BP Tapera dan Kemenake Perkuat Sinergi Penyediaan Perumahan bagi Buruh
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melakukan audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) guna memperkuat sinergi dalam penyediaan perumahan sebagai bagian dari fasilitas kesejahteraan bagi buruh. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memetakan kebutuhan perumahan pekerja sekaligus memperluas akses pembiayaan rumah yang layak dan terjangkau melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Audiensi tersebut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Indra, Direktur Jamsostek, Decky Haidar Ulum, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, serta Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Hardi. Di kegiatan tersebut, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho memaparkan perkembangan penyaluran FLPP tahun 2026 serta profil penerima manfaat dari kalangan pekerja. Paparan tersebut menjadi dasar pembahasan mengenai potensi kolaborasi antara BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi buruh, pegawai, dan karyawan di seluruh Indonesia. Berdasarkan data per 13 Juli 2026, realisasi penyaluran FLPP secara nasional telah mencapai 101.021 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp12,6 triliun. Dari jumlah tersebut, segmen karyawan, pegawai, dan buruh menjadi kontributor terbesar dengan 65.446 unit atau 64,79 persen dari total penyaluran nasional. Nilai pembiayaan yang telah disalurkan kepada segmen tersebut mencapai Rp8,1 triliun atau 64,28 persen dari total nilai FLPP. Cakupan penyaluran FLPP kepada segmen pekerja juga menunjukkan hasil yang luas. Program tersebut telah melibatkan 36 bank penyalur di seluruh Indonesia, didukung oleh 9.391 pengembang, mencakup 8.364 perumahan, serta tersebar di 35 provinsi dan 363 kabupaten dan kota. Data tersebut menunjukkan bahwa pekerja formal merupakan kelompok penerima manfaat terbesar dalam Program FLPP sekaligus menjadi segmen yang memiliki kebutuhan perumahan sangat tinggi. Dalam audiensi tersebut, BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan turut membahas pentingnya pemetaan kebutuhan perumahan bagi buruh sebagai dasar penyusunan strategi penyaluran yang lebih tepat sasaran. Sinergi antarinstansi dinilai penting agar program pembiayaan perumahan dapat menjangkau lebih banyak pekerja yang memenuhi persyaratan sebagai masyarakat berpenghasilan rendah. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam memperkuat akses pekerja terhadap pembiayaan perumahan. Dengan dukungan data serta koordinasi yang lebih erat, BP Taperaberharap semakin banyak buruh dan pekerja yang dapat memanfaatkan FLPP untuk memiliki rumah pertama. Sementara, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyambut baik inisiatif penguatan sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan BP Tapera. Menurutnya, penyediaan hunian yang layak merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Oleh karena itu, kolaborasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar semakin banyak buruh yang memperoleh akses terhadap pembiayaan perumahan yang terjangkau. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi antara BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja. Melalui sinergi tersebut, diharapkan Program FLPP dapat menjangkau lebih banyak buruh di berbagai daerah sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Enggak' Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan, PWI Desak Minta Maaf
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung yang dinilai merendahkan profesi jurnalistik.
PP-PMI Tolak Pengangkatan Kombes Pol Mohamad Hassan sebagai Dirlantas Polda Bengkulu, Soroti Rekam Jejak Etik
Deretan banner bertuliskan "Copot Dirlantas Polda Bengkulu" tampak menghiasi sejumlah titik di sekitar Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).
Belasan Tahun Jalan Desa Sungai Lintang Kayu Aro Rusak, Warga Pertanyakan Perhatian Pemkab Kerinci
Warga Desa Sungai Lintang, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, mempertanyakan perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.
Bittime Sambut Peta Jalan IAKD OJK Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
Jakarta, katakabar.com - Bittime sambut positif penyusunan Roadmap (Peta Jalan) IAKD 2026–2031 oleh OJK sebagai langkah strategis perkuat ekosistem aset digital Indonesia. Roadmap ini dinilai memberikan kepastian regulasi yang mendorong inovasi, perlindungan investor, dan daya saing industri, sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap tokenisasi aset. Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime menyambut positif langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah menyusun Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026-2031. Pengumuman itu disampaikan OJK saat Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026 lalu. OJK menuturkan, Roadmap tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem aset digital Indonesia sekaligus mendorong inovasi yang tetap mengedepankan tata kelola dan perlindungan investor. Roadmap IAKD akan menjadi arah pengembangan industri aset keuangan digital Indonesia dengan mencakup berbagai agenda strategis, seperti pengembangan tokenisasi aset dan stablecoin, penguatan keamanan siber, transaksi Over-the-Counter (OTC), hingga pengembangan Single Investor Identifier (SID). Langkah tersebut sejalan dengan tren penguatan regulasi aset digital di berbagai negara, termasuk penerapan Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa serta pembahasan Digital Asset Market Clarity Act (Clarity Act) di Amerika Serikat. Roadmap Dinilai Perkuat Kepastian Inovasi Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penyusunan Roadmap IAKD menunjukkan komitmen OJK dalam membangun industri aset digital yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri untuk terus berinovasi. "Kami sambut baik penyusunan Roadmap IAKD OJK 2026–2031. Kepastian arah kebijakan menjadi faktor penting bagi pelaku industri untuk menghadirkan inovasi yang tetap mengedepankan tata kelola, perlindungan investor, dan keberlanjutan industri aset digital," ujar Ryan. OJK menyusun roadmap tersebut dengan empat prinsip utama, yaitu Affordability, Integrity, Agility, dan Sovereignty sebagai fondasi pengembangan ekosistem IAKD. Menurut Ryan, pendekatan tersebut sejalan dengan arah regulasi global yang semakin menitikberatkan pada keseimbangan antara inovasi dan perlindungan investor. "Penerapan MiCA di Uni Eropa menunjukkan bahwa regulasi yang jelas mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus membuka ruang bagi inovasi. Kami melihat Indonesia berada pada jalur yang positif melalui Roadmap IAKD yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri aset digital nasional," ucapnya. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Bittime juga melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap inovasi tokenisasi aset. Data awal Bittime menunjukkan kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking untuk Tokenized saham AS, dengan sekitar 96% dana baru mengalir ke tokenized NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Untuk mendukung tren tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks dengan SpaceX Token (SPCXX) sebagai insentif utama berdasarkan preferensi pengguna pada kampanye sebelumnya. Pengguna juga tetap dapat memperoleh reward hingga 7% melalui flexible staking.
Bertemu Wapres Gibran, Bupati Afni Curhat soal DBH dan Dana Kurang Salur ke Siak, Totalnya Rp1 T
Afni mengaku perbincangannya dengan Wapres terkait pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap daerah penghasil Sumber Daya Alam (SDA).
Sudah Bayar Rp2 Juta, Air Perumda Tirta Sakti di Kayu Aro Tak Mengalir Berhari-hari
Pelanggan baru Perumda Air Minum Tirta Sakti Cabang Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih selama beberapa hari terakhir
Sekda Kota Binjai Sidak SPBU, Pastikan Ketersediaan BBM untuk Masyarakat
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Kota Binjai
LBH Medan Desak Copot Dirut Pertamina Usai BBM Langka di Sejumlah SPBU
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. LBH Medan desak copot Dirut Pertamina
Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, JS Dukung Penerapan B50 di Rest Area Km 57A
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan melalui kesiapan jaringan rest area sebagai titik layanan strategis bagi implementasi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar B50. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas dan koordinasi layanan pada agenda Peresmian Implementasi Biosolar B50 oleh Presiden Republik Indonesia dengan tema “Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional” yang berlangsung di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (9/7). Rest Area Kilometer 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang dikelola oleh Mitra merupakan salah satu titik layanan strategis di jaringan jalan tol Jasa Marga Group. Berada pada koridor utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional, serta terhubung dengan akses menuju Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), rest area ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran perjalanan sekaligus penyediaan layanan energi bagi pengguna jalan tol. Dalam mendukung implementasi Biosolar B50 yang menjadi kelanjutan dari pengembangan program biodiesel sebelumnya yaitu B35 dan B40, Jasa Marga terus memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) serta mitra pengelola SPBU di lingkungan rest area Jasa Marga Group. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan, kelancaran operasional, serta dukungan terhadap penyaluran Biosolar B50 sesuai tahapan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa kehadiran Biosolar B50 di rest area jalan tol menjadi bagian dari upaya Jasa Marga dalam menghadirkan layanan jalan tol yang adaptif terhadap kebutuhan transportasi masa depan. “Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga memastikan ekosistem infrastruktur pendukung jalan tol mampu beradaptasi dengan kebutuhan transportasi masa depan. Melalui kesiapan rest area dan sinergi bersama Pertamina, kami mendukung implementasi Biosolar B50 agar pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik, dapat mengakses layanan energi yang sejalan dengan agenda transisi energi nasional,” ujar Rivan. Rivan menambahkan, Jasa Marga terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnis perusahaan, termasuk melalui pengembangan layanan jalan tol dan rest area yang semakin responsif terhadap isu keberlanjutan. “Dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk berkontribusi dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong transportasi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya rest area memiliki peran yang semakin strategis, bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai simpul layanan yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan transisi energi,” ucapnya. Ke depan, penyediaan layanan Biosolar B50 akan dilakukan secara bertahap pada titik SPBU di koridor rest area yang berada di ruas Jasa Marga Group lainnya, dengan menyesuaikan kesiapan sarana, keandalan pasokan, serta regulasi teknis yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi rest area Jasa Marga Group sebagai ruang pelayanan publik yang semakin adaptif, andal, dan selaras dengan arah pengembangan transportasi berkelanjutan. Melalui dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga memperkuat peran rest area sebagai bagian penting dari ekosistem layanan jalan tol. Jasa Marga akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah, Mitra, dan pemangku kepentingan terkait dalam menghadirkan layanan jalan tol yang tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas, tetapi juga berkontribusi pada agenda ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.