Kolaborsi

Sorotan terbaru dari Tag # Kolaborsi

Dummy P01
Kolaborasi Pemanfaatan Biofuel, BPDP Serukan Percepatan Transisi Energi Lewat EBTKE ConEx 2026 Sawit
Sawit
19 jam yang lalu

Kolaborasi Pemanfaatan Biofuel, BPDP Serukan Percepatan Transisi Energi Lewat EBTKE ConEx 2026

Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) turut berpartisipasi dalam EBTKE ConEx 2026. Konferensi dan pameran tahunan di bidang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang digelar oleh METI digelar pada 2 hingga 4 September 2026 lalu di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Kegiatan itu menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, investor, dan pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan transisi energi bersih di Indonesia dan ASEAN. Kegiatan EBTKE ConEx 2026 dibuka oleh Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Prof. Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, serta Wakil Kepala BRIN. BPDP turut mendukung kegiatan sebagai sponsor dengan menghadirkan booth edukasi yang memperkenalkan berbagai program BPDP, khususnya biodiesel, riset, serta pengembangan sumber daya manusia. Peran BPDP dalam mendukung transisi energi juga tercermin melalui program mandatori biodiesel. Sejak 1 Juli 2026, pemerintah meningkatkan campuran biodiesel menjadi 50 persen (B50) sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor, sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas sawit Indonesia. Di hari kedua, Mohammad Alfansyah, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, menjadi narasumber dalam Talkshow Plenary angkat tema “Strategi Implementasi Biofuel untuk Ketahanan Indonesia”, bersama Prof. Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, dan Ary Kurniawan, Senior Vice President Business Development PT Pertamina (Persero). Forum ini membahas strategi implementasi biofuel serta pentingnya kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Selain program biodiesel, BPDP juga mendorong penguatan industri perkebunan melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), sarana dan prasarana perkebunan, penelitian dan pengembangan, pengembangan sumber daya manusia, dan promosi. Berbagai program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, keberlanjutan, dan daya saing industri sawit sebagai bagian dari penguatan ekosistem biofuel nasional. Melalui partisipasinya dalam EBTKE ConEx 2026, BPDP menegaskan komitmen untuk terus mendukung pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya dalam negeri, serta memperkuat sinergi antara sektor energi dan perkebunan guna mewujudkan ketahanan energi dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat.

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi Bidang Bisnis dan Ekonomi Internasional
Internasional
Minggu, 12 April 2026 | 22:38 WIB

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi Bidang Bisnis dan Ekonomi

Jakarta, katakabar.com - Kerja sama pendidikan Indonesia India semakin diperkuat lewat kolaborasi di bidang bisnis dan ekonomi, sebagai bagian dari strategi kedua negara dalam menghadapi transformasi ekonomi global yang kian cepat. Langkah ini menandai pergeseran dari kerja sama akademik konvensional menuju kemitraan strategis yang menghubungkan pendidikan, riset, dan kebutuhan industri masa depan. Dalam kerangka kerja sama pendidikan Indonesia India, pembahasan terbaru berlangsung dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Republik Indonesia, Brian Yuliarto dan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty di Jakarta. Pemerintah Indonesia menekankan kolaborasi ini harus menghasilkan program nyata yang berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan riset. Brian Yuliarto menegaskan hal tersebut dengan menyatakan, kami berharap universitas di Indonesia dan India dapat bekerja sama dalam berbagai program bersama, khususnya riset di bidang bisnis dan ekonomi. Pendekatan ini sekaligus memperkuat arah internasionalisasi kampus Indonesia agar lebih terhubung dengan jaringan global. Peran IIM Bangalore dan Fokus Teknologi Sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan Indonesia India, delegasi dari Indian Institute of Management Bangalore turut hadir dalam diskusi strategis ini. Institusi tersebut membawa pendekatan pendidikan berbasis riset yang berorientasi pada teknologi dan inovasi. Perwakilan IIM Bangalore, Dinesh Kumar Unnikrishna, menjelaskan arah kolaborasi ke depan. Ia mengatakan, sebagai sekolah bisnis berbasis riset, kerja sama ini akan berfokus pada transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern. Fokus pada AI dan transformasi digital ini menunjukkan bahwa kerja sama pendidikan kini harus selaras dengan kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi. Peluang Program MBA di Indonesia Penguatan kerja sama pendidikan Indonesia India juga membuka peluang konkret, salah satunya melalui penjajakan program Master of Business Administration (MBA) di Indonesia. Program ini dinilai strategis karena dapat menghadirkan pendidikan manajemen berstandar global di dalam negeri, sekaligus memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap kurikulum internasional. Selain itu, kehadiran program MBA ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih adaptif terhadap perubahan industri dan perkembangan teknologi. Komitmen Jangka Panjang Pengembangan SDM Duta Besar Sandeep Chakravorty menegaskan bahwa kerja sama pendidikan Indonesia India merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia menyampaikan, “Saya berterima kasih kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Bapak Brian Yuliarto, atas arahan dan dukungannya kepada tim IIM Bangalore yang sedang menjajaki peluang menghadirkan pendidikan manajemen kelas dunia di Indonesia. Ini merupakan langkah penting dalam kerja sama pendidikan bilateral.” Pernyataan ini menegaskan bahwa pendidikan menjadi pondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Menuju Ekosistem Pendidikan yang Lebih Adaptif Kerja sama pendidikan Indonesia India diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi sekaligus menciptakan peluang riset yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi untuk terhubung dalam jaringan global, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan pendekatan yang semakin strategis, kemitraan ini berpotensi menjadi model baru dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di tingkat global.