Keterampilan

Sorotan terbaru dari Tag # Keterampilan

Dummy P01
Talenta Digital Dibekali Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Taja Pelatihan Python Fundamental Teknologi
Teknologi
Kemarin

Talenta Digital Dibekali Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Taja Pelatihan Python Fundamental

Denpasar, katakabar.com - Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan talenta digital dalam bidang analisis data, salah satu program AI Connect yang diinisiasi Telkom sukses digelar pada 10 hingga13 Agustus 2026 lalu. Usung tema “AI Introductory: Pre Class Python Fundamental for Data Analysis”, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi talenta digital untuk memahami dasar-dasar analisis data sekaligus mempraktikkan pengolahan data menggunakan Python. Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme para talenta digital yang mengikuti kegiatan secara luring. Kegiatan pelatihan menghadirkan I Gusti Ayu Prema Santhi, Data Science Enthusiast dari Western Sydney University sebagai narasumber sekaligus mentor yang membagikan wawasan sekaligus praktik langsung mengenai dasar-dasar Python dalam analisis data. Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan pemahaman teknologi dengan kebutuhan pengolahan data. Dalam materinya, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar Python sebagai salah satu keterampilan yang dapat digunakan dalam proses analisis data. Melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memahami jenis-jenis data, tahapan proses pengolahan data secara lebih aplikatif dan contoh kasusnya.  Pelatihan ini diikuti oleh 7 talenta lokal dari beberapa kampus di Bali. Di hari pertama, peserta diperkenalkan dengan bahasa pemrograman Python. Dimulai dengan mempelajari dasar-dasar Python, seperti penggunaan variable, data types, operators, lists, dan dictionaries, kemudian dilanjutkan dengan conditional statements. Peserta juga melakukan praktik basic coding dan menyelesaikan mini challenge mengenai perhitungan serta klasifikasi data pelanggan. Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari dasar pemrograman Python yang menjadi fondasi untuk melakukan pengolahan dan analisis data pada tahap berikutnya. Memasuki hari kedua, peserta mempelajari cara membuat program yang dapat melakukan pekerjaan secara berulang dan lebih terstruktur. Setelah memahami konsep tersebut, kegiatan pembelajaran diakhiri dengan latihan menganalisis data penjualan menggunakan konsep repetitif yang telah dipelajari. Materi yang telah disampaikan  membantu peserta mengotomatisasi pekerjaan yang berulang, membuat kode yang lebih efisien, serta memahami dasar pengolahan data numerik. Pada hari ketiga, peserta mulai menerapkan Python secara langsung untuk melakukan analisis terhadap dataset. Peserta mempelajari penggunaan pandas untuk membaca dataset. Peserta juga diperkenalkan dengan visualisasi sederhana untuk menyampaikan hasil analisis dalam bentuk grafik. Di akhir sesi, peserta mengerjakan mini challenge berupa analisis dataset e-commerce dan menghasilkan beberapa business insights. Materi yang diberikan membuat peserta mendapatkan gambaran mengenai workflow seorang data analyst mulai dari data mentah, proses cleaning dan analysis, hingga menghasilkan insight yang dapat mendukung pengambilan keputusan. “Penguasaan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting bagi talenta digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami dasar Python, tetapi juga mampu menggunakannya untuk mengolah data dan menghasilkan insight yang dapat diterapkan,” ujar Indria Trisni Puspita, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bali. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Connect dalam membuka ruang pembelajaran bagi talenta digital di Bali. Melalui kombinasi materi dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi teknologi, kemampuan analisis data, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia digital.

Keterampilan Abad 21 Untuk Mahasiswa: Bekal Penting Masa Depan Karier Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:05 WIB

Keterampilan Abad 21 Untuk Mahasiswa: Bekal Penting Masa Depan Karier

Jakarta, katakabar.com - Di era transformasi digital, perubahan dunia kerja berlangsung semakin cepat. Perusahaan tidak lagi hanya mencari lulusan dengan nilai akademik yang tinggi, tetapi juga individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis, mampu beradaptasi, berkolaborasi, serta memanfaatkan teknologi secara efektif. Inilah yang dikenal sebagai Keterampilan Abad 21 (21st Century Skills). Bagi mahasiswa, keterampilan ini menjadi bekal utama untuk menghadapi persaingan kerja, membangun karier, hingga menciptakan peluang usaha di masa depan. Lantaran itu, pengalaman kuliah seharusnya tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan berbagai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Apa Itu Keterampilan Abad 21? Keterampilan Abad 21 merupakan seperangkat kemampuan yang dibutuhkan seseorang agar mampu berkembang di tengah perubahan teknologi, ekonomi, dan sosial yang sangat dinamis. Keterampilan ini menjadi standar penting dalam dunia pendidikan dan dunia kerja karena membantu seseorang menjadi lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global. 1. Berpikir Kritis dan Problem Solving Kemampuan berpikir kritis membantu mahasiswa menganalisis suatu masalah secara objektif, mengevaluasi berbagai informasi, dan menemukan solusi yang tepat. Di dunia kerja, kemampuan ini sangat dibutuhkan ketika menghadapi tantangan yang kompleks, mengambil keputusan strategis, maupun meningkatkan efisiensi proses kerja. Mahasiswa dapat melatih kemampuan ini melalui diskusi kelas, penelitian, studi kasus, maupun proyek kolaboratif. 2. Kreativitas dan Inovasi Perusahaan saat ini menghargai individu yang mampu menghasilkan ide-ide baru dan menciptakan solusi inovatif. Kreativitas tidak hanya dibutuhkan dalam bidang desain atau seni, tetapi juga dalam bisnis, teknologi, pendidikan, hingga pelayanan publik. Mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas melalui kegiatan organisasi, kompetisi, proyek kewirausahaan, maupun berbagai aktivitas yang mendorong eksplorasi ide baru. 3. Komunikasi yang Efektif Kemampuan menyampaikan ide secara jelas, baik secara lisan maupun tulisan, merupakan salah satu keterampilan yang paling dicari oleh perusahaan. Mahasiswa perlu terbiasa melakukan presentasi, menulis laporan, berdiskusi, hingga berkomunikasi secara profesional menggunakan media digital. Komunikasi yang baik juga membantu membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan maupun klien. 4. Kolaborasi dan Kerja Tim Sebagian besar pekerjaan saat ini dilakukan secara kolaboratif. Oleh karena itu, kemampuan bekerja sama dengan individu dari berbagai latar belakang menjadi nilai tambah yang sangat penting. Melalui kerja tim, mahasiswa belajar menghargai perbedaan pendapat, menyelesaikan konflik secara profesional, membangun kepercayaan, serta mencapai tujuan bersama. 5. Literasi Digital Perkembangan teknologi membuat hampir seluruh bidang pekerjaan memanfaatkan platform digital. Mahasiswa perlu memahami penggunaan teknologi, aplikasi produktivitas, analisis data dasar, keamanan digital, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab. Literasi digital yang baik akan meningkatkan produktivitas sekaligus membuka lebih banyak peluang karier di masa depan. 6. Adaptabilitas dan Kemampuan Belajar Sepanjang Hayat Perubahan industri membuat banyak pekerjaan berkembang bahkan berganti dalam waktu singkat. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pola pikir untuk terus belajar (lifelong learning). Kemampuan beradaptasi terhadap teknologi baru, perubahan lingkungan kerja, serta tuntutan industri menjadi salah satu faktor penting agar tetap relevan sepanjang karier. 7. Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Seorang pemimpin bukan hanya mereka yang memimpin organisasi, tetapi juga individu yang mampu mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Mahasiswa dapat mengembangkan jiwa kepemimpinan melalui organisasi kampus, kegiatan sosial, kepanitiaan, maupun berbagai program pengembangan diri. Bagaimana Mahasiswa Dapat Kembangkan Keterampilan Abad 21? Mengembangkan keterampilan ini membutuhkan pengalaman belajar yang aktif. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain: Aktif mengikuti organisasi dan komunitas kampus.Mengikuti program magang atau praktik industri.Berpartisipasi dalam seminar, workshop, dan pelatihan.Mengembangkan portofolio melalui proyek nyata.Meningkatkan kemampuan digital dan memanfaatkan teknologi terbaru.Membangun jaringan profesional sejak masih kuliah.Terus belajar melalui berbagai sumber, baik di dalam maupun di luar kampus. Memilih Kampus yang Mendukung Pengembangan Skill Selain usaha dari mahasiswa, lingkungan belajar juga memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk keterampilan Abad 21. Kampus yang menerapkan pembelajaran berbasis industri, memanfaatkan teknologi digital, serta memberikan pengalaman langsung di dunia kerja akan membantu mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan karier. Satu University sebagai bagian dari Binus Higher Education menghadirkan pengalaman belajar modern melalui teknologi hybrid, kurikulum berbasis industri dan kewirausahaan, serta program enrichment yang memberikan kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman praktik di dunia profesional. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Saatnya Persiapkan Masa Depanmu Bersama Satu University Kesuksesan karier dimulai dari keputusan yang kamu ambil hari ini. Jika kamu ingin kuliah di kampus yang tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan Abad 21, pengalaman industri, dan pembelajaran berbasis teknologi, Satu University adalah pilihan yang tepat. 🌐 Kunjungi sekarang: www.satu.ac.id Daftarkan dirimu sekarang dan wujudkan masa depan karier yang lebih siap, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja bersama Satu University.

Tingkatkan Keterampilan Wirausaha, Mahasiswa UNESA Ikuti Sesi Bisnis Pengembangan Bisnis Skincare Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 03 November 2024 | 19:01 WIB

Tingkatkan Keterampilan Wirausaha, Mahasiswa UNESA Ikuti Sesi Bisnis Pengembangan Bisnis Skincare

Surabaya, katakabar com - Semangat kewirausahaan kembali digelorakan dalam Program Wirausaha Merdeka (WMK) melalui kunjungan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ke Maxy Academy. Kunjungan ini tidak hanya sebagai ajang konsultasi, tapi menjadi titik awal bagi mahasiswa UNESA untuk mengembangkan ide bisnis skincare, terutama produk lipbalm. Produk ini didesain untuk menjawab kebutuhan perawatan diri di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z yang semakin peduli terhadap kesehatan kulit dan penampilan.