasuk dalam daftar Indonesia CRM Software Industry Leaders. Barantum juga masuk dalam bagian competitive landscape bersama sejumlah pemain global, seperti Salesforce, Pipedrive, Oracle, Zoho, Microsoft Dynamics 365, HubSpot. Mordor Intelligence mencatat bahwa pemain lokal seperti Barantum memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Sementara itu, pemain global memiliki keunggulan dari sisi skala, ekosistem, dan jangkauan teknologi. Selain pencantuman dalam laporan industri, Barantum juga memiliki rating 4,9/5 dari lebih dari 1.200 ulasan di Google. Rating tersebut menjadi salah satu gambaran pengalaman pengguna terhadap platform yang digunakan untuk mendukung aktivitas bisnis. Kombinasi antara perkembangan bisnis, pencantuman dalam laporan industri, dan pengalaman pengguna menjadi bagian dari reputasi Barantum sebagai penyedia CRM di Indonesia. Barantum Hadirkan Solusi CRM Bisnis Indonesia Dengan Barantum CRM, bisnis dapat mengelola data pelanggan, pipeline penjualan, aktivitas tim, dan follow-up. Sementara itu, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center mendukung pengelolaan komunikasi, otomatisasi, dan layanan pelanggan melalui berbagai channel. Barantum juga merupakan mitra resmi WhatsApp (BSP). Integrasi CRM dengan WhatsApp dalam satu sistem membuat bisnis dapat mengelola data pelanggan dan komunikasi WhatsApp tanpa harus berpindah platform. Pendekatan ini menjawab kebutuhan bisnis Indonesia yang masih banyak mengandalkan WhatsApp dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Seluruh fungsi tersebut tersedia dalam satu platform, sehingga aktivitas penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan dapat dikelola dalam alur kerja yang lebih terstruktur. Dengan menggabungkan CRM, WhatsApp, komunikasi omnichannel, otomatisasi, dan customer service dalam satu platform, Barantum memperkuat perannya sebagai penyedia CRM yang menjawab kebutuhan bisnis Indonesia.

Internet Wifi Lambat Bisa Hambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik Teknologi
Teknologi
Kamis, 03 September 2026 | 10:07 WIB

Internet Wifi Lambat Bisa Hambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik

Jakarta, katakabar.com - Pertumbuhan bisnis tidak selalu dimulai dari gedung perkantoran besar. Banyak usaha berkembang dari kantor kecil, studio kreatif, rumah yang dialihfungsikan menjadi workspace, hingga tim online seller yang awalnya hanya terdiri dari beberapa orang. Kantor berisi lima orang mungkin memiliki lebih dari sepuluh perangkat yang tersambung ke internet. Laptop digunakan untuk mengakses aplikasi berbasis cloud, smartphone menerima pesanan pelanggan, tim marketing mengunggah konten, finance membuka sistem pembayaran, sementara meeting dengan klien berlangsung melalui video conference. Untuk bisnis online, bebannya bahkan bisa lebih besar. Seller dapat menjalankan live selling sambil memproses pesanan marketplace. Agency kreatif harus mengirim video dan file desain berukuran besar. Bisnis F&B menggunakan POS dan aplikasi delivery, sedangkan pemilik usaha tetap ingin mengakses CCTV dari luar kantor. Digitalisasi kini sudah berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis. Bank Indonesia mencatat dari 1.655 UMKM binaannya yang telah bertransaksi melalui kanal digital pada kuartal pertama 2025, rata-rata omzet tumbuh 29,9% secara tahunan. Secara keseluruhan, 2.537 UMKM binaan BI pada periode tersebut mencatat kenaikan omzet rata-rata 13,3%. Semakin besar ketergantungan bisnis pada aktivitas digital, semakin sulit pula menganggap internet sekadar fasilitas tambahan. Masalah biasanya muncul ketika sebuah bisnis berkembang tetapi paket internetnya tidak ikut berkembang. Saat beberapa orang melakukan meeting online bersamaan, tim lain mengunggah file ke cloud dan CCTV terus mengirim data, koneksi dengan bandwidth terbatas akan lebih cepat terbebani. Dampaknya sederhana tetapi mengganggu produktivitas yang mengakibatkan file lebih lama terkirim, video conference tersendat, aplikasi cloud lambat diakses, atau live streaming kehilangan kualitas. Itu sebabnya, mencari wifi kantor terbaik sebaiknya mempertimbangkan kapasitas bandwidth, kestabilan jaringan, serta kecepatan upload, bukan hanya melihat biaya berlangganan. Upload menjadi sangat relevan bagi bisnis karena aktivitas kantor tidak hanya menerima data. Mengirim proposal berukuran besar, backup Google Drive, mengunggah materi video, live selling, video conference, dan CCTV semuanya menggunakan jalur upload. Bagi usaha yang masih beroperasi dari rumah atau area residensial, Biznet Home dapat menjadi pilihan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Secara resmi, Biznet Home merupakan layanan berbasis fiber optic untuk pengguna perumahan dan apartemen serta menawarkan kecepatan upload dan download yang simetris.  Untuk wilayah Jawa, Bali, Bangka, serta beberapa wilayah Sumatra, Biznet Home menawarkan pilihan kecepatan mulai dari 100 Mbps hingga 500 Mbps, dengan paket 300 Mbps mulai dari Rp375.000 per bulan pada wilayah yang berlaku. Harga dan kecepatan dapat berbeda berdasarkan lokasi pemasangan. Bandwidth yang lebih besar memberikan ruang bagi beberapa aktivitas untuk berjalan bersamaan. Tim bisa melakukan meeting, mengunggah file, mengakses cloud, menjalankan marketplace, dan memantau CCTV tanpa harus bergantian menggunakan koneksi. Bagi bisnis kecil, investasi pertama tidak selalu harus berupa kantor yang lebih besar. Terkadang yang lebih mendesak justru memastikan infrastruktur yang digunakan setiap hari mampu mengikuti pertumbuhan tim dan pekerjaan.

Accurate POS: Aplikasi Kasir Online Untuk Bisnis Masa Kini Teknologi
Teknologi
Rabu, 02 September 2026 | 11:25 WIB

Accurate POS: Aplikasi Kasir Online Untuk Bisnis Masa Kini

Jakarta, katakabar.com - Dalam menjalankan bisnis, kasir bukan sekadar tempat pelanggan melakukan pembayaran. Setiap transaksi juga menjadi sumber data penting untuk memantau penjualan, persediaan, dan kondisi bisnis secara keseluruhan. Ketika pencatatan masih dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang terpisah, pekerjaan operasional menjadi kurang efisien.  Data penjualan perlu direkap kembali, stok harus diperiksa secara berkala, dan pemilik usaha membutuhkan lebih banyak waktu untuk memantau perkembangan bisnis. Kebutuhan tersebut membuat aplikasi kasir online semakin relevan bagi bisnis. Dengan sistem yang tepat, transaksi tidak hanya tercatat lebih praktis, tetapi juga dapat terhubung dengan berbagai kebutuhan operasional dalam satu ekosistem. Mengenal Aplikasi Kasir Accurate POS Accurate POS adalah aplikasi kasir digital yang membantu pelaku usaha mencatat dan mengelola aktivitas penjualan secara lebih praktis. Solusi ini cocok digunakan oleh berbagai jenis bisnis, mulai dari toko ritel, minimarket, kafe, restoran, usaha jasa, hingga bisnis dengan banyak outlet.  Setiap transaksi dapat tercatat dalam sistem dan menjadi bagian dari data operasional bisnis. Accurate POS juga dapat terintegrasi langsung dengan aplikasi akuntansi Accurate Online sehingga aktivitas penjualan di kasir dapat terhubung dengan proses pembukuan bisnis.  Dengan dukungan antarmuka yang sederhana dan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, kasir dapat bekerja lebih praktis, sementara pemilik usaha memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi operasionalnya. Fitur Utama Accurate POS Demi Kelancaran Operasional Accurate POS dibekali fitur lengkap untuk membuat aktivitas operasional toko menjadi lebih tertata: 1. Manajemen Penjualan Kelola seluruh proses transaksi dalam satu layar, mulai dari pencatatan penjualan, pemberian diskon, hingga penyimpanan pesanan yang masih pending.  Riwayat penjualan harian juga dapat ditinjau dengan lebih mudah sehingga pemilik bisnis dapat memantau aktivitas transaksi tanpa harus melakukan pencatatan secara manual. 2. Pembayaran Fleksibel Aplikasi kasir Accurate POS mendukung berbagai metode pembayaran, baik tunai maupun nontunai, seperti QRIS, kartu debit atau kredit, hingga transfer bank.  Fleksibilitas ini membuat pelanggan dapat memilih metode pembayaran yang paling sesuai sekaligus membantu kasir memproses transaksi dengan lebih praktis. 3. Pengelolaan Stok Otomatis Pantau persediaan barang secara lebih akurat dengan pembaruan stok otomatis setiap kali terjadi transaksi.  Pemilik bisnis dapat mengetahui ketersediaan barang dengan lebih mudah, mengurangi risiko selisih stok, serta mengantisipasi barang yang mulai menipis sebelum mengganggu operasional. 4. Laporan Penjualan Otomatis Cek berbagai informasi penjualan secara terstruktur tanpa perlu melakukan rekap secara manual.  Anda dapat melihat total omzet, tren penjualan berdasarkan waktu, hingga produk paling laris (best-seller) untuk membantu mengevaluasi performa bisnis dan menentukan strategi penjualan berikutnya. 5. Pengelolaan Multi-Cabang Fitur ini memudahkan pemilik bisnis memantau penjualan, persediaan, dan kinerja setiap cabang dari satu sistem terpusat tanpa harus datang ke lokasi.  Data dari setiap outlet dapat dipantau secara real-time, sehingga pemilik usaha memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi seluruh cabang. Kemudahan ini dibuktikan oleh Amor Cakes & Bakery, brand toko roti asal Sukabumi dengan 32 cabang yang tersebar dari Sukabumi hingga Jakarta, Amor Cakes & Bakery dapat mengontrol stok bahan baku dan memantau performa penjualan seluruh outlet secara langsung tanpa harus datang ke outlet. 6. Manajemen Karyawan Kelola hak akses setiap staf berdasarkan tanggung jawab dan otoritasnya.  Fitur ini juga memungkinkan pemilik bisnis menelusuri riwayat transaksi berdasarkan kasir, sehingga aktivitas karyawan lebih mudah dipantau dan keamanan data operasional dapat tetap terjaga. Fitur Unggulan untuk Bisnis Restoran dan F&B Operasional restoran memiliki kebutuhan yang berbeda dari bisnis retail pada umumnya.  Berikut adalah berbagai fitur yang dapat memudahkan pemilik usaha restoran: 1. Manajemen Meja (Table Management) Untuk bisnis F&B, fitur ini dapat membantu Anda mengatur denah dan status meja dalam satu sistem.  Pesanan dapat dicatat berdasarkan nomor meja, sementara status meja dapat diperbarui secara real-time sehingga kasir lebih mudah mengetahui kondisi meja. 2. Kitchen Display System Dengan kitchen display system, pesanan yang dibuat oleh kasir dapat langsung diteruskan ke layar dapur secara otomatis.  Tim dapur dapat melihat antrean pesanan, detail menu, dan status pengerjaan dengan lebih jelas sehingga alur kerja menjadi lebih terorganisir dan minim risiko kesalahan. 3. Food Delivery Service Fitur food delivery service dapat mengintegrasikan pesanan dari berbagai platform layanan pesan-antar online ke dalam satu layar kasir.  Dengan fitur ini, pesanan dari platform online juga dapat tercatat dalam satu pembukuan dengan penjualan offline di resto. Dengan seluruh pesanan terpusat, staf tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk memeriksa pesanan sehingga proses pesanan jadi lebih praktis serta mengurangi risiko pesanan terlewat. Keunggulan Ekosistem Accurate POS Lebih dari sekadar software kasir, Accurate POS terhubung dengan ekosistem bisnis yang membantu proses transaksi, pembukuan, hingga pengelolaan pelanggan berjalan lebih efisien. 1. Otomatisasi Antartransaksi yang Saling Terhubung Data dari aktivitas penjualan, pembayaran, dan persediaan dapat mengalir dalam satu sistem. Dengan demikian, informasi bisnis tidak berhenti di meja kasir, tetapi dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional berikutnya. 2. Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi Bagi Anda yang membutuhkan laporan keuangan yang lebih kompleks dan mendalam, Accurate POS juga dapat terintegrasi dengan aplikasi akuntansi Accurate Online. Dengan integrasi ini, data transaksi dari kasir dapat tersinkronisasi ke Accurate Online sehingga Anda dapat melanjutkan pengelolaan pembukuan dan mendapatkan laporan keuangan yang lebih lengkap tanpa perlu melakukan input data secara berulang. 3. Terhubung dengan Bliss Loyalty Program Bisnis juga dapat menghubungkan aktivitas penjualan dengan Bliss Loyalty Program untuk mendukung pengelolaan loyalitas pelanggan, sehingga data transaksi dapat menjadi bagian dari strategi membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. 4. Berbasis Cloud dengan Keamanan Berlapis Sistem berbasis cloud memberikan kemudahan akses terhadap data bisnis dari berbagai perangkat/lokasi. Pengaturan hak akses juga membantu membatasi penggunaan sistem sesuai kewenangan masing-masing pengguna. 5. Tetap Bisa Digunakan Saat Offline Accurate POS tetap dapat digunakan untuk memproses transaksi meskipun perangkat sedang tidak terhubung ke internet. Ketika koneksi kembali tersedia, data transaksi akan tersinkronisasi kembali ke sistem, sehingga operasional kasir tetap dapat berjalan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada koneksi internet. Saatnya Beralih ke Sistem Kasir Digital Accurate POS Mengelola toko bukan sekadar melayani pembayaran, melainkan memastikan seluruh aktivitas bisnis tercatat rapi dan mudah dievaluasi.  Dengan dukungan Accurate POS yang terintegrasi ke Accurate Online dan Bliss Loyalty Program, Anda dapat menjalankan operasional bisnis secara lebih modern, profesional, dan efisien. Tingkatkan kualitas pelayanan bisnis Anda sekarang juga. Jadwalkan konsultasi dengan tim Accurate untuk mendapatkan solusi aplikasi kasir yang sesuai dengan bisnismu!

Barantum Hadirkan AI Agent Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja Teknologi
Teknologi
Selasa, 01 September 2026 | 15:05 WIB

Barantum Hadirkan AI Agent Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja

Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center satu platform terintegrasi. Hal ini untuk kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. AI Agent mulai digunakan bisnis untuk membantu melayani pelanggan secara otomatis. Teknologi ini dapat menjawab pertanyaan, memberikan informasi, hingga menangani percakapan tertentu tanpa selalu membutuhkan bantuan tim. Tetapi, penggunaan AI Agent masih sering berfokus pada satu channel, terutama WhatsApp. Padahal, pelanggan dapat menghubungi bisnis melalui berbagai platform. Karena itu, otomatisasi customer service juga perlu berkembang agar tidak berhenti pada satu channel. AI Agent Terbatas di Satu Channel Membatasi Otomatisasi Ketika AI Agent hanya tersedia di satu channel, otomatisasi juga ikut terbatas. Pertanyaan yang masuk melalui platform lain tetap harus ditangani secara manual oleh tim customer service. Akibatnya, tim perlu memantau beberapa platform sekaligus. Mereka juga harus memastikan setiap pertanyaan mendapat respons dan tidak ada percakapan yang terlewat. Riwayat interaksi dapat tersebar di berbagai platform. Ketika pelanggan berpindah channel, tim bisa kesulitan memahami konteks percakapan tanpa sistem yang mendukung komunikasi secara terintegrasi. Masalah ini semakin terasa ketika jumlah pelanggan dan channel terus bertambah. Tim akhirnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk menangani pertanyaan berulang, sementara kebutuhan pelanggan tetap harus dilayani dengan cepat. AI Agent Omnichannel Otomatisasi yang Lebih Luas AI Agent omnichannel memungkinkan otomatisasi digunakan di berbagai titik komunikasi pelanggan. Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat memperoleh respons otomatis melalui channel yang mereka gunakan. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh bisnis antara lain: ● Respons lebih cepat, karena pertanyaan umum dapat dijawab secara otomatis. ● Mengurangi pekerjaan repetitif, sehingga tim customer service dapat fokus pada kebutuhan yang lebih kompleks. ● Komunikasi lebih konsisten, karena AI dapat menggunakan informasi dari knowledge base yang telah disiapkan. ● Layanan di luar jam kerja, sehingga pelanggan tetap mendapatkan respons awal ketika tim tidak tersedia. ● Pengalihan ke tim, ketika percakapan membutuhkan bantuan atau keputusan dari agent manusia. AI Agent omnichannel bukan sekadar menambahkan chatbot ke berbagai platform. Teknologi ini membantu menghubungkan otomatisasi dengan alur customer service yang sudah berjalan, sehingga pelanggan tetap mendapatkan respons tanpa menghilangkan peran tim. Barantum Hadirkan AI Agent Semua Channel Barantum adalah solusi aplikasi CRM, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center berbasis cloud asal Indonesia yang membantu bisnis mengelola penjualan, komunikasi pelanggan, dan layanan pelanggan dalam satu platform. Barantum telah dipercaya oleh lebih dari 5.000 bisnis di Indonesia dari berbagai industri, mulai dari ritel, pendidikan, logistik, keuangan, kesehatan, hingga jasa profesional. Melalui AI Agent Barantum, bisnis dapat mengotomatisasi interaksi pelanggan berdasarkan informasi dan kebutuhan bisnis. AI Agent dapat dilatih menggunakan knowledge base sehingga respons yang diberikan lebih sesuai dengan konteks bisnis. AI Agent Barantum juga tidak hanya berfokus pada WhatsApp. Dukungan omnichannel memungkinkan otomatisasi digunakan pada berbagai channel komunikasi, seperti: ● WhatsApp ● Instagram ● Facebook ● Line ● Telegram ● TikTok ● Live Chat ● Marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop) Dengan kombinasi AI dan omnichannel, bisnis tidak perlu memilih antara otomatisasi dan layanan manusia. AI dapat menangani interaksi awal serta pekerjaan berulang, sementara tim tetap dapat mengambil alih ketika percakapan membutuhkan pendekatan yang lebih personal.

Vritimes Kenalkan Pendekatan PR Modern SEO dan AI Search di IRSE 2026 Teknologi
Teknologi
Senin, 31 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Vritimes Kenalkan Pendekatan PR Modern SEO dan AI Search di IRSE 2026

Jakarta, katakabar.com - Berakhirnya gelaran Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue pada 27 Agustus 2026 lalu menandai langkah strategis Vritimes mendukung percepatan digitalisasi industri ritel nasional. Mengangkat isu penting seputar perubahan perilaku konsumen, platform distribusi siaran pers berbasis SaaS asal Tokyo ini memanfaatkan ajang tahunan tersebut untuk menunjukkan bagaimana komunikasi publik yang terarah mampu memperkuat posisi merek di tengah persaingan pasar yang kian dinamis. Di tengah dinamika bisnis saat ini, Vririmes menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fondasi keberadaan digital bagi para pelaku ritel. Pertama, penguatan Brand Awareness dilakukan dengan menyebarkan kabar bisnis, inovasi produk, hingga program pemasaran ke jaringan portal berita guna menjangkau pelanggan secara lebih luas. Kedua, dari sisi SEO (Search Engine Optimization), tayangnya siaran pers di portal berita memberikan keberadaan backlink yang berkontribusi pada peningkatan Domain Authority situs web serta mendongkrak posisi kata kunci di mesin pencari Google. Ketiga, untuk menghadapi tren AIO (Artificial Intelligence Optimization), Vritimes turut membantu optimasi visibilitas perusahaan agar informasi resmi merek lebih mudah terindeks serta dijadikan rujukan oleh mesin pencari AI seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, dan Google AI Overviews. Perwakilan manajemen Vritimes Inc. mengungkapkan bahwa kemudahan akses informasi yang sahih di internet menjadi penentu utama dalam membangun kepercayaan konsumen ritel modern. Antusiasme para pemilik brand, pelaku e-commerce, dan praktisi pemasar terlihat dari tingginya interaksi di booth VRITIMES selama dua hari acara, terutama saat berdiskusi mengenai efisiensi penyebaran berita dan menyaksikan uji coba dasbor platform. Keikutsertaan ini mempertegas komitmen Vritimes untuk terus menghadirkan infrastruktur komunikasi digital yang praktis, terukur, dan relevan bagi perkembangan ekosistem ritel di Indonesia.

Talenta Digital Dibekali Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Taja Pelatihan Python Fundamental Teknologi
Teknologi
Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Talenta Digital Dibekali Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Taja Pelatihan Python Fundamental

Denpasar, katakabar.com - Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan talenta digital dalam bidang analisis data, salah satu program AI Connect yang diinisiasi Telkom sukses digelar pada 10 hingga13 Agustus 2026 lalu. Usung tema “AI Introductory: Pre Class Python Fundamental for Data Analysis”, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi talenta digital untuk memahami dasar-dasar analisis data sekaligus mempraktikkan pengolahan data menggunakan Python. Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme para talenta digital yang mengikuti kegiatan secara luring. Kegiatan pelatihan menghadirkan I Gusti Ayu Prema Santhi, Data Science Enthusiast dari Western Sydney University sebagai narasumber sekaligus mentor yang membagikan wawasan sekaligus praktik langsung mengenai dasar-dasar Python dalam analisis data. Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan pemahaman teknologi dengan kebutuhan pengolahan data. Dalam materinya, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar Python sebagai salah satu keterampilan yang dapat digunakan dalam proses analisis data. Melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memahami jenis-jenis data, tahapan proses pengolahan data secara lebih aplikatif dan contoh kasusnya.  Pelatihan ini diikuti oleh 7 talenta lokal dari beberapa kampus di Bali. Di hari pertama, peserta diperkenalkan dengan bahasa pemrograman Python. Dimulai dengan mempelajari dasar-dasar Python, seperti penggunaan variable, data types, operators, lists, dan dictionaries, kemudian dilanjutkan dengan conditional statements. Peserta juga melakukan praktik basic coding dan menyelesaikan mini challenge mengenai perhitungan serta klasifikasi data pelanggan. Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari dasar pemrograman Python yang menjadi fondasi untuk melakukan pengolahan dan analisis data pada tahap berikutnya. Memasuki hari kedua, peserta mempelajari cara membuat program yang dapat melakukan pekerjaan secara berulang dan lebih terstruktur. Setelah memahami konsep tersebut, kegiatan pembelajaran diakhiri dengan latihan menganalisis data penjualan menggunakan konsep repetitif yang telah dipelajari. Materi yang telah disampaikan  membantu peserta mengotomatisasi pekerjaan yang berulang, membuat kode yang lebih efisien, serta memahami dasar pengolahan data numerik. Pada hari ketiga, peserta mulai menerapkan Python secara langsung untuk melakukan analisis terhadap dataset. Peserta mempelajari penggunaan pandas untuk membaca dataset. Peserta juga diperkenalkan dengan visualisasi sederhana untuk menyampaikan hasil analisis dalam bentuk grafik. Di akhir sesi, peserta mengerjakan mini challenge berupa analisis dataset e-commerce dan menghasilkan beberapa business insights. Materi yang diberikan membuat peserta mendapatkan gambaran mengenai workflow seorang data analyst mulai dari data mentah, proses cleaning dan analysis, hingga menghasilkan insight yang dapat mendukung pengambilan keputusan. “Penguasaan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting bagi talenta digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami dasar Python, tetapi juga mampu menggunakannya untuk mengolah data dan menghasilkan insight yang dapat diterapkan,” ujar Indria Trisni Puspita, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bali. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Connect dalam membuka ruang pembelajaran bagi talenta digital di Bali. Melalui kombinasi materi dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi teknologi, kemampuan analisis data, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia digital.

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis Bidang Riset, Inovasi dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech Teknologi
Teknologi
Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis Bidang Riset, Inovasi dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

Jakarta, katakabar.com - ndonesia’s Ministry of Higher Education, Science & Technology dan IIT Madras Global Research Foundation (IITM Global) tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di pekan pertama untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset strategis, inovasi, teknologi deep-tech, kewirausahaan, dan pengembangan talenta, sekaligus menandai langkah baru penguatan kemitraan strategis India dan Indonesia. Perjanjian tersebut ditandatangani dalam kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, ke Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras). Kemitraan tersebut diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras) dalam kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia, Prof. Brian Yuliarto. Perjanjian ini dirancang untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi kolaboratif, mempercepat komersialisasi solusi deep-tech, serta mendukung pengembangan talenta dan perusahaan yang berdaya saing global. Kolaborasi ini mempertemukan kemampuan IIT Madras di bidang riset, teknologi deep-tech, inovasi, dan kewirausahaan dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia. Kedua pihak bertujuan mengembangkan solusi praktis dan dapat diperluas yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, kemandirian teknologi, dan pembangunan berbasis pengetahuan. Dari Riset Bersama hingga Komersialisasi Salah satu fokus utama kemitraan ini adalah menciptakan jalur yang lebih kuat antara lembaga penelitian dan sektor komersial, sehingga berbagai gagasan yang dikembangkan melalui riset akademik dapat bergerak melampaui laboratorium menuju startup, industri, dan penerapan ekonomi yang lebih luas. Melalui kemitraan ini, universitas-universitas di Indonesia diharapkan memperoleh lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam riset bersama, pengembangan talenta, komersialisasi teknologi, dan program inovasi bersama IIT Madras Global Research Foundation. Bagi Indonesia, kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung ambisi yang lebih luas dalam membangun ekonomi berbasis inovasi, di mana riset dapat menghasilkan nilai ekonomi yang nyata. Kemitraan ini juga berupaya memperkuat hubungan antara universitas, peneliti, mahasiswa, pengusaha, dan industri. “Indonesia telah menetapkan visi ambisius untuk menjadi ekonomi yang kompetitif secara global dan digerakkan oleh inovasi. Untuk mencapainya, diperlukan kemitraan yang kuat yang memberdayakan universitas, peneliti, mahasiswa, dan pengusaha untuk bekerja sama dengan institusi kelas dunia,” ujar Prof. Brian Yuliarto. “Tujuan kami bukan hanya menghasilkan riset yang unggul, tetapi juga mengubah gagasan menjadi startup, membantu startup tersebut berkembang menjadi industri yang kompetitif secara global, dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” jelasnya. Membangun Model Inovasi Selatan-Selatan Di luar proyek riset individual, perjanjian ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membangun ekosistem inovasi yang dapat menjadi model bagi kemitraan Selatan-Selatan di masa depan. Kemitraan ini menggabungkan kemampuan riset dan teknologi IIT Madras yang telah diakui secara global dengan agenda pembangunan Indonesia, dengan tujuan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan dalam skala luas. Kedua negara juga melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk menunjukkan bagaimana institusi dari negara-negara berkembang dapat bekerja sama dalam membangun kapasitas teknologi dan kewirausahaan yang lebih kuat. Prof. V. Kamakoti, Chairman IIT Madras Global Research Foundation sekaligus Director IIT Madras, mengatakan kemitraan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap ekosistem riset dan inovasi IIT Madras serta kemampuannya untuk bekerja sama dengan mitra internasional dalam menghadapi berbagai tantangan dunia nyata. “Melalui IIT Madras Global Research Foundation, kami memperluas kemampuan kami melampaui batas-batas nasional untuk bersama-sama menciptakan solusi yang menjawab berbagai tantangan dunia nyata,” kata Prof. Kamakoti. Ia menambahkan bahwa kemitraan tersebut akan berkontribusi dalam membangun ekosistem riset, inovasi, dan kewirausahaan yang kompetitif secara global, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memperkuat hubungan yang telah terjalin antara India dan Indonesia. MoU Diteken Pejabat Senior Kedua Negara MoU tersebut ditandatangani oleh Prof. Raghunathan Rengaswamy, Director IIT Madras Global Research Foundation, dan Madhav Narayan, CEO and Director IIT Madras Global Research Foundation, mewakili IITM Global, bersama Dr. Mohammad Fauzan Adziman, Director General of Research and Development dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Prof. V. Kamakoti, Prof. Brian Yuliarto, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Prof. Preeti Aghalayam, Dean of Global Engagement IIT Madras, serta para dekan dan dosen IIT Madras, pejabat senior pemerintah dari India dan Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan bilateral antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, di mana kedua pemimpin kembali menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. IIT Madras sebagai Pusat Riset dan Inovasi Global Didirikan pada 1959 oleh Pemerintah India sebagai Institute of National Importance, IIT Madras telah mengembangkan ekosistem akademik dan riset yang luas, mencakup 18 departemen akademik dan sejumlah pusat riset interdisipliner tingkat lanjut. Institusi ini menawarkan program sarjana dan pascasarjana di berbagai bidang serta memiliki lebih dari 650 dosen dan 10.000 mahasiswa, dengan mahasiswa yang berasal dari 18 negara. Institusi tersebut juga telah membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat melalui dukungan IITM Incubation Cell. Diakui sebagai Institution of Eminence pada 2019, IIT Madras menempati peringkat pertama dalam kategori Overall selama tujuh tahun berturut-turut dalam India Rankings 2025. IIT Madras juga mempertahankan posisi pertama dalam kategori Engineering Institutions selama 10 tahun berturut-turut sejak 2016 hingga 2025. Selain itu, IIT Madras menempati peringkat pertama dalam kategori Sustainability Development Goals yang diperkenalkan pada 2025 dan juga meraih posisi pertama dalam kategori Innovations, meningkat dari peringkat kedua pada tahun sebelumnya. Pada 2023, IIT Madras menjadi IIT pertama yang mendirikan kampus internasional di Zanzibar, Tanzania, yang dikenal sebagai IIT Madras Zanzibar. Melalui kemitraan baru ini, kemampuan riset dan inovasi IIT Madras akan semakin terhubung dengan ekosistem pendidikan tinggi dan inovasi nasional Indonesia, menciptakan peluang baru bagi peneliti, mahasiswa, dan pengusaha dari kedua negara untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi dan solusi yang memiliki dampak ekonomi dan sosial lebih luas.

Smart Salary Perkuat Posisi Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara Lewat DTI-Cx 2026 Teknologi
Teknologi
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:07 WIB

Smart Salary Perkuat Posisi Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara Lewat DTI-Cx 2026

Jakarta, katakabar.com - Smart Salary memanfaatkan ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-Cx) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat posisinya sebagai Enterprise HR Technology Partner, yang siap mendukung transformasi digital organisasi berskala besar di Indonesia dan Asia Tenggara. Usung tema “Humanity and AI in HR Works”, Smart Salary membawa visi “Empowering Enterprises and Their People Across Southeast Asia” suatu keyakinan transformasi digital yang sesungguhnya tidak hanya menghadirkan teknologi yang lebih canggih, tetapi juga memberdayakan manusia yang berada di balik setiap organisasi. Seiring berkembangnya skala bisnis, kompleksitas pengelolaan sumber daya manusia juga semakin meningkat. Perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar sistem yang mampu mengotomatisasi pekerjaan administratif. Mereka memerlukan platform terintegrasi yang mampu mendukung operasional multi-entitas, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menghadirkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Smart Salary menghadirkan ekosistem solusi yang terdiri dari Enterprise Payroll, Human Resource Information System (HRIS), Earned Wage Access (EWA), dan Sally AI. Kapabilitas Smart Salary telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dengan skala operasional dan tingkat kompleksitas yang tinggi. Salah satunya adalah Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di mana Smart Salary mendukung pengelolaan payroll untuk lebih dari 100.000 karyawan, 5.000 unit organisasi, berbagai kewarganegaraan, serta beberapa rezim perpajakan dalam satu proses payroll. J&T Express juga memanfaatkan Smart Salary untuk mendukung proses onboarding, mutasi karyawan, dan pengelolaan payroll dalam skala nasional. Hingga saat ini, Smart Salary telah dipercaya oleh lebih dari 300 perusahaan dan mendukung pengelolaan lebih dari 500.000 karyawan di seluruh Indonesia. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam DTI-Cx 2026 adalah Sally AI, AI coworker yang dirancang untuk mendampingi tim HR dalam menjalankan operasional sehari-hari. Sally AI membantu menyusun dokumen HR berdasarkan kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku, memberikan rekomendasi untuk mendukung kepatuhan, serta menjawab berbagai pertanyaan rutin karyawan. Dalam waktu dekat, Sally AI juga akan menghadirkan fitur Natural Language Workforce Analytics, yang memungkinkan tim HR menganalisis data tenaga kerja cukup dengan menggunakan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari. Dengan mengotomatisasi pekerjaan yang repetitif sekaligus menghadirkan insight yang lebih mudah diakses, Sally AI memungkinkan tim HR untuk lebih berfokus pada pengembangan talenta dan inisiatif strategis perusahaan. “Ini bukan sekadar tentang menghadirkan teknologi baru, tetapi mencerminkan arah yang sedang dituju Smart Salary. Seiring organisasi di Asia Tenggara terus berkembang dalam skala dan kompleksitas, kami berkomitmen membangun ekosistem teknologi HR yang dapat tumbuh bersama kebutuhan mereka," kata Simon Li, Chief Executive Officer Smart Salary. Kata Simon, dengan mengintegrasikan Enterprise Payroll, HRIS, Earned Wage Access, dan Sally AI dalam satu platform, kami membantu perusahaan beroperasi lebih efisien sekaligus memberikan ruang bagi tim HR untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi karyawannya. "Kami percaya masa depan dunia kerja akan dimiliki oleh organisasi yang mampu menggabungkan potensi manusia dengan kekuatan AI," jelasnya. Di DTI-Cx 2026, Smart Salary menghadirkan visi tersebut melalui booth bertema “Humanity and AI in HR Works” di area DTI-HR. Booth ini dirancang sebagai representasi workplace modern, yang memperlihatkan bagaimana Enterprise Payroll, HRIS, EWA, dan Sally AI saling terintegrasi dalam satu ekosistem untuk mendukung kebutuhan perusahaan berskala enterprise. Pengunjung juga dapat menikmati interactive photo experience yang merepresentasikan keyakinan Smart Salary bahwa AI hadir untuk memberdayakan manusia, bukan menggantikannya. Partisipasi dalam DTI-Cx 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Smart Salary untuk terus memperkuat kapabilitas enterprise sekaligus memperluas relevansi solusi yang dikembangkan bagi organisasi di kawasan Asia Tenggara. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan akan teknologi HR yang cerdas, scalable, dan compliant, Smart Salary berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang membantu organisasi membangun operasional HR yang lebih efisien, siap menghadapi masa depan, dan tetap berpusat pada manusia.