Tanjung Medan

Sorotan terbaru dari Tag # Tanjung Medan

Dummy P01
PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan Riau
Riau
Minggu, 06 September 2026 | 13:09 WIB

PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan

Rokan Hilir, katakabar.com - PTPN IV Regional, memastikan keberlangsungan masa depan keluarga almarhum Ahmad Khusairi (47), karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Medan yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kerja pada Senin (20/7) lalu. Selain memenuhi seluruh hak ketenagakerjaan dan jaminan sosial, perusahaan memastikan keluarga almarhum memperoleh manfaat beasiswa pendidikan dari program BPJS Ketenagakerjaan bagi anak bungsu hingga jenjang perguruan tinggi. Perusahaan juga memberikan kesempatan kepada anak sulung almarhum untuk bergabung sebagai karyawan perusahaan sesuai persyaratan yang berlaku. Kepala Bagian Sumber Daya Manusia dan Sistem Manajemen PTPN IV Regional III, Jarwa Rahmanta, mengatakan perhatian tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap memperoleh pendampingan dan dukungan jangka panjang. “Kami ingin memastikan keluarga almarhum tidak menghadapi musibah ini sendirian. Selain memenuhi seluruh hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku, kami juga memastikan keluarga memperoleh seluruh manfaat yang menjadi haknya, termasuk beasiswa pendidikan melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi anak bungsu. Di sisi lain, perusahaan juga memberikan kesempatan kepada anak almarhum yang telah memenuhi persyaratan untuk bergabung sebagai karyawan perusahaan,” ujar Jarwa. Menurutnya, PTPN Group memastikan seluruh hak dan manfaat bagi keluarga almarhum dapat diterima sesuai ketentuan. Manfaat tersebut mencakup beasiswa pendidikan yang merupakan bagian dari program BPJS Ketenagakerjaan. Sementara, kesempatan bekerja bagi anak sulung merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masa depan keluarga korban. Manajemen PKS Tanjung Medan bersama Serikat Pekerja juga terus mendampingi keluarga sejak awal kejadian, mulai dari penanganan pascainsiden, proses pemakaman, hingga penyelesaian administrasi hak-hak almarhum. Perwakilan manajemen PTPN IV Regional III dari Pekanbaru turut hadir langsung di rumah duka untuk memberikan dukungan moril dan memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami kecelakaan kerja pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB di stasiun pengisian buah. Pada saat kejadian, korban terlilit tali capstand hingga terjatuh dan mengalami benturan. Sesaat setelah kejadian, manajemen PKS Tanjung Medan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, sekitar tiga jam kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia. Jarwa menegaskan perusahaan menghormati proses investigasi yang masih dilakukan bersama instansi dan pihak-pihak terkait untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab insiden. “Kami berkomitmen mendukung penuh proses investigasi. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di seluruh unit operasional perusahaan,” ulasnya. Ia menambahkan, selama lebih dari dua dekade PKS Tanjung Medan beroperasi, insiden dengan korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja baru pertama kali terjadi. “Peristiwa ini menjadi evaluasi yang sangat serius bagi kami. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama perusahaan. Karena itu, kami akan terus memperkuat sistem, meningkatkan disiplin terhadap prosedur kerja, serta melakukan perbaikan berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya. Sementara itu, istri almarhum, Poniyem, mengaku bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan perusahaan sejak awal kejadian hingga saat ini. “Sejak suami saya mengalami musibah, manajemen terus mendampingi kami dan membantu segala proses yang diperlukan. Kami juga mendapat perhatian terhadap masa depan anak-anak kami. Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan,” ceritanya. Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III menegaskan akan terus mendampingi keluarga almarhum hingga seluruh haknya terselesaikan. Perusahaan juga memastikan komitmen yang telah disampaikan kepada keluarga dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku. Di saat yang sama, PTPN Group mendukung proses investigasi dan menjadikan hasilnya sebagai dasar evaluasi serta penguatan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja di seluruh unit operasional perusahaan.

Kreativitas Warga Tanjung Medang di Tengah Keterbatasan Perbaiki Jalan Rusak dari Batang Kelapa Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 06 November 2025 | 22:14 WIB

Kreativitas Warga Tanjung Medang di Tengah Keterbatasan Perbaiki Jalan Rusak dari Batang Kelapa

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kreativitas warga Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, patut diacungi jempol. Melihat kondisi jalan rusak di atas tanah gambut, masyarakat setempat berinisiatif memperbaiki jalan dengan menggunakan batang pohon kelapa sebagai pengganti material aspal. Langkah ini diprakarsai Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanjung Medang, Suyatno, bersama perangkat desa dan masyarakat. Batang-batang kelapa dibelah menggunakan gergaji mesin (Sinso) lalu disusun menutupi lubang di badan jalan, agar kendaraan bisa melintas lebih aman. “Jalan ini setiap hari dilewati masyarakat, anak-anak sekolah, dan pengangkut hasil kebun seperti gerobak kelapa. Kita tidak mau ada kecelakaan, maka kami berinisiatif bergotong royong memperbaikinya,” ujar Suyatno, Senin (3/11) lalu. Menurut Suyatno, sekitar 7 kilometer jalan poros desa mengalami kerusakan cukup parah. Lantaran keterbatasan dana dan kondisi tanah gambut yang tidak stabil, warga pun memilih memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekitar mereka. Gotong royong dilakukan secara sukarela oleh warga, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perangkat desa. Dengan alat sederhana, mereka bekerja sama menata batang kelapa di atas permukaan jalan berlubang agar akses transportasi tetap lancar. “Kami berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa memberikan perhatian. Letak desa kami yang dekat dengan Selat Malaka dan tergolong daerah terisolir tentu butuh perhatian khusus,” jelasnya.

H Asmar Terjun ke Pantai Wisata Urip Ikut Penanaman 6000 Mangrove Riau
Riau
Senin, 25 September 2023 | 09:45 WIB

H Asmar Terjun ke Pantai Wisata Urip Ikut Penanaman 6000 Mangrove

Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar terjun ke Pantai Wisata Urip Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang, ikut penanaman 6000 pohon mangrove, pada Minggu (24/9) akhir pekan. Kegiatan penanaman mangrove ini diinisiasi Pemerintah Desa Tanjung Medang bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (Yakopi) "Gerakan ini penting bakal memberikan banyak manfaat di masa mendatang, baik dari segi konservasi lingkungan hidup, pengembangan ekowisata, dan upaya pelestarian ekosistem mangrove. Tak kalah penting, merehabilitasi kembali lahan pesisir," tegas Asmar. Menurut Pensiunan Perwira Menengah Polri ini, mangrove diyakini bermanfaat menstabilkan garis pantai, mengurangi erosi dari gelombang badai, arus, ombak, dan pasang surut. Terlebih, Pantai di Desa Tanjung Medang itu berhadapan dengan Selat Malaka. Lantaran itu, penanaman mangrove ini sebagai upaya signifikan untuk menjaga pesisir pantai agar terhindar dari abrasi dan bahaya lingkungan lainnya. Untuk itu, penanaman itu tidak hanya sebatas seremonial tapi mesti dapat berkelanjutan, agar dapat memberikan manfaat lebih bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. "Saya optimis, jika penanaman ini berhasil dan terus dikembangkan dapat berpotensi sebagai sumber pendapatan masyarakat," jelasnya. Mari, seru Asmar, masyarakat agar menjaga tanaman mangrove yang telah ditanam tersebut, sehingga dapat tumbuh kuat, lebat dan bermanfaat. "Saya berharap kegiatan positif ini dapat diteladani BUMN, dan CSR dari berbagai perusahaan agar bersama melakukan upaya menjaga lingkungan kita selalu lestari," tuturnya. Danramil 02 Tebingtinggi, para kepala OPD, Camat Rangsang, Kapolsek Rangsang, Kepala Desa Tanjung Medang, serta tamu dan lainnya turut di sana